JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPenelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris kepuasan kerja intrinsik memediasi kompetensi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen sejumlah 72 guru, dengan teknik sampel sensus, sehingga jumlah sampel sebanyak 72 responden. Hasil Uji Hipotesis kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik. Lingkungan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik. Kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hasil uji F dapat disimpulkan secara bersama-sama variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Hasil nilai R2 total sebesar 0,609 dapat diartikan variasi kinerja guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen dijelaskan oleh variabel kompetensi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja intrinsik sebagai variabel intervening sebesar 60,9% dan sisanya 39,1% dijelaskan variabel lain diluar model penelitian sebagai contoh budaya organisasi, pengawasan, dan insentif. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa dari analisis jalur dapat diperoleh kesimpulan bahwa pengaruh langsung kompetensi kerja adalah jalur yang efektif untuk meningkatkan kinerja.
Kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik serta kinerja guru, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik.Kepuasan kerja intrinsik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen.Analisis jalur menunjukkan bahwa pengaruh langsung kompetensi kerja merupakan jalur paling efektif dalam meningkatkan kinerja guru dibandingkan melalui perantaraan kepuasan kerja intrinsik.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji pengaruh budaya organisasi dan sistem insentif terhadap kinerja guru, mengingat kedua variabel tersebut disebutkan sebagai faktor luar yang mungkin memengaruhi kinerja namun belum diuji dalam penelitian ini. Kedua, sebaiknya dilakukan studi mendalam tentang strategi pengembangan kompetensi kerja guru melalui pelatihan berjenjang atau program sertifikasi, untuk melihat bagaimana peningkatan kualifikasi pendidikan secara langsung memengaruhi kepuasan kerja intrinsik dan kinerja. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut mengapa lingkungan kerja berdampak negatif terhadap kepuasan kerja intrinsik meskipun berdampak positif terhadap kinerja, melalui penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi guru terhadap aspek fisik dan sosial lingkungan kerja mereka, sehingga dapat dirancang intervensi lingkungan yang benar-benar mendukung kepuasan dan kinerja secara bersamaan.
- Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Membuat Perencanan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik... doi.org/10.31004/basicedu.v4i2.360Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Membuat Perencanan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik doi 10 31004 basicedu v4i2 360
- Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja di Sekolah... doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.426Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja di Sekolah doi 10 31004 basicedu v4i3 426
| File size | 803.54 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswaAnalisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa
UPSUPS Artikel disaring berdasarkan tahun terbit (2020–2025) dan kesesuaian topik. Hasilnya menunjukkan: (1) e-modul IPA paling banyak dikembangkan di jenjangArtikel disaring berdasarkan tahun terbit (2020–2025) dan kesesuaian topik. Hasilnya menunjukkan: (1) e-modul IPA paling banyak dikembangkan di jenjang
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPS di kelas 3 MI Al Fithrah Surabaya menunjukkan kesiapan yang cukup baik,Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPS di kelas 3 MI Al Fithrah Surabaya menunjukkan kesiapan yang cukup baik,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini melakukan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolahPenelitian ini melakukan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah
UNIPEMUNIPEM Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong banyak perusahaan untuk beralih dari sistem manual ke sistem digital, termasuk dalam pengelolaanPerkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong banyak perusahaan untuk beralih dari sistem manual ke sistem digital, termasuk dalam pengelolaan
UNIPEMUNIPEM PT XYZ menghadapi kendala dalam penerapan sistem milk run untuk distribusi bahan kemasan, seperti kurangnya pengawasan real-time dan keterlambatan pengiriman.PT XYZ menghadapi kendala dalam penerapan sistem milk run untuk distribusi bahan kemasan, seperti kurangnya pengawasan real-time dan keterlambatan pengiriman.
MAHADEWAMAHADEWA Kartu bantu dengan ringkasan materi adalah media yang dapat digunakan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelasKartu bantu dengan ringkasan materi adalah media yang dapat digunakan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelas
MAHADEWAMAHADEWA Koefisien korelasi (r) sebesar 0,789 menunjukkan hubungan yang kuat antara pengetahuan lingkungan masyarakat dengan sikapnya terhadap lingkungan. VariansKoefisien korelasi (r) sebesar 0,789 menunjukkan hubungan yang kuat antara pengetahuan lingkungan masyarakat dengan sikapnya terhadap lingkungan. Varians
Useful /
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR Penelitian ini melakukan analisis terhadap pengimplementasian kebijakan dengan menggunakan konsep teori implementasi kebijakan Edward III yakni Komunikasi,Penelitian ini melakukan analisis terhadap pengimplementasian kebijakan dengan menggunakan konsep teori implementasi kebijakan Edward III yakni Komunikasi,
JBASICJBASIC Informan dalam peneltian ini berjumlah 11 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan pendidikan karakter pada OSIS SMA Negeri 1 Pontianak ialahInforman dalam peneltian ini berjumlah 11 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan pendidikan karakter pada OSIS SMA Negeri 1 Pontianak ialah
UNDIKMAUNDIKMA The subject of this research was X grade students of SMKN 2 Lingsar, which consisted of 19 students. This research was conducted in two cycles. The instrumentsThe subject of this research was X grade students of SMKN 2 Lingsar, which consisted of 19 students. This research was conducted in two cycles. The instruments
MAHADEWAMAHADEWA Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester pertama jurusan pendidikan matematika IKIP PGRI Bali tahun akademik 2015/2016, dengan sampelPopulasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester pertama jurusan pendidikan matematika IKIP PGRI Bali tahun akademik 2015/2016, dengan sampel