STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
Vocat : Jurnal Pendidikan KatolikVocat : Jurnal Pendidikan KatolikKemampuan berpikir kritis penting dalam perkembangan intelektual siswa. Artikel ini membahas pentingnya berpikir kritis dalam pendidikan, dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa dan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkannya, serta mengevaluasi dampak penggunaan model pembelajaran Probing-Prompting di SMP Santo Antonius Bangun Mulia, Medan. Model ini dipilih karena kemampuannya dalam merangsang proses berpikir siswa dan memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis. Artikel juga membahas indikator penting dalam mengukur kemampuan berpikir kritis siswa, serta faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut, baik internal maupun eksternal. Model Probing-Prompting dideskripsikan sebagai metode pembelajaran yang merangsang proses berpikir siswa melalui serangkaian pertanyaan yang mengarah pada pemecahan masalah, dengan menjelaskan langkah-langkah model ini dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus penelitian, melibatkan 26 siswa kelas VII SMP Santo Antonius Bangun Mulia. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model Probing-Prompting, yang memberikan kontribusi teoritis dalam pemahaman tentang pembelajaran berpikir kritis dan manfaat praktis bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model Probing-Prompting pada Fase D kelas VII di SMP Santo Antonius Bangun Mulia berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.Terdapat peningkatan rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis sebesar 23%, dari 68% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II.Penerapan model pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengeksplorasi efektivitas model Probing-Prompting pada mata pelajaran lain di berbagai jenjang pendidikan untuk mengetahui sejauh mana generalisasi model ini dapat diterapkan. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor spesifik yang paling signifikan mempengaruhi keberhasilan penerapan model Probing-Prompting, seperti karakteristik siswa, kompetensi guru, atau konteks pembelajaran, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan instrumen penilaian berpikir kritis yang lebih komprehensif dan valid, yang mampu mengukur berbagai aspek berpikir kritis secara holistik, serta dapat digunakan untuk memantau perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa secara berkelanjutan. Penerapan model Probing-Prompting secara berkelanjutan dengan dilengkapi dengan pengembangan instrumen dan pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhinya, diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21 dengan kemampuan berpikir kritis yang mumpuni.
- Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Model Probing Prompting Berbantuan Video dalam Meningkatkan... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/353Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Model Probing Prompting Berbantuan Video dalam Meningkatkan jipp unram ac index php jipp article view 353
- ANALISIS KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS DALAM MEMECAHKAN MASALAH DITINJAU PERBEDAAN GENDER | Cahyono | AKSIOMA... doi.org/10.26877/aks.v8i1.1510ANALISIS KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS DALAM MEMECAHKAN MASALAH DITINJAU PERBEDAAN GENDER Cahyono AKSIOMA doi 10 26877 aks v8i1 1510
- KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM PADA SISWA SMA | Siburian | INKUIRI:... jurnal.uns.ac.id/inkuiri/article/view/68213KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM PADA SISWA SMA Siburian INKUIRI jurnal uns ac inkuiri article view 68213
| File size | 422.43 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Selain itu, analisis keseimbangan energi menunjukkan inefisiensi sistem di mana terjadi pemangkasan energi yang signifikan pada saat periode iradiasi tinggiSelain itu, analisis keseimbangan energi menunjukkan inefisiensi sistem di mana terjadi pemangkasan energi yang signifikan pada saat periode iradiasi tinggi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sedangkan di kelas XI MIA 3, persentase indikator interpretasi adalah 44 % yang masuk dalam kategori rendah, indikator analisis memperoleh persentase 57,5Sedangkan di kelas XI MIA 3, persentase indikator interpretasi adalah 44 % yang masuk dalam kategori rendah, indikator analisis memperoleh persentase 57,5
UNESAUNESA Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Scopus, dan sebagainya, serta situs jurnal nasional dan internasional,Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Scopus, dan sebagainya, serta situs jurnal nasional dan internasional,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi isu sosiosaintifik dalam pembelajaran menunjukkan bagaimana peran sains dalam menjelaskan fenomena, danHasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi isu sosiosaintifik dalam pembelajaran menunjukkan bagaimana peran sains dalam menjelaskan fenomena, dan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Ketiga, menganalisis pengaruh Model Direct Intruction (DI) berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan memproduksi teks deskripsi siswaKetiga, menganalisis pengaruh Model Direct Intruction (DI) berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan memproduksi teks deskripsi siswa
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi dan kepemimpinan transformasional seorang pemimpin. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi dan kepemimpinan transformasional seorang pemimpin. Metode yang digunakan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Analisis percakapan adalah salah satu pendekatan dalam wacana yang memiliki akar dalam bidang etnometodologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisAnalisis percakapan adalah salah satu pendekatan dalam wacana yang memiliki akar dalam bidang etnometodologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksi data, display data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. HasilKegiatan yang dilakukan dalam analisis data dimulai dengan reduksi data, display data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil
Useful /
PNLPNL Penambahan 250 g soy wax optimum memperkuat ketahanan bakar dengan durasi 4,49 jam. Komponen utama minyak atsiri terdiri dari D‑limonena, linalool,Penambahan 250 g soy wax optimum memperkuat ketahanan bakar dengan durasi 4,49 jam. Komponen utama minyak atsiri terdiri dari D‑limonena, linalool,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Communication BoardTeknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Communication Board
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kajian pustaka (Library Research). Pada lembaga pendidikan kepalaMetode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kajian pustaka (Library Research). Pada lembaga pendidikan kepala
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Keduanya menekankan nilai-nilai kemandirian dan kebebasan, serta menghadirkan perspektif baru terhadap orientasi pendidikan di Indonesia. Dalam praktiknya,Keduanya menekankan nilai-nilai kemandirian dan kebebasan, serta menghadirkan perspektif baru terhadap orientasi pendidikan di Indonesia. Dalam praktiknya,