IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian berbasis penskoran politomus pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas instrumen penilaian berbasis penskoran politomus yang telah disusun sebelumnya. Instrumen yang telah dikembangkan berupa instrumen tes uraian. Analisis validitas isi dari instrumen tes dianalisis dengan menggunakan CVI (Content Validity Index) oleh Aiken. Validitas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Historical Item Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakan Alpha Cronbach dan secara moderndiscard menggunakan fungsi informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Instrumen penilaian terbukti valid dengan koefisien V Aiken 0,86 dengan grafik ICC yang Excellent. (2) Instrumen tes terbukti realiabel secara klasik dengan nilai 0,83 dan secara modern reliabel digunakan untuk kemampuan peserta didik dengan kategori sedang sampai dengan tinggi (-1,8 sampai dengan 1,8) dan INFIT MNSQ sesuai model PCM (Partial Credit Model). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka instrumen penilaian berbasis penskoran politomus layak digunakan.

Penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian matematika berbasis problem solving dengan penskoran politomus valid dan reliabel, sesuai evaluasi expert judgement dan asumsi IRT.Instrumen ini secara klasik memiliki Alpha Cronbach 0,82 dan secara modern menunjukkan informasi reliabel pada kisaran -1,8 hingga 1,8.Oleh karena itu, instrumen tersebut dapat diterapkan untuk menggali tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA kelas XI IPA.

Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan studi longitudinal yang melacak perubahan validitas dan reliabilitas instrumen seiring waktu, sehingga dapat diketahui apakah konstr ž tetap konsisten ketika digunakan dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Penelitian lain dapat memanfaatkan instrumen ini pada tingkat sekolah menengah pertama atau pada program non-IPA untuk mengevaluiscipersistent dan memeriksa apakah parameter model politomus tetap berlaku pada populasi yang lebih heterogen. Selanjutnya, penelitian komparatif antara instrumen penskoran politomus dengan metode penilaian konvensional dapat menilai keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam mendeteksi kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, studi kuasi-eksperimen dapat diimplementasikan untuk menguji efektivitas penggunaan instrumen ini dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Uji validitas konstruk melalui teknik bifactor atau IRT extended dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang struktur dimensi yang terlibat. Penelitian meta-analisis pada data instrumen serupa dapat mengidentifikasi faktor pengaruh variabel kontekstual. Terakhir, pengembangan aplikasi berbasis web dapat memfasilitasi penerapan instrumen secara realitas dan menyediakan feedback real-time kepada guru. Penelitian ini akan memperkuat bukti empiris dan memfasilitasi penerapan praktis di sekolah. Pengumpulan data melalui platform online dapat memperleluan sampling luas dan mengurangi bias. Ke draußen pelatihan guru terkait interpretasi skor politomus juga perlu diteliti agar implementasi instrumen menjadi lebih efektif.

Read online
File size387.82 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test