STIK KENDALSTIK KENDAL

Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic StudiesHalaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies

Etika Barat dan Islam (akhlaq) secara dikotomis memiliki titik tolak yang berbeda dalam membahas tentang tindakan manusia secara moral. Etika Islam yang berlandaskan pada Al-Quran dan hadits sering kali dikontraskan dengan etika Barat yang bersifat rasional-empiris. Ahmad Amin merupakan pemikir modern Islam dari Mesir yang merumuskan pemikiran etikanya dengan menunjukkan perpaduan antara corak etika Islam dengan etika Barat. Metode yang digunakan content analysis. Metode tersebut digunakan untuk menelaah secara kritis corak pemikiran etika dari Ahmad sehingga mengarah pada pengaruh etika Barat dan Islam dalam pemikirannya. Urgensi dari penelitian ini terletak pada tinjauan adanya dialektika antara etika Islam dan Barat dalam pemikiran modern Islam. Hasil temuan dari penelitian ini bahwa, ilm al-akhlaq Pertama, pemikiran etika Ahmad Amin yang disebut sebagai dipengaruhi kuat oleh sumber etika Islam, yakni Al-Quran dan etika Barat dari Plato, Aristoteles serta aliran etika deontologi. Kedua, corak pemikiran etika Ahmad Amin adalah eklektik-kritis, yakni memadukan etika Islam yang berbasis pada kitab suci dan etika Barat yang bercorak rasioanal-empiris secara kritis.

Pemikiran etika Ahmad Amin dalam Kitab al-Akhlaq menunjukkan pengaruh kuat dari etika Islam berlandaskan Al-Quran dan etika Barat dari filsuf seperti Plato, Aristoteles, serta aliran deontologi.Corak pemikirannya bersifat eklektik-kritis, menggabungkan etika Islam dan Barat secara seimbang dan reflektif.Penggabungan ini bertujuan mewujudkan etika yang universal dan holistik, relevan bagi realitas moral kontemporer.

Pertama, perlu dikaji bagaimana konsep hati nurani (dhamir) dalam pemikiran Ahmad Amin dapat diterapkan dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah modern, terutama dalam konteks masyarakat yang multikultural. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana integrasi antara keutamaan menurut Aristoteles dan nilai akhlak al-Qurani dapat dirancang dalam kurikulum pendidikan etika di perguruan tinggi Islam. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara pemikiran etika Ahmad Amin dengan tokoh intelektual Muslim lainnya seperti Muhammad Iqbal atau Fazlur Rahman, untuk melihat variasi dan kedalaman dialektika etika Islam dan Barat dalam konteks kebangsaan dan zaman yang berbeda. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang etika Islam modern sekaligus memberikan landasan teoritis bagi praktik moral di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial. Dengan pendekatan sejarah intelektual dan analisis konseptual, penelitian lanjutan dapat mengungkap relevansi pemikiran Ahmad Amin bagi pembentukan watak bangsa yang berakhlak dan berpikir kritis. Selain itu, eksplorasi terhadap aspek spiritual dalam etika Ahmad Amin perlu dikembangkan lebih jauh dalam konteks psikologi moral, untuk melihat bagaimana dimensi ruhani memperkuat landasan etis selain rasio. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas model etika eklektik-kritis dalam menangani isu kontemporer seperti keadilan sosial, kebebasan individu, dan tanggung jawab global. Dengan demikian, pemikiran Ahmad Amin tidak hanya menjadi objek kajian filosofis, tetapi juga sumber inspirasi bagi transformasi sosial yang berbasis nilai. Kolaborasi antara ahli filsafat, pendidik, dan tokoh agama dalam penelitian seperti ini akan memperluas dampak praktis dari gagasan etika yang inklusif dan seimbang. Masa depan pemikiran etika Islam dapat dibangun dengan menggali lebih dalam jejak tokoh seperti Ahmad Amin, yang membuka ruang dialog lintas tradisi secara kritis dan konstruktif.

  1. Nalar Etika Arab Dalam Perspektif Abid Al-Jabiri | ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin. nalar etika... doi.org/10.56799/jim.v2i12.2431Nalar Etika Arab Dalam Perspektif Abid Al Jabiri ULIL ALBAB Jurnal Ilmiah Multidisiplin nalar etika doi 10 56799 jim v2i12 2431
  2. ANALISIS KONTEN KUALITATIF HOAKS DAN LITERASI DIGITAL DALAM @KOMIKFUNDAY | Monggilo | Interaksi: Jurnal... ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/25551ANALISIS KONTEN KUALITATIF HOAKS DAN LITERASI DIGITAL DALAM KOMIKFUNDAY Monggilo Interaksi Jurnal ejournal undip ac index php interaksi article view 25551
  3. ETIKA DALAM ISLAM: TELAAH KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN IBN MISKAWAIH | Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran... ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/ref/article/view/1901-05ETIKA DALAM ISLAM TELAAH KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN IBN MISKAWAIH Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran ejournal uin suka ac ushuluddin ref article view 1901 05
  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #analisis konten#analisis konten
Read online
File size798.99 KB
Pages26
Short Linkhttps://juris.id/p-2iC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test