JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Cawang 07 Jakarta Timur. Data dikumpulkan dengan wawancara, tes, observasi dan catatan lapangan. Penelitian ini mengggunakan rencana action research, yaitu rancangan penelitian berdaur ulang (siklus). Temuan penelitian tentang keberhasilan guru menggunakan pendekatan keterampilan proses, pada tindakan siklus 1 pertemuan pertama menunjukkan bahwa, dari 5 indikator yang direncanakan terdapat 3 indikator yang dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga dikategorikan Kurang (K). Pada tindakan siklus 2 pertemuan kedua menunjukkan bahwa dari 5 indikator yang direncanakan terdapat 5 indikator yang dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga dikategorikan Sangat Baik (SB). Hasil kerja siswa pada tindakan siklus 2, menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa siswa dalam memahami pembelajaran IPA sudah sesuai dengan yang diharapkan, sebagaimana dilihat dari hasil tes siswa dalam menyelesaikan soal yang diberikan secara tertulis memperoleh nilai rata-rata 74,6 % sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu ≥ 70% dengan nilai paling rendah 6,2. Dari data hasil jawaban siswa tersebut terungkap bahwa siswa sudah mengalami peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dalam pelajaran IPA dengan baik.

Penggunaan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam pelajaran IPA kelas IV C di SDN Cawang 07 Jakarta Timur.Hal ini terbukti adanya Usman dan depdikbud (Hafid, 1996) yang menyatakan bahwa keterampilan proses sains yang dengan kualifikasi Baik (B) ke siklus kedua dengan kualifikasi Sangat Baik (SB).Proses siswa di antaranya adalah keterampilan melakukan pembelajaran IPA dengan menggunakan pengamatan, mengklasifikasi, menginterpretasi, pendekatan keterampilan proses dapat dicapai keterampilan meramalkan atau menyimpulkan karena dari satu siklus ke siklus berikutnya terus data, keterampilan menerapkan, merencanakan diadakan refleksi dan perbaikan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki secara mendalam bagaimana penerapan pendekatan keterampilan proses pada mata pelajaran lain, khususnya matematika, memengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV, dengan menggunakan desain action research yang mencakup dua siklus lengkap mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, hingga refleksi, serta mengukur perubahan kemampuan melalui instrumen tes berpikir kritis yang terstandardisasi. Selanjutnya, studi eksperimental kuasi‑eksperimental dapat mengeksplorasi peran media digital interaktif, seperti simulasi berbasis web dan video pembelajaran, dalam meningkatkan efektivitas fase pengamatan, klasifikasi, dan interpretasi pada pembelajaran IPA berbasis keterampilan proses, dengan membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan media digital dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional, serta menganalisis perbedaan hasil belajar melalui analisis varians. Penelitian ketiga dapat meneliti pengaruh faktor latar belakang guru, termasuk tingkat kompetensi pedagogik, pengalaman mengajar, dan sikap terhadap inovasi pembelajaran, sebagai variabel moderasi yang memediasi hubungan antara implementasi pendekatan keterampilan proses dan pencapaian hasil belajar, dengan menggunakan pendekatan survei dan analisis regresi hierarkis untuk mengidentifikasi kontribusi masing‑masing faktor. Dengan menggabungkan temuan dari ketiga studi tersebut, dapat dibangun kerangka kerja praktis yang memberikan pedoman strategis bagi pendidik untuk mengintegrasikan pendekatan keterampilan proses secara holistik ke dalam kurikulum lintas mata pelajaran, sehingga meningkatkan konsistensi dan keberlanjutan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya memperluas generalisasi temuan sebelumnya, tetapi juga memberikan kontribusi empiris bagi kebijakan pendidikan nasional dalam merancang program pelatihan guru dan sumber belajar yang mendukung pengembangan kompetensi ilmiah generasi muda.

  1. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Keterampilan Proses |... doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.401Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Keterampilan Proses doi 10 31004 basicedu v4i3 401
  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #hasil tes#hasil tes
Read online
File size676.8 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2lC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test