UNDIKMAUNDIKMA

Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP MataramPrisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting pada abad ke-21, sehingga diperlukan instrumen penilaian yang dapat mengukur keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis berbasis Nearpod untuk pembelajaran IPA kelas VII SMP yang memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan kepraktisan, serta dapat menganalisis keterampilan berpikir kritis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan R&D menggunakan model GLAI. Validitas produk diuji oleh tiga validator (satu dosen dan dua guru IPA) dengan rata‑rata nilai validitas 81,70 %. Instrumen diuji pada 125 siswa kelas VII, menghasilkan 10 butir soal yang valid dengan koefisien reliabilitas 0,602. Pada tingkat kesulitan, instrumen terdiri atas 1 butir mudah, 8 butir cukup, dan 1 butir sulit; kepraktisan mencapai 97,66 % (sangat praktis). Analisis keterampilan berpikir kritis menunjukkan persentase interpretasi 28,68 % (sangat rendah), analisis 31,20 % (sangat rendah), inferensi 43,44 % (sangat rendah), dan penjelasan 47,80 % (rendah). Dengan demikian, instrumen penilaian berbasis Nearpod ini terbukti valid, reliabel, memiliki tingkat kesulitan yang sesuai, praktis, dan efektif dalam mengukur keterampilan berpikir kritis siswa.

Instrumen yang dikembangkan oleh peneliti terdiri atas 10 butir soal dan terbukti valid berdasarkan validasi ahli serta validitas butir soal.Instrumen tersebut juga tergolong reliabel dengan tingkat kesulitan yang mayoritas berada pada kategori sedang, dimana pada uji terbatas terdapat 2 butir sulit dan 8 butir sedang, sedangkan pada uji lapangan terdapat 1 butir sulit, 1 butir cukup, dan 9 butir sedang.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana distribusi tingkat kesulitan yang lebih seimbang pada instrumen berpengaruh terhadap validitas dan reliabilitas hasil penilaian, sehingga dapat memperbaiki keakuratan pengukuran keterampilan berpikir kritis. Selain itu, diperlukan studi yang mengeksplorasi adaptasi instrumen Nearpod untuk lingkungan sekolah dengan akses internet terbatas atau tidak stabil, misalnya dengan mengembangkan versi offline atau hybrid yang tetap menjaga kepraktisan dan keandalan. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas cakupan indikator berpikir kritis dengan menambahkan dimensi evaluasi dan regulasi diri, sehingga instrumen tidak hanya mengukur interpretasi, analisis, inferensi, dan penjelasan, tetapi juga kemampuan siswa dalam menilai dan mengontrol proses berpikir mereka secara menyeluruh.

  1. ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL TIPE PISA | Transformasi :... doi.org/10.36526/tr.v5i1.1185ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL SOAL TIPE PISA Transformasi doi 10 36526 tr v5i1 1185
  2. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1563/1/012034Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1563 1 012034
  3. The Development of Critical Thinking Skills Assessment Instrument Based on Nearpod in Junior High School... doi.org/10.33394/j-ps.v11i3.7876The Development of Critical Thinking Skills Assessment Instrument Based on Nearpod in Junior High School doi 10 33394 j ps v11i3 7876
  4. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline Terhadap Kemampuan Berpikir... jurnal.usk.ac.id/JIPI/article/view/24624Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline Terhadap Kemampuan Berpikir jurnal usk ac JIPI article view 24624
Read online
File size965.33 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test