TEFLINTEFLIN
TEFLIN JournalTEFLIN JournalMeskipun penelitian terdahulu telah memperkuat pemahaman kita mengenai potensi kelas terbalik (flipped classroom, FC) dalam pengembangan bahasa asing serta keunggulannya bagi pembelajaran aktif, penelitian mengenai dampak model terbalik terhadap otonomi pembelajar masih terbatas. Penelitian ini mengkaji efek dan faktor-faktor yang memengaruhi otonomi pembelajar pada mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) yang menggunakan model terbalik. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa pada kelompok terbalik (n = 48) memiliki otonomi pembelajar secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok non‑terbalik (n = 37) pada dimensi psikologis, teknis, sosial, dan politik‑kultural. Analisis faktor mengindikasikan bahwa otonomi pembelajar sangat berkorelasi dengan faktor lingkungan dan faktor individu, sementara korelasi sedang terdapat antara faktor tugas dengan otonomi pembelajar. Analisis regresi bertahap mengungkapkan bahwa faktor lingkungan memberikan pengaruh paling signifikan dan positif terhadap otonomi pembelajar, dengan sumber belajar dan respons guru sebagai variabel paling berpengaruh. Temuan ini menegaskan bahwa FC merupakan pendekatan efektif untuk meningkatkan otonomi pembelajar, dengan faktor lingkungan berperan penting dalam membina pembelajaran mandiri.
Instruksi terbalik secara signifikan meningkatkan otonomi pembelajar EFL pada dimensi psikologis, teknis, sosial, dan politik, dengan faktor lingkungan—terutama dukungan guru dan sumber belajar—menjadi prediktor terkuat.Pendekatan ini juga memperkuat motivasi, disiplin diri, dan keterlibatan, menciptakan lingkungan belajar yang aman serta memungkinkan personalisasi pembelajaran.Keterbatasan studi meliputi ukuran sampel yang kecil dan kurangnya data kualitatif.penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel dan menambahkan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi faktor‑faktor yang lebih efektif dalam meningkatkan pembelajaran mandiri.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana ukuran sampel yang lebih besar dan beragam, mencakup beberapa institusi dan jurusan, memengaruhi generalisasi temuan mengenai peningkatan otonomi pembelajar melalui kelas terbalik. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap faktor‑faktor pribadi dan lingkungan yang paling berperan dalam mengembangkan otonomi, sehingga memberikan gambaran yang lebih kaya dibandingkan survei kuantitatif. Penelitian ketiga dapat menguji efek jangka panjang penerapan kelas terbalik pada otonomi pembelajar dengan mengikuti perkembangan mahasiswa selama beberapa semester atau tahun, serta mengidentifikasi perubahan motivasi, disiplin diri, dan keterlibatan seiring waktu. Selain itu, dapat diteliti bagaimana integrasi teknologi kecerdasan buatan, seperti sistem pembelajaran adaptif, memodifikasi faktor lingkungan—misalnya ketersediaan sumber belajar dan umpan balik guru—dan apakah hal ini memperkuat atau menggantikan peran tradisional guru dalam mendukung otonomi. Akhirnya, sebuah eksperimen eksperimental dapat membandingkan variasi desain kelas terbalik, misalnya perbedaan intensitas tugas pra‑kelas atau tipe umpan balik, untuk menentukan kombinasi paling efektif dalam meningkatkan dimensi politik‑kultural otonomi pembelajar.
- How do undergraduates cope with anxiety resulting from active learning practices in introductory biology?... doi.org/10.1371/journal.pone.0236558How do undergraduates cope with anxiety resulting from active learning practices in introductory biology doi 10 1371 journal pone 0236558
- Interest for Writing: How Teachers Can Make a Difference | ncte.org. interest writing teachers difference... doi.org/10.58680/ej20075770Interest for Writing How Teachers Can Make a Difference ncte interest writing teachers difference doi 10 58680 ej20075770
- Learning and retention of quantum concepts with different teaching methods | Phys. Rev. ST Phys. Educ.... doi.org/10.1103/PhysRevSTPER.7.010101Learning and retention of quantum concepts with different teaching methods Phys Rev ST Phys Educ doi 10 1103 PhysRevSTPER 7 010101
- The Four-Phase Model of Interest Development: Educational Psychologist: Vol 41, No 2. four phase model... tandfonline.com/doi/abs/10.1207/s15326985ep4102_4The Four Phase Model of Interest Development Educational Psychologist Vol 41 No 2 four phase model tandfonline doi abs 10 1207 s15326985ep4102 4
| File size | 535.86 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan wawancara dengan guru dan siswa mengenai persepsi mereka terhadap Khan Academy. Data kuantitatif dianalisisData dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan wawancara dengan guru dan siswa mengenai persepsi mereka terhadap Khan Academy. Data kuantitatif dianalisis
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri efektif dalam meningkatkan keterampilan menggambar alam benda. Hal ini tercermin dari peningkatanHasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri efektif dalam meningkatkan keterampilan menggambar alam benda. Hal ini tercermin dari peningkatan
IITSSIITSS Implementasi kurikulum ini memperkuat semangat reflektif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam pengembangan profesional guru. Dengan demikian, implementasiImplementasi kurikulum ini memperkuat semangat reflektif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam pengembangan profesional guru. Dengan demikian, implementasi
UNJUNJ Uji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakanUji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, ROA berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan berbasis utang, sedangkan efisiensi biaya dan inflasi tidakHasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, ROA berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan berbasis utang, sedangkan efisiensi biaya dan inflasi tidak
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukanKurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukan
UNBUNB UMKM Pelangi Gunung Suling masih menggunakan pencatatan sederhana sehingga belum menerapkan perhitungan secara metode pembiayaan penuh (full costing) dalamUMKM Pelangi Gunung Suling masih menggunakan pencatatan sederhana sehingga belum menerapkan perhitungan secara metode pembiayaan penuh (full costing) dalam
UNBUNB Jambu kristal merupakan salah satu buah favorit di Indonesia karena daging buahnya yang renyah dan buah yang minim biji. Jambu kristal memiliki kandunganJambu kristal merupakan salah satu buah favorit di Indonesia karena daging buahnya yang renyah dan buah yang minim biji. Jambu kristal memiliki kandungan
Useful /
IITSSIITSS Dalam konteks ini, pengajaran yang berakar pada Tawhid membentuk lingkungan moral kelas dan menginspirasi siswa untuk melihat belajar sebagai tindakanDalam konteks ini, pengajaran yang berakar pada Tawhid membentuk lingkungan moral kelas dan menginspirasi siswa untuk melihat belajar sebagai tindakan
STAI ALISTAI ALI Metode talaqqi telah menjadi pendekatan yang krusial dalam pembelajaran Tahfiz Al-Quran. Pendekatan ini menekankan pada interaksi langsung antara guruMetode talaqqi telah menjadi pendekatan yang krusial dalam pembelajaran Tahfiz Al-Quran. Pendekatan ini menekankan pada interaksi langsung antara guru
ITNYITNY Stakeholder management is identified as the process by which the project team manages stakeholder needs and ensures their goals are achieved. The purposeStakeholder management is identified as the process by which the project team manages stakeholder needs and ensures their goals are achieved. The purpose
ITNYITNY Nilai Coefficient of Performance (COP) yang diperoleh adalah 4,05 untuk COP actual (COPa) dan 5,13 untuk COP Carnot (COPc), dengan efisiensi refrigerasiNilai Coefficient of Performance (COP) yang diperoleh adalah 4,05 untuk COP actual (COPa) dan 5,13 untuk COP Carnot (COPc), dengan efisiensi refrigerasi