ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH
Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Al-Quran adalah mujizat ad-daimah yang kekal sepanjang masa, Allah turunkan untuk menjadi petunjuk hudan linnas. Al-Quran bukan sekedar Kitab Suci yang berisikan tentang perkara agama, lebih dari itu Al-Quran menjadi kunci bagi seorang muslim untuk mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat. Kandungan isi Al-Quran mencakup keseluruhan yang dibutuhkan umat manusia, mulai dari hal yang paling sederhana hingga hal yang paling kompleks diatur di dalam Al-Quran. Salah satunya adalah tentang konsep manajemen waktu dalam surat al Ashr. Tulisan ini berusaha untuk menjelaskan satu konsep manajemen waktu yang disajikan dalam surat al Ashr dengan pendekatan semiotika guna menggali makna lebih luas dan lebih relevan dengan kebutuhan umat saat ini serta menghasilkan satu interpretasi baru dari ayat Al-Quran surat al Ashr.
Surat alAshr mengajarkan tentang hakikat dari kehidupan di dunia, bahwa tujuan dari penciptaan kehidupan adalah untuk sebuah ibadah dan penghambaan yang nyata kepada sang Pencipta.Ayat ini mengajarkan sebuah konsep untuk memanfaatkan waktu yang singkat di dunia dengan sebaik mungkin dan menebar manfaat serta maslahat sebanyak mungkin.Keimanan adalah tolak ukur dari kesuksesan seorang hamba dimata Allah, tidaklah bermanfaat semua yang telah dikerjakan dan diusahakan tanpa adanya keimanan di dalam hati.Surat ini juga mengingatkan betapa kerugian adalah satu hal yang sangat nyata bukan hanya satu kerugian.Akan tetapi, berbagai macam bentuk kerugian akan benar-benar dirasakan oleh seorang hamba di penghujung hidup mereka.Yaitu, ketika mereka sudah tidak berdaya, tidak lagi memiliki kemampuan dan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya apalagi orang lain.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: . . 1. Menganalisis lebih dalam konsep manajemen waktu dalam surat al-Ashr dari perspektif semiotika, dengan fokus pada aspek-aspek seperti simbolisme, konotasi, dan denotasi yang terkandung dalam ayat-ayat terkait. . . 2. Melakukan studi komparatif antara interpretasi semiotika surat al-Ashr dengan tafsir-tafsir klasik dan kontemporer, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam pemahaman makna ayat-ayat tersebut. . . 3. Mengembangkan penelitian tentang penerapan konsep manajemen waktu dalam surat al-Ashr dalam konteks kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks individu, keluarga, maupun masyarakat, untuk melihat bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan secara praktis dan relevan dengan kebutuhan umat saat ini.
| File size | 911.18 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Tradisi Air Purnama di Desa Lontar dipercaya mampu menyembuhkan berbagai gangguan, baik medis maupun non medis, melalui air yang telah dibacakan ayat-ayatTradisi Air Purnama di Desa Lontar dipercaya mampu menyembuhkan berbagai gangguan, baik medis maupun non medis, melalui air yang telah dibacakan ayat-ayat
UAIUAI Temuan penelitian juga menegaskan bahwa evaluasi pendidikan dalam perspektif tarbawi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur kemampuan peserta didik, tetapiTemuan penelitian juga menegaskan bahwa evaluasi pendidikan dalam perspektif tarbawi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur kemampuan peserta didik, tetapi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Secara keseluruhan, capaian skor penguatan tauhid rububiyah yang berada pada kategori tinggi menegaskan bahwa metode pengamatan tanaman tidak hanya berkontribusiSecara keseluruhan, capaian skor penguatan tauhid rububiyah yang berada pada kategori tinggi menegaskan bahwa metode pengamatan tanaman tidak hanya berkontribusi
YAYASANBHZYAYASANBHZ Tujuannya adalah untuk membangun kembali semangat dan keaktifan siswa melalui penanaman motivasi yang kuat kepada mereka. Jenis penelitian yang dilakukanTujuannya adalah untuk membangun kembali semangat dan keaktifan siswa melalui penanaman motivasi yang kuat kepada mereka. Jenis penelitian yang dilakukan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendekatan holistik ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman PAI secara menyeluruh, mendukung pembentukan akhlak mulia, dan memberikan dampak keberlanjutanPendekatan holistik ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman PAI secara menyeluruh, mendukung pembentukan akhlak mulia, dan memberikan dampak keberlanjutan
UIN SGDUIN SGD Teori referensial, menurutnya terdiri dari tiga aspek: makna (madlul), kata (dāl/lafazh) dan interpretrant (mutakallim/wādhi) yang menentukan dāl danTeori referensial, menurutnya terdiri dari tiga aspek: makna (madlul), kata (dāl/lafazh) dan interpretrant (mutakallim/wādhi) yang menentukan dāl dan
UIN SUSKAUIN SUSKA Temuan penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital sains yang terintegrasi dengan ayat-ayat Al-Quran efektif meningkatkan literasiTemuan penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital sains yang terintegrasi dengan ayat-ayat Al-Quran efektif meningkatkan literasi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi naratif terhadap kisah-kisah hewan dalam Al-Quran dapat menjadi strategi dakwah literasi yang efektif untukPenelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi naratif terhadap kisah-kisah hewan dalam Al-Quran dapat menjadi strategi dakwah literasi yang efektif untuk
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Namun, penelitian juga menyoroti sejumlah tantangan, yaitu konsistensi publikasi, kualitas konten, pengelolaan komentar negatif, serta minimnya evaluasiNamun, penelitian juga menyoroti sejumlah tantangan, yaitu konsistensi publikasi, kualitas konten, pengelolaan komentar negatif, serta minimnya evaluasi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu kepala sekolah mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakanImplementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu kepala sekolah mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan
UIN SUSKAUIN SUSKA Distribusi persentase indikator berpikir kreatif adalah: kefasihan 70,34 %, fleksibilitas 68,57 %, orisinalitas 60,13 %, dan elaborasi 61,76 %.Distribusi persentase indikator berpikir kreatif adalah: kefasihan 70,34 %, fleksibilitas 68,57 %, orisinalitas 60,13 %, dan elaborasi 61,76 %.
UIN SUSKAUIN SUSKA Oleh karena itu, modul ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam lingkungan pendidikan guna mendukung pembelajaran aktif danOleh karena itu, modul ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam lingkungan pendidikan guna mendukung pembelajaran aktif dan