JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduRendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran soal cerita matematika yang disebabkan oleh pemilihan metode pembelajaran yang kurang tepat merupakan hal yang melatarbelakangi penelitian ini. Pemerolehan pembelajaran pada pokok bahasan soal cerita melalui metode Problem Solving merupakan tujuan dasar yang akan dicapai. Seluruh siswa kelas III SDN 03 Koto Salak Kabupaten Dharmasraya adalah subjeknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model Kemis Mc. Taggart. Pemerolehan data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada soal cerita. Hasil tes pada siklus I nilai rata-ratanya adalah 72,29 dengan persentase ketuntasan 58,80% kemudian mengalami peningkatan pada sikus ke-dua menjadi 86,29 dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 82,35%.
Metode Problem Solving meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami cerita matematika, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata per siklus dari 72,29 menjadi 86,29 dan peningkatan persentase ketuntasan dari 58,80% menjadi 82,35%.Penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan metode ini meningkatkan kemampuan memecahkan masalah serta skor observasi guru dan siswa.Oleh karena itu, metode ini dianggap efektif dan layak diterapkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Seperti yang diuraikan dalam artikel, penerapan metode Problem Solving secara langsung berkontribusi pada peningkatan hasil belajar siswa dalam materi cerita matematika. Namun, penelitian ini hanya melibatkan satu kelas dan tidak menilai pertumbuhan jangka‑panjang atau perbandingan dengan metode lain, sehingga terdapat ruang untuk pengembangan. Untuk memperluas wawasan, penelitian lanjutan dapat memfokuskan tiga arah: (1) meneliti efektivitas Problem Solving pada siswa di tingkat kelas IV‑VI untuk mengetahui apakah pencapaian hasil belajar bersifat konstan atau rentan berubah seiring dengan tingkatan kurikulum. (2) membandingkan hasil belajar siswa yang mengikuti metode Problem Solving dengan siswa yang diberi pembelajaran berbasis teknologi misalnya, platform kuis interaktif guna mengetahui apakah kombinasi metode tradisional dan digital dapat menghasilkan sinergi positif. (3) mengevaluasi dampak penerapan Problem Solving dalam jangka panjang, misalnya melalui kurikulum satu tahun, untuk mengukur apakah keterampilan memecahkan masalah tetap berkurang, stabil, atau meningkat seiring waktu. Ditambah, studi ini juga dapat menilai peran guru dan keluarga dalam memperkuat proses belajar.
- Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu.... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/397Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu jbasic index php basicedu article view 397
- PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATA KULIAH ALJABAR... jurnal.uisu.ac.id/index.php/mesuisu/article/view/496PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATA KULIAH ALJABAR jurnal uisu ac index php mesuisu article view 496
| File size | 679.25 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Data dikumpulkan melalui evaluasi kinerja, observasi berdasarkan indikator seperti format peper, kedalaman studi, performa presentasi, kemampuan menjawabData dikumpulkan melalui evaluasi kinerja, observasi berdasarkan indikator seperti format peper, kedalaman studi, performa presentasi, kemampuan menjawab
UPSUPS Tujuan utama pengembangan e-modul adalah meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep. Materi yang dominan dikembangkan adalah IPA tematik, atau IPAS,Tujuan utama pengembangan e-modul adalah meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep. Materi yang dominan dikembangkan adalah IPA tematik, atau IPAS,
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Namun, guru masih menghadapi tantangan seperti kesulitan dalam menganalisis karakteristik peserta didik, keterbatasan penggunaan media pembelajaran, danNamun, guru masih menghadapi tantangan seperti kesulitan dalam menganalisis karakteristik peserta didik, keterbatasan penggunaan media pembelajaran, dan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Motivasi belajar siswa di sekolah dasar sangat penting karena menjadi landasan bagi keberhasilan pendidikan di jenjang berikutnya. Anak-anak yang tidakMotivasi belajar siswa di sekolah dasar sangat penting karena menjadi landasan bagi keberhasilan pendidikan di jenjang berikutnya. Anak-anak yang tidak
UNIPEMUNIPEM PT. Bumi Rasa Pangan Utama masih menggunakan sistem manual dalam aktivitas sumber daya manusia seperti pengelolaan data karyawan, absensi, cuti, hinggaPT. Bumi Rasa Pangan Utama masih menggunakan sistem manual dalam aktivitas sumber daya manusia seperti pengelolaan data karyawan, absensi, cuti, hingga
UNIPEMUNIPEM Dengan sistem tracking berbasis website memanfaatkan teknologi GPS maka pemantauan pengiriman secara real-time dapat dilakukan dan akan memberikan manfaatDengan sistem tracking berbasis website memanfaatkan teknologi GPS maka pemantauan pengiriman secara real-time dapat dilakukan dan akan memberikan manfaat
MAHADEWAMAHADEWA Kartu bantu dengan ringkasan materi adalah media yang dapat digunakan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelasKartu bantu dengan ringkasan materi adalah media yang dapat digunakan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelas
MAHADEWAMAHADEWA Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis korelasi sederhana. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan regresiPengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis korelasi sederhana. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan regresi
Useful /
JBASICJBASIC Hipotesis penelitian dianalisis menggunakan uji-t dengan hasil thitung 2,498 dan ttabel 2,093, maka 0,015 < 2,093 dengan taraf signifikansi 95%. KeputusannyaHipotesis penelitian dianalisis menggunakan uji-t dengan hasil thitung 2,498 dan ttabel 2,093, maka 0,015 < 2,093 dengan taraf signifikansi 95%. Keputusannya
JBASICJBASIC Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Tingkir Lor 02 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasiSubjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Tingkir Lor 02 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi
JBASICJBASIC Soal tes keterampilan proses sains berupa pilihan ganda berjumlah 35 butir digunakan sebagai alat mengumpulkan data. Data hasil penelitian dianalisis menggunakanSoal tes keterampilan proses sains berupa pilihan ganda berjumlah 35 butir digunakan sebagai alat mengumpulkan data. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan
JBASICJBASIC Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolahTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah