ARIMSIARIMSI

Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan AngkasaBilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa menerapkan empat fondasi berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal matematika dan apakah siswa sudah menerapkan berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan analisis untuk meneliti hasil penyelesaian soal matematika. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber, termasuk tes, kuis, atau tugas yang diberikan kepada subjek penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara komprehensif untuk mengidentifikasi penggunaan empat fondasi berpikir komputasi dalam proses penyelesaian soal matematika. Hasil penelitian ini adalah siswa menerapkan empat fondasi berpikir komputasi. Dekomposisi dengan menuliskan apa yang diketahui dan mencari apa yang dibutuhkan dalam soal. Pengenalan pola dengan memahami apa yang diketahui dan ditanya kemudian menggunakan rumus yang tepat. Abstraksi dengan menuliskan rumus, mengabaikan yang tidak dibutuhkan dalam soal, dan menyederhanakan jawaban. Algoritma dengan memasukkan nilai-nilai yang dibutuhkan ke dalam rumus kemudian menghitungnya dan menyelesaikan soal dengan urutan langkah-langkah yang benar. Walaupun terdapat kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal matematika, namun siswa sudah dapat menerapkan empat fondasi berpikir komputasi.

Siswa dapat menerapkan empat fondasi berpikir komputasi.Prosesnya melibatkan pemecahan masalah menjadi bagian‑bagian kecil, pengenalan pola dalam data, penyederhanaan konsep, dan penggunaan langkah‑langkah terstruktur.Meskipun terdapat kesalahan, siswa tetap berhasil menyelesaikan soal matematika menggunakan kerangka berpikir komputasi.

Berdasarkan temuan bahwa siswa mampu menerapkan empat fondasi berpikir komputasi namun masih terjadi kesalahan, penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan pertanyaan penelitian pertama tentang pengaruh pelatihan eksplit terhadap masing‑masing fondasi terhadap keterampilan penyelesaian soal matematika. Pertanyaan kedua dapat meneliti apakah penggunaan permainan digital dan simulasi yang dirancang khusus untuk matematika dapat memperkuat pemahaman dan penerapan fondasi tersebut dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi dampak pembelajaran kelompok yang mendukung diskusi strategis dalam memecahkan masalah matematika terhadap kualitas aplikasi analisis fondasi berpikir komputasi. Selanjutnya, studi dapat menguji keberhasilan model intervensi berkelanjutan yang menanamkan langkah‑langkah komputasi secara bertahap dalam kurikulum kelas. Perbandingan antara sampel siswa dengan tingkat kesulitan berbeda dapat memberikan insight tambahan mengenai faktor‑faktor kontekstual yang memengaruhi transfer pengetahuan. Analisis data kualitatif melalui observasi kelas dapat memperjelas mekanisme internal yang terjadi ketika siswa menerapkan strategi ini. Kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis bagi pendidik. Penting juga untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap prestasi matematika. Akhirnya, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi polaritas kebijakan pendidikan yang menekankan kompetensi berpikir komputasi. Studi longitudinal dapat menilai konsistensi penerapan fondasi selama periode semester berikutnya.

  1. Vol. 2 No. 2 (2024): Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa | Bilangan : Jurnal Ilmiah... doi.org/10.62383/bilangan.v2i2Vol 2 No 2 2024 Bilangan Jurnal Ilmiah Matematika Kebumian dan Angkasa Bilangan Jurnal Ilmiah doi 10 62383 bilangan v2i2
  1. #kebijakan pendidikan#kebijakan pendidikan
  2. #siswa ma#siswa ma
Read online
File size1.22 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2ma
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test