UNISKA BJMUNISKA BJM

An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Akumulasi trigliserida di hepar dapat terjadi akibat diet tinggi lemak yang berlebihan, sehingga dapat menginduksi terjadi inflamasi dan stres oksidatif di hepar. Tanaman Limau Kuit (Citrus amblycarpa Hassk) sebagai tanaman lokal Kalimantan Selatan memiliki manfaat dalam menghambat pembentukan akumulasi lemak berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kulit Limau Kuit (Citrus amblycarpa Hassk) terhadap perlemakan hepar tikus (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak. Metode penelitian adalah true experimental design dengan posttest with control group design dengan 6 kelompok. Perlakuan diberikan selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan rerata perlemakan hepar KI 38,83 35,63, KII 24,00 21,46, KIII 20,40 13,90, KIV 42,40 11,93, KV 19,60 12,50, KVI 30,50 14,80, dengan p = 0,447. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang bermakna dari pemberian ekstrak kulit Limau Kuit terhadap perlemakan tikus (Rattus norvegicus) yang diberi pakan tinggi lemak (p > 0,05).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak kulit Limau Kuit (Citrus amblycarpa Hassk) pada tikus (Rattus norvegicus) jantan dengan diet tinggi lemak tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok (p > 0,05).Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak Limau Kuit, pada kondisi penelitian ini, belum terbukti secara signifikan mampu mengurangi perlemakan hepar pada tikus yang diberi diet tinggi lemak.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak Limau Kuit dalam mengatasi perlemakan hepar, termasuk evaluasi dosis yang lebih optimal dan mekanisme kerjanya secara lebih mendalam.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas ekstrak kulit Limau Kuit dengan variasi dosis yang berbeda, dengan tujuan untuk menentukan dosis optimal yang dapat memberikan efek perlindungan terhadap perlemakan hepar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada mekanisme kerja ekstrak Limau Kuit dalam mencegah perlemakan hepar, misalnya dengan mengukur kadar enzim-enzim yang terlibat dalam metabolisme lipid dan inflamasi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan model hewan yang lebih kompleks, seperti model tikus yang mengalami obesitas dan resistensi insulin, untuk mengevaluasi efek ekstrak Limau Kuit terhadap perkembangan penyakit metabolik secara keseluruhan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi ekstrak kulit Limau Kuit sebagai agen terapeutik dalam mengatasi perlemakan hepar dan penyakit metabolik terkait.

  1. Pengaruh Ekstrak Kulit Limau Kuit (Citrus Amblycarpa Hassk) Terhadap Perlemakan Hepar Tikus (Rattus Norvegicus)... doi.org/10.31602/ann.v10i2.11053Pengaruh Ekstrak Kulit Limau Kuit Citrus Amblycarpa Hassk Terhadap Perlemakan Hepar Tikus Rattus Norvegicus doi 10 31602 ann v10i2 11053
  1. #sumber daya manusia#sumber daya manusia
  2. #kepuasan pasien#kepuasan pasien
Read online
File size298.93 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2oJ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test