IAI TABAHIAI TABAH

Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Radio komunitas Islami menghadapi tekanan konvergensi media dan perubahan kebiasaan konsumsi audiens pada masa transisi digital. Studi ini menganalisis bagaimana kompetensi komunikasi penyiar menjadi mekanisme kunci dalam mempertahankan keterlibatan dan loyalitas pendengar pada Radio Purbowangi FM, Kebumen, Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan (dua penyiar, satu teknisi, dan dua pendengar), observasi partisipatif pada kegiatan on-air dan off-air, serta dokumentasi rekaman siaran dan interaksi penyiar dengan audiens. Analisis dilakukan secara tematik dengan kerangka kompetensi komunikasi Spitzberg dan Cupach yang mencakup pengetahuan, motivasi, dan keterampilan. Temuan menunjukkan: (1) pengetahuan penyiar terwujud dalam pemahaman nilai keislaman yang moderat, sensitivitas budaya lokal, serta kemampuan mengemas pesan sesuai segmentasi audiens; (2) motivasi ditandai oleh orientasi pelayanan dan prososial, termasuk peran penyiar sebagai penghubung informasi publik serta keterlibatan rutin dalam aktivitas komunitas; (3) keterampilan tampak pada gaya siaran dialogis, respons real-time melalui kanal interaktif, penguasaan teknis siaran, serta adaptasi ke kanal digital (misalnya live streaming) dan kolaborasi promosi UMKM lokal. Studi ini menegaskan bahwa kompetensi komunikasi penyiar memperkuat fungsi radio sebagai media dakwah sekaligus ruang pemberdayaan komunitas dalam ekosistem media baru.

Keberlangsungan radio komunitas Islami dalam transisi digital sangat dipengaruhi oleh kompetensi komunikasi penyiar yang berfungsi sebagai sumber daya sosial untuk menjaga relevansi, kepercayaan, dan partisipasi pendengar.Kompetensi tersebut meliputi pengetahuan tentang nilai keislaman moderat dan budaya lokal, motivasi pelayanan dan keterlibatan komunitas, serta keterampilan siaran dialogis, respons real-time, dan adaptasi digital.Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan penyiar, standar interaksi lintas kanal, dan strategi kolaborasi komunitas agar radio tetap menjadi pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan lokal.

Pertama, perlu diteliti bagaimana kompetensi komunikasi penyiar berkembang dalam proses digitalisasi jangka panjang melalui studi longitudinal di berbagai radio komunitas Islami di wilayah berbeda, untuk menangkap dinamika perubahan pengetahuan, motivasi, dan keterampilan seiring waktu. Kedua, perlu dikaji secara mendalam mekanisme keterlibatan audiens melalui data digital seperti analitik streaming, jejak interaksi media sosial, dan pola respons pesan instan, agar dapat diidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi engagement dan kepercayaan pendengar di ruang hibrid. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif antara radio komunitas Islami yang sukses beradaptasi secara digital dengan yang mengalami kesulitan, untuk memahami perbedaan strategi komunikasi, struktur organisasi, dan dukungan komunitas yang menjadi penentu keberlanjutan dalam ekosistem media baru. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang transformasi peran penyiar dan model penguatan radio komunitas di tengah arus digitalisasi, tanpa kehilangan misi dakwah dan pemberdayaan lokal. Penelitian lanjutan sebaiknya menggabungkan pendekatan kualitatif dengan data kuantitatif digital agar temuan lebih kokoh dan aplikatif bagi pengelola radio komunitas dan pembuat kebijakan media.

  1. Pembacaan Ayat Al-Qur’an dalam Tradisi Procotan: Studi Living al-Qur’an di Desa Kemantren... doi.org/10.58518/alfurqon.v5i2.1391Pembacaan Ayat Al QurAoan dalam Tradisi Procotan Studi Living al QurAoan di Desa Kemantren doi 10 58518 alfurqon v5i2 1391
  2. 0. database connection failed stack trace file var html jurnal main classes core application inc php... doi.org/10.26418/jilo.v3i2.429650 database connection failed stack trace file var html jurnal main classes core application inc php doi 10 26418 jilo v3i2 42965
  3. MENANAMKAN SIKAP KEJUJURAN PADA SISWA | Tarunaedu: Journal of Education and Learning. menanamkan sikap... journal.staitaruna.ac.id/index.php/jel/article/view/116MENANAMKAN SIKAP KEJUJURAN PADA SISWA Tarunaedu Journal of Education and Learning menanamkan sikap journal staitaruna ac index php jel article view 116
Read online
File size264.93 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test