ALJAMIAHALJAMIAH
Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesPenelitian ini mengkaji studi Ibn Hazm terhadap kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagaimana tertuang dalam karyanya, Al-Fashl fi al-Milal wa al-Ahwa wa al-Nihal. Fokus utama penelitian adalah pada pandangan dan kritik Ibn Hazm terhadap kedua kitab tersebut, termasuk faktor-faktor yang mendorongnya melakukan analisis, metode kritik yang digunakan, inkonsistensi dan kontradiksi yang ditemukan, serta kualifikasi akademik dari pendekatannya. Studi ini dilakukan secara literer dengan menggunakan metode pemahaman teks dan pendekatan tipologis, mengklasifikasikan kritik Ibn Hazm ke dalam kritik teks, teologi, moral, dan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibn Hazm melakukan analisis yang objektif, kritis, dan berbasis sumber primer, sehingga kontribusinya layak dilihat sebagai bagian dari studi perbandingan agama yang ilmiah dan bahkan menjadi cikal bakal kritik biblika modern.
Ibn Hazm melakukan studi terhadap Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru karena dorongan ajaran Islam, konteks sejarah, serta keinginan pribadinya untuk memperoleh pengetahuan yang objektif tentang agama.Analisisnya yang bersifat kritis dan literal terhadap teks kitab suci Yahudi dan Kristen menunjukkan pendekatan ilmiah yang mengutamakan fakta dan logika, sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai studi apologis semata.Kontribusi Ibn Hazm dalam kritik tekstual terbukti mendahului metode kritik Bible modern, menjadikannya salah satu pelopor studi perbandingan agama yang empiris dan objektif.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana metode kritik tekstual Ibn Hazm dibandingkan secara sistematis dengan pendekatan kritik Bible Barat modern, untuk melihat sejauh mana kesamaan metode dan temuan mereka, serta apakah terdapat pengaruh tidak langsung dari pemikiran Ibn Hazm terhadap perkembangan kritik alkitabiah di Eropa. Kedua, penting untuk mengkaji ulang posisi Ibn Hazm dalam tradisi intelektual Islam dengan meneliti bagaimana karya-karyanya diterima, dikutip, atau ditolak oleh para ulama sesudahnya, khususnya dalam studi agama-agama selain Islam, guna memahami warisan intelektualnya yang sebenarnya. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang aplikasi pendekatan dari dalam (from within) Ibn Hazm dalam konteks dialog antaragama masa kini, untuk mengevaluasi efektivitas metode fenomenologis dan kritisnya dalam membangun pemahaman agama yang objektif tanpa kehilangan identitas keimanan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi gambaran tentang signifikansi Ibn Hazm tidak hanya sebagai tokoh historis, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi pendekatan ilmiah dalam studi agama di era kontemporer.
| File size | 4.3 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep internalisasi fiqh muamalah dalam pembelajaran PAI serta relevansinya dalam penguatan etika sosial pesertaArtikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep internalisasi fiqh muamalah dalam pembelajaran PAI serta relevansinya dalam penguatan etika sosial peserta
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Hasil kajian menegaskan bahwa kurikulum PAI abad 21 perlu diarahkan pada model pembelajaran yang menggabungkan konten ajaran Islam, kecakapan literasiHasil kajian menegaskan bahwa kurikulum PAI abad 21 perlu diarahkan pada model pembelajaran yang menggabungkan konten ajaran Islam, kecakapan literasi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Padahal, eksplorasi ayat-ayat kauniyah sebagai bagian dari ibadah intelektual menuntut penguasaan ilmu sains yang menyatu dengan nilai-nilai keimanan.Padahal, eksplorasi ayat-ayat kauniyah sebagai bagian dari ibadah intelektual menuntut penguasaan ilmu sains yang menyatu dengan nilai-nilai keimanan.
UMBUMB Artikel ini membahas landasan teologis, implementasi praksis, serta tantangan kontemporer dalam mewujudkan Darul Ahdi wa Syahadah sebagai paradigma kebangsaanArtikel ini membahas landasan teologis, implementasi praksis, serta tantangan kontemporer dalam mewujudkan Darul Ahdi wa Syahadah sebagai paradigma kebangsaan
UMBUMB Pendidikan Islam dalam perspektif fiqih menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada internalisasiPendidikan Islam dalam perspektif fiqih menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada internalisasi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian ini menemukan bahwa pesan eskatologis dalam Surat Al-Qariah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Muslim di era modern melalui pendekatanPenelitian ini menemukan bahwa pesan eskatologis dalam Surat Al-Qariah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Muslim di era modern melalui pendekatan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Media sosial menjadi fenomena pedang bermata dua; di satu sisi menyediakan akses luas terhadap materi keagamaan, namun di sisi lain menyimpan potensi disinformasiMedia sosial menjadi fenomena pedang bermata dua; di satu sisi menyediakan akses luas terhadap materi keagamaan, namun di sisi lain menyimpan potensi disinformasi
UINSUNAUINSUNA Standar kompetensi guru meliputi tiga aspek utama. manajemen pembelajaran dan wawasan pendidikan, kompetensi akademik sesuai materi, serta pengembanganStandar kompetensi guru meliputi tiga aspek utama. manajemen pembelajaran dan wawasan pendidikan, kompetensi akademik sesuai materi, serta pengembangan
Useful /
UMBUMB Kesimpulannya, YouTube memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 1 Boarding School. YouTubeKesimpulannya, YouTube memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 1 Boarding School. YouTube
UMBUMB Fiqh pendidikan Islam memandang aktivitas keguruan sebagai bagian dari perbuatan hukum yang mengandung dimensi profesional, moral, dan spiritual sekaligus.Fiqh pendidikan Islam memandang aktivitas keguruan sebagai bagian dari perbuatan hukum yang mengandung dimensi profesional, moral, dan spiritual sekaligus.
UMBUMB Pembahasan difokuskan pada pengertian toleransi menurut para ahli, toleransi dalam perspektif agama dan negara, konsep masyarakat multikultural, sertaPembahasan difokuskan pada pengertian toleransi menurut para ahli, toleransi dalam perspektif agama dan negara, konsep masyarakat multikultural, serta
UNDIKMAUNDIKMA Hasil uji coba menunjukkan bahwa 13 dari 16 indikator pembelajaran memiliki tingkat miskonsepsi di atas 50%, termasuk dalam kategori cukup tinggi. InstrumenHasil uji coba menunjukkan bahwa 13 dari 16 indikator pembelajaran memiliki tingkat miskonsepsi di atas 50%, termasuk dalam kategori cukup tinggi. Instrumen