STIK KENDALSTIK KENDAL
Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic StudiesHalaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic StudiesKitab Tafsir Surat al‑Ikhlas karya KH. Ahmad Yasin bin Asymuni menawarkan pendekatan khas dengan menekankan aspek munasabah, yaitu hubungan antar ayat dalam surah tersebut. Sebagai ulama produktif, KH. Yasin menyajikan tafsir mendalam melalui analisis munasabah yang jarang ditemukan dalam tafsir Indonesia. Buku ini memiliki sistematika yang memudahkan pembaca memahami hubungan antar ayat Al‑Quran, khususnya dalam konteks Surat al‑Ikhlas. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek munasabah dalam Tafsir Surat al‑Ikhlas karya KH. Yasin dan mengeksplorasi kontribusinya terhadap pengembangan tafsir di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, dengan data utama dari kitab Tafsir Surat al‑Ikhlas. Hasil penelitian menunjukkan dua jenis munasabah dalam Surat al‑Ikhlas, yakni munasabah antar ayat dalam satu surah dan munasabah antar kata atau kalimat dalam satu ayat. Keunggulan tafsir terletak pada (a) penyajian penjelasan munasabah dalam bab terpisah, (b) penjelasan singkat namun jelas, dan (c) pengutipan munasabah dari dua tafsir berbeda, sehingga memperkaya cakupan dan kedalaman tafsir. KH. Yasin juga menjelaskan empat faedah, dua faedah pertama membahas hubungan antar ayat yang saling menguatkan, faedah ketiga menyoroti pendekatan surah dalam menangkal kemusyrikan dan ajaran teologi yang menyimpang, serta faedah keempat menegaskan kebenaran Allah dan pentingnya penggunaan kata لق untuk menegaskan kebenaran tersebut. Bagian kedua membahas aspek tasawuf dengan penjelasan mendalam tentang ketuhanan, serta menegaskan bahwa Allah tidak melahirkan, tidak dilahirkan, dan tidak ada yang serupa dengan-Nya.
Ahmad Yasin bin Asymuni memperkenalkan pendekatan munasabah yang menitikberatkan hubungan antar ayat, suatu aspek yang jarang ditemui dalam tafsir Indonesia.Penelitian menunjukkan dua jenis munasabah—antar ayat dalam satu surah dan antar kata atau kalimat dalam satu ayat—serta keunggulan kitab ini dalam menyajikan penjelasan terpisah, ringkas, dan komparatif yang memudahkan pemahaman bagi pembaca lintas latar belakang.Dengan mengutip dua sumber tafsir, kitab ini memperkaya kajian serta menegaskan pentingnya pemahaman struktural ayat‑ayat Al‑Quran dalam konteks ke‑Islaman.
Penelitian selanjutnya dapat membandingkan penerapan konsep munasabah dalam beberapa tafsir klasik dan kontemporer di Indonesia untuk melihat variasi metodologis dan interpretatif. Peneliti dapat merancang studi kuantitatif yang menguji sejauh mana penjelasan munasabah dalam tafsir KH. Yasin meningkatkan pemahaman pembaca awam terhadap hubungan antar ayat dibandingkan dengan tafsir tanpa penekanan munasabah, dengan melibatkan kelompok responden dari berbagai usia dan latar pendidikan melalui kuesioner dan tes pemahaman. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana konsep munasabah dapat diintegrasikan ke dalam media digital, seperti aplikasi belajar Al‑Quran atau platform e‑learning, untuk meningkatkan interaktivitas dan aksesibilitas; peneliti dapat mengembangkan modul interaktif yang menampilkan hubungan antar ayat secara visual dan menguji efeknya terhadap motivasi belajar. Selanjutnya, kajian komparatif antara tafsir bahasa Arab tradisional dan tafsir berbahasa Indonesia dapat menilai perbedaan penyajian munasabah dan implikasinya terhadap pemahaman teologis pembaca, menggunakan metode analisis wacana kritis untuk menyoroti perbedaan bahasa, gaya, dan konteks budaya dalam penyajian munasabah. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan desain pembelajaran, studi lanjutan tersebut diharapkan dapat memperluas literatur tentang munasabah serta memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dan pengembang konten digital dalam bidang studi Al‑Quran.
- Analisis Hermeneutika Kiai Ahmad Yasin Asmuni: Studi Q.S. Al-Nisa’ Dalam Tafsir Ma Asabak | Al-Adabiya:... doi.org/10.37680/adabiya.v13i02.22Analisis Hermeneutika Kiai Ahmad Yasin Asmuni Studi Q S Al NisaAo Dalam Tafsir Ma Asabak Al Adabiya doi 10 37680 adabiya v13i02 22
- THE CONCEPT OF FAMILY IN ISLAM: Equality of Husband and Wife in the Kitab Adabul Mu’asyaroh by... doi.org/10.19105/islamuna.v11i2.13674THE CONCEPT OF FAMILY IN ISLAM Equality of Husband and Wife in the Kitab Adabul MuAoasyaroh by doi 10 19105 islamuna v11i2 13674
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
STAINUPASTAINUPA Pelayanan yang efisien kepada siswa dan wali murid akan berdampak pada meningkatnya citra lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisPelayanan yang efisien kepada siswa dan wali murid akan berdampak pada meningkatnya citra lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STAI MIFDASTAI MIFDA Munasabah yaitu salah satu jenis ulumul Quran yang didalamnya membahas tentang keterkaitan kandungan yang ada dalam Al-Quran, atau terintegrasi antaraMunasabah yaitu salah satu jenis ulumul Quran yang didalamnya membahas tentang keterkaitan kandungan yang ada dalam Al-Quran, atau terintegrasi antara
STIKKENDALSTIKKENDAL Riset ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi jurnal membaca dalam membentuk karakter Islami siswa di MA NU 06 Cepiring. Dengan memanfaatkan pendekatanRiset ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi jurnal membaca dalam membentuk karakter Islami siswa di MA NU 06 Cepiring. Dengan memanfaatkan pendekatan
MULYALITERASIMULYALITERASI Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan mengingat anak usia dini di Kober Al-Istiqomah setelah diberi perlakukan dengan media audio visual.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan mengingat anak usia dini di Kober Al-Istiqomah setelah diberi perlakukan dengan media audio visual.
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Tauhid mengajarkan nilai keesaan Allah dan membentuk fondasi iman, fiqih memberikan pemahaman hukum syariat, sementara tasawuf menanamkan nilai-nilai keikhlasanTauhid mengajarkan nilai keesaan Allah dan membentuk fondasi iman, fiqih memberikan pemahaman hukum syariat, sementara tasawuf menanamkan nilai-nilai keikhlasan
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Selain itu, dukungan dari dosen dan lingkungan pembelajaran yang kondusif turut memperkuat efektivitas penerapan afirmasi positif. Penelitian ini menunjukkanSelain itu, dukungan dari dosen dan lingkungan pembelajaran yang kondusif turut memperkuat efektivitas penerapan afirmasi positif. Penelitian ini menunjukkan
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk terbatasnya kajian empiris dan cakupan konteks sosial‑budaya kontemporer. Penelitian lanjutan yangNamun, penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk terbatasnya kajian empiris dan cakupan konteks sosial‑budaya kontemporer. Penelitian lanjutan yang
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Sebaliknya, ulama kontemporer, seperti Fazlur Rahman dan Nasr Hamid Abu Zayd, mengadopsi pendekatan yang lebih kontekstual, meskipun tidak terlepas dariSebaliknya, ulama kontemporer, seperti Fazlur Rahman dan Nasr Hamid Abu Zayd, mengadopsi pendekatan yang lebih kontekstual, meskipun tidak terlepas dari
Useful /
LITERASISAINSLITERASISAINS Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkanKegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkan
LITERASISAINSLITERASISAINS Metode pelatihan ini meliputi: 1) Pengenalan reverse engineering; 2) Penggunaan pemindaian 3D sebagai alat canggih dalam reverse engineering; 3) ProyekMetode pelatihan ini meliputi: 1) Pengenalan reverse engineering; 2) Penggunaan pemindaian 3D sebagai alat canggih dalam reverse engineering; 3) Proyek
STIKKENDALSTIKKENDAL Pembelajaran PAI BP dan ASWAJA mengandung elemen akhlak untuk membentuk kepribadian akhlak siswa yang berakhlakul karimah. Materi yang diajarkan sangatPembelajaran PAI BP dan ASWAJA mengandung elemen akhlak untuk membentuk kepribadian akhlak siswa yang berakhlakul karimah. Materi yang diajarkan sangat
MULYALITERASIMULYALITERASI Sementara itu, lingkungan psikologis sudah menciptakan suasana kelas yang hangat, tetapi belum sepenuhnya mampu mendukung keterampilan regulasi emosi anak.Sementara itu, lingkungan psikologis sudah menciptakan suasana kelas yang hangat, tetapi belum sepenuhnya mampu mendukung keterampilan regulasi emosi anak.