JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika KimiaPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan karakteristik kemampuan berpikir kritis siswa pada Stoikiometri di kelas XI SMA Negeri 1 Sindue. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dan sampelnya terdiri dari seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sindue, yang mencakup tiga kelas: XI MIA 1, XI MIA 2, dan XI MIA 3. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis siswa dalam bentuk esai dengan sebanyak lima butir soal. Tiga indikator berpikir esensial yang digunakan adalah interpretasi, analisis, dan inferensi. Hasil analisis data untuk kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator interpretasi, analisis, dan inferensi menunjukkan bahwa kelas XI MIA 1 memperoleh hasil persentase untuk indikator interpretasi 40,5 % yang masuk dalam kategori rendah, indikator analisis memperoleh persentase 35 % yang termasuk dalam kategori rendah, dan indikator inferensi memperoleh persentase 17 % yang berada dalam kategori sangat rendah. Kelas XI MIA 2 memperoleh hasil persentase pada indikator interpretasi 46 %, yang masuk dalam kategori rendah. Sedangkan indikator analisis memperoleh persentase 59,5 % yang masuk dalam kategori rendah, dan indikator inferensi memperoleh persentase 25,5 % yang masuk dalam kategori rendah. Sedangkan di kelas XI MIA 3, persentase indikator interpretasi adalah 44 % yang masuk dalam kategori rendah, indikator analisis memperoleh persentase 57,5 % yang masuk dalam kategori rendah. Indikator inferensi memperoleh 23,5 % yang masuk dalam kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian di sekolah-sekolah tersebut, dapat dilihat bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sindue masih sangat rendah.
Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, disimpulkan bahwa persentase kemampuan berpikir kritis siswa pada Stoikiometri dalam aspek indikator interpretasi, analisis, dan inferensi di kelas XI MIA 1 memperoleh 40,5 %, 35 %, dan 17 %.Selain itu, pada hasil kelas XI MIA 2, indikator interpretasi diperoleh 46 %, analisis 59,5 %, dan inferensi 25,5 %, sedangkan di kelas XI MIA 3 diperoleh nilai pada indikator interpretasi 44 %, analisis 57,5 %, dan 23,5 % untuk indikator inferensi.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: . . 1. Mengembangkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi stoikiometri, dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis selama proses pendidikan. . . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep stoikiometri dan keterampilan berpikir kritis siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat dan motivasi siswa dalam mempelajari kimia. . . 3. Meneliti efektivitas penggunaan model pembelajaran yang menggabungkan aspek ontologi, epistemologi, dan aximologi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep termokimia siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan model pembelajaran konvensional.
| File size | 445.67 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Selain itu, analisis keseimbangan energi mengungkapkan paradoks operasional. pada bulan dengan iradiasi tinggi, terjadi pemborosan energi hingga 3,55 MWh/bulanSelain itu, analisis keseimbangan energi mengungkapkan paradoks operasional. pada bulan dengan iradiasi tinggi, terjadi pemborosan energi hingga 3,55 MWh/bulan
UVAYABJMUVAYABJM Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa meskipun telah diterapkan berbagai regulasi seperti Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Undang-Undang NomorBerdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa meskipun telah diterapkan berbagai regulasi seperti Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Undang-Undang Nomor
UVAYABJMUVAYABJM Gubernur tetap menjalankan fungsi pengawasan administratif secara preventif melalui mekanisme konsultatif, seperti pemberian catatan evaluatif, pendampinganGubernur tetap menjalankan fungsi pengawasan administratif secara preventif melalui mekanisme konsultatif, seperti pemberian catatan evaluatif, pendampingan
UVAYABJMUVAYABJM Implikasi dari temuan ini adalah bahwa peran regulasi dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadianImplikasi dari temuan ini adalah bahwa peran regulasi dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian
UVAYABJMUVAYABJM Pembaruan kurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Dengan inovasi kurikulum yang lebih inovatif dan sesuai denganPembaruan kurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Dengan inovasi kurikulum yang lebih inovatif dan sesuai dengan
MINARTISMINARTIS Lingkungan dimanfaatkan sebagai sumber belajar konkret yang menghubungkan konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari melalui eksplorasi area sekolah danLingkungan dimanfaatkan sebagai sumber belajar konkret yang menghubungkan konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari melalui eksplorasi area sekolah dan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan keberhasilan tersebut, e-modul ini berperan sebagai sumber belajar pembelajaran digital yang mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan mendukungDengan keberhasilan tersebut, e-modul ini berperan sebagai sumber belajar pembelajaran digital yang mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan mendukung
UNESAUNESA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka. Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumberMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka. Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumber
Useful /
PNLPNL Hasil menunjukkan bahwa pH menurun seiring peningkatan berat sabut kelapa dan waktu macerasi, berkisar 8,47 → 7,33, namun tetap aman untuk pertumbuhanHasil menunjukkan bahwa pH menurun seiring peningkatan berat sabut kelapa dan waktu macerasi, berkisar 8,47 → 7,33, namun tetap aman untuk pertumbuhan
PNLPNL Namun, sebagian besar produk deodoran yang beredar di pasaran masih mengandung bahan kimia seperti aluminium klorohidrat, triclosan, dan paraben. PenggunaanNamun, sebagian besar produk deodoran yang beredar di pasaran masih mengandung bahan kimia seperti aluminium klorohidrat, triclosan, dan paraben. Penggunaan
JMHSAJMHSA Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Kekurangan energi dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab kematian ibu (KEK). WanitaDi Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Kekurangan energi dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab kematian ibu (KEK). Wanita
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Terdapat hubungan bidireksional antara hipertensi dan penurunan GFR pada pasien GGK. Hipertensi mempercepat penurunan fungsi ginjal melalui berbagai mekanismeTerdapat hubungan bidireksional antara hipertensi dan penurunan GFR pada pasien GGK. Hipertensi mempercepat penurunan fungsi ginjal melalui berbagai mekanisme