RAYYANJURNALRAYYANJURNAL
International Journal of Religion Education and LawInternational Journal of Religion Education and LawPenelitian ini mengkaji aspek yuridis objek jaminan dalam perjanjian kredit yang dilakukan oleh pengembang dan telah dijual secara lunas kepada pembeli. Latar belakang penelitian melibatkan kompleksitas transaksi properti, di mana sertifikat rumah sering digunakan sebagai jaminan pinjaman kredit. Namun, kasus ketidakpatuhan dan tindak penipuan oleh pengembang maupun Notaris/PPAT dapat merugikan pembeli, khususnya yang terjadi di Perumahan Feros Estate, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Perlindungan hukum apa yang diberikan kepada pembeli rumah yang objeknya telah dijamin lebih dulu oleh pengembang kepada bank (Studi Kasus Nomor: 15/Pdt.G/2023/PN.Gdt)? dan konsekuensi hukum yang timbul antara pembeli rumah dengan bank akibat objek menjadi objek jaminan dalam perjanjian kredit perbankan (Studi Kasus Nomor: 15/Pdt.G/2023/PN.Gdt)? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan data sekunder dan primer. Analisis dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pembeli rumah yang objeknya telah dijamin lebih dulu oleh pengembang kepada bank berdasarkan Studi Kasus Nomor: 15/Pdt.G/2023/PN.Gdt adalah: eksistensi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang profesional merupakan penjamin utama dalam menjamin akurasi, keamanan hukum, dan profesionalisme tinggi dalam setiap transaksi. PPAT memiliki peran besar, mulai dari pengecekan legalitas dokumen hingga pembuatan Akta Jual Beli (AJB), yang memberikan kepastian hukum bagi pembeli. Perlindungan hukum bagi pembeli rumah tidak hanya bergantung pada penjual, tetapi juga kewajiban PPAT untuk memberikan informasi lengkap, memeriksa legalitas dokumen, dan memastikan proses transaksi sesuai standar dan peraturan yang berlaku. Selanjutnya, pembahasan mengenai konsekuensi hukum yang timbul antara pembeli rumah dan bank akibat objek menjadi objek jaminan dalam perjanjian kredit perbankan berdasarkan Studi Kasus Nomor: 15/Pdt.G/2023/PN.Gdt adalah: dalam transaksi jual beli rumah dengan objek yang dijaminkan ke bank, dapat disimpulkan bahwa situasi ini melibatkan serangkaian risiko dan konsekuensi hukum yang kompleks. Beberapa pihak seperti pembeli, penjual, PPAT, dan bank dapat menghadapi tindakan hukum tergantung pada peran dan kontribusi mereka dalam transaksi. Dalam transaksi jual beli rumah dengan objek yang dijaminkan ke bank, diperlukan kewaspadaan tinggi dan keterlibatan pihak profesional untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin timbul. Tindakan pencegahan dan kesadaran akan aspek hukum sangat penting untuk menjamin kelancaran dan validitas transaksi properti.
Perlindungan hukum bagi pembeli rumah sangat penting dalam transaksi properti.Keberadaan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang profesional merupakan penjamin utama dalam menjamin akurasi, keamanan hukum, dan profesionalisme tinggi dalam setiap transaksi.PPAT memiliki peran besar, mulai dari mengecek legalitas dokumen hingga membuat Akta Jual Beli (AJB), yang memberikan kepastian hukum bagi pembeli.Perlindungan hukum tidak hanya bergantung pada penjual, tetapi juga kewajiban PPAT untuk memberikan informasi lengkap dan memastikan transaksi sesuai peraturan.Dalam transaksi rumah dengan objek yang dijaminkan ke bank, terdapat serangkaian risiko dan konsekuensi hukum yang kompleks bagi semua pihak terkait.Oleh karena itu, transaksi semacam ini memerlukan kewaspadaan tinggi dan keterlibatan pihak profesional guna memitigasi risiko hukum yang mungkin timbul.Langkah-langkah pencegahan dan pemahaman aspek hukum sangat penting untuk menjamin kelancaran dan validitas transaksi properti.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas pengawasan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terhadap kinerja PPAT di tingkat lokal, khususnya dalam mencegah praktik tidak profesional seperti penerbitan surat keterangan palsu atau kelalaian dalam verifikasi dokumen kepemilikan. Kedua, sebaiknya dikaji secara mendalam bagaimana implementasi regulasi perlindungan konsumen dalam transaksi properti yang melibatkan pengembang, bank, dan PPAT, terutama untuk mengidentifikasi celah hukum yang dapat dimanfaatkan untuk tindak penipuan atau pengalihan aset. Ketiga, diperlukan penelitian tentang tingkat pemahaman masyarakat luas, khususnya calon pembeli rumah dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, terhadap prosedur hukum kepemilikan lahan dan hak-hak mereka dalam transaksi properti, agar dapat dirancang program edukasi hukum yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut dapat saling melengkapi untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kerentanan sistem transaksi properti dan mengusulkan perbaikan struktural yang berbasis bukti. Dengan demikian, tidak hanya penegakan hukum tetapi juga pencegahan dini dapat diperkuat. Penelitian lanjutan ini juga harus mengungkap bagaimana koordinasi antar lembaga seperti BPN, OJK, dan kepolisian dalam menangani kasus pelanggaran transaksi properti. Fokus pada aspek preventif akan membantu calon pembeli menghindari kerugian sejak dini. Selain itu, perlu diteliti sistem sanksi disiplin terhadap PPAT yang terbukti lalai atau terlibat pelanggaran. Hasilnya bisa menjadi dasar penguatan kebijakan internal instansi terkait. Melalui pendekatan penelitian yang komprehensif dan terintegrasi, sistem perlindungan konsumen dalam transaksi properti dapat diperbaiki secara berkelanjutan.
| File size | 247.71 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-2nI |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Data dikumpulkan menggunakan Pretest pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol untuk mengetahui nilai dasar yang digunakan untuk mengetahui pengaruhData dikumpulkan menggunakan Pretest pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol untuk mengetahui nilai dasar yang digunakan untuk mengetahui pengaruh
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Persepsi keadilan, kepercayaan pada sistem perpajakan, dan efektivitas pengawasan juga muncul sebagai elemen kunci dalam membentuk sikap terhadap kepatuhan.Persepsi keadilan, kepercayaan pada sistem perpajakan, dan efektivitas pengawasan juga muncul sebagai elemen kunci dalam membentuk sikap terhadap kepatuhan.
SPPSPP Terkait kemampuan praktik, 75% partisipan berhasil melaksanakan praktik pembuatan makanan sehat dan bergizi seimbang dengan benar, sementara 25% mengalamiTerkait kemampuan praktik, 75% partisipan berhasil melaksanakan praktik pembuatan makanan sehat dan bergizi seimbang dengan benar, sementara 25% mengalami
STIK SAMSTIK SAM Faktor perilaku dan pengetahuan juga berkontribusi signifikan terhadap kegagalan pengendalian (OR=4,156 dan OR=2,947 masing‑masing), sedangkan aktivitasFaktor perilaku dan pengetahuan juga berkontribusi signifikan terhadap kegagalan pengendalian (OR=4,156 dan OR=2,947 masing‑masing), sedangkan aktivitas
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA The sample in this study was 110 respondents. This research used the MASES-R, motivation, and MMAS questionnaires. This research was analyzed using SpearmansThe sample in this study was 110 respondents. This research used the MASES-R, motivation, and MMAS questionnaires. This research was analyzed using Spearmans
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Peradangan ini dapat mengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepasnya epitel mukosa superficial yang menjadi penyebab terpenting dalam gangguanPeradangan ini dapat mengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepasnya epitel mukosa superficial yang menjadi penyebab terpenting dalam gangguan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Sebagian besar responden memiliki stigma yang dirasakan kategori positif dan memiliki kualitas hidup kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanyaSebagian besar responden memiliki stigma yang dirasakan kategori positif dan memiliki kualitas hidup kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya
IKMEDIAIKMEDIA Museum Negeri Provinsi Riau, yang kini dikenal sebagai Museum Daerah Sang Nila Utama, didirikan di Pekanbaru sejak tahun 1975, diresmikan pada 1994, danMuseum Negeri Provinsi Riau, yang kini dikenal sebagai Museum Daerah Sang Nila Utama, didirikan di Pekanbaru sejak tahun 1975, diresmikan pada 1994, dan
Useful /
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Mood dominan dalam seluruh lirik lagu adalah mood deklaratif, dengan berbagai bentuk modalitas yang mencerminkan tingkat keyakinan penulis lagu terhadapMood dominan dalam seluruh lirik lagu adalah mood deklaratif, dengan berbagai bentuk modalitas yang mencerminkan tingkat keyakinan penulis lagu terhadap
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Putusan hakim dalam menetapkan terdakwa sebagai pelaku yang bekerjasama telah memberikan keadilan dan kepastian hukum berdasarkan pada UU PSK dan SEMAPutusan hakim dalam menetapkan terdakwa sebagai pelaku yang bekerjasama telah memberikan keadilan dan kepastian hukum berdasarkan pada UU PSK dan SEMA
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Dengan demikian, peran OJK dalam melindungi nasabah perbankan sangat penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. Otoritas JasaDengan demikian, peran OJK dalam melindungi nasabah perbankan sangat penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. Otoritas Jasa
UNIPOLUNIPOL Untuk itu di rancang , maka akan terciptanya program database yang akan mengolah data secara optimal. Berdasarkan impelmentasi sistem dengan adanya programUntuk itu di rancang , maka akan terciptanya program database yang akan mengolah data secara optimal. Berdasarkan impelmentasi sistem dengan adanya program