IAIKHOZINIAIKHOZIN
Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan SosialLaporan ini membahas rendahnya kemampuan anak usia 5‑6 tahun dalam meniru gerakan shalat akibat metode pembelajaran yang berfokus pada gambar. Penelitian dilakukan di Taman Penitipan Anak Darun Najah Megawon dengan mengimplementasikan metode demonstrasi selama satu bulan, di mana pendidik secara langsung memperagakan gerakan dan bacaan shalat kepada peserta didik. Hasil observasi menunjukkan peningkatan 73 % kemampuan meniru, namun masih terdapat keterbatasan akibat kurangnya konsentrasi siswa dan faktor eksternal lainnya.
Metode demonstrasi berhasil meningkatkan kemampuan meniru gerakan shalat pada anak usia dini, dengan 73 % siswa mencapai indikator yang ditetەلk.Peningkatan tersebut berasal dari contoh langsung, pengulangan, dan evaluasi berkala.Kendala utama masih berupa kurangnya fokus siswa saat diberikan arahan.
1) Meneliti efektivitas kombinasi demonstrasi visual berbasis multimedia dengan demonstrasi langsung untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat. 2) Melakukan studi longitudinal selama satu semester untuk mengukur retensi jangka panjang kemampuan meniru setelah penerapan metode demonstrasi. 3) Meneliti peran partisipasi orang tua dalam memperkuat pelatihan demonstrasi, dengan mengamati perubahan kebiasaan latihan di rumah dan dampaknya terhadap konsentrasi dan motivasi anak. 4) Menyelidiki pengaruh variasi musik pengiring demonstrasi terhadap kecepatan dan akurasi pelaksanaan gerakan shalat. 5) Membandingkan dampak penggunaan alat bantu visual (seperti diagram gerakan) Cuenta dengan tidak menggunakan alat bantu terhadap pemahaman dan pengulangan gerakan shalat. 6) Mengkaji keterlibatan guru dalam membangun lingkungan belajar yang mendukung konsentrasi, dengan menilai hubungan antara kebijakan sekolah, fasilitas, dan tingkat fokus siswa. 7) Mempelajari cara penguatan positif (reward) melalui sticker atau penghargaan sederhana dan efeknya pada motivasi dan kinerja meniru gerakan shalat. 8) Mengembangkan instrumen penilaian yang lebih objektif untuk mengukur kemajuan setiap siswa dalam meniru gerakan shalat, sehingga dapat memprediksi area yang perlu diperbaiki. 9) Menyusun pedoman pelatihan guru tentang teknik demonstrasi efektif yang mencakup variasi aktivitas, penggunaan media, dan cara memfasilitasi perhatian siswa secara konsisten.
| File size | 404.63 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi perempuan di KUA Kecamatan Banjarejo Tahun 2021. PenelitianTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pernikahan dini dan dampaknya bagi perempuan di KUA Kecamatan Banjarejo Tahun 2021. Penelitian
IAIKHOZINIAIKHOZIN Dengan mengurai bebrapa hal diantaranya; pandangan al‑quran terhadap fenomena flexing; prinsip‑prinsip dalam bersedekah; batasan‑batasan dalam menampakkanDengan mengurai bebrapa hal diantaranya; pandangan al‑quran terhadap fenomena flexing; prinsip‑prinsip dalam bersedekah; batasan‑batasan dalam menampakkan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Perjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT. Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubunganPerjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT. Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubungan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Posisi dari KHI sendiri merupakan anak kandung dari UU Pernikahan, karena di dalamnya terdapat upaya untuk merinci dan menyempurnakan Undang-undang yangPosisi dari KHI sendiri merupakan anak kandung dari UU Pernikahan, karena di dalamnya terdapat upaya untuk merinci dan menyempurnakan Undang-undang yang
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan olehPenelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh
IAIKHOZINIAIKHOZIN Artikel ini bertujuan mengkaji konsep self-care Qurani dalam Tafsir al-Azhar karya Hamka serta menganalisis relevansinya dengan teori kesejahteraan psikologisArtikel ini bertujuan mengkaji konsep self-care Qurani dalam Tafsir al-Azhar karya Hamka serta menganalisis relevansinya dengan teori kesejahteraan psikologis
IAIKHOZINIAIKHOZIN Artikel ini mengkaji distingsi antara wahyu, kalam Ilahi, dan risalah dalam perspektif Manna al-Qattan dengan menyoroti problem pembacaan yang cenderungArtikel ini mengkaji distingsi antara wahyu, kalam Ilahi, dan risalah dalam perspektif Manna al-Qattan dengan menyoroti problem pembacaan yang cenderung
IAIKHOZINIAIKHOZIN Validitas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Historical Item Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakanValiditas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Historical Item Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakan
Useful /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Ketiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinanKetiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga manusia semakin jauh dariMenurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga manusia semakin jauh dari
IAIKHOZINIAIKHOZIN Keduanya melakukan negosiasi identitas untuk memperoleh legitimasi. Temuan ini memberikan pemahaman baru bahwa fenomena eksklusivisme tidak hanya berakarKeduanya melakukan negosiasi identitas untuk memperoleh legitimasi. Temuan ini memberikan pemahaman baru bahwa fenomena eksklusivisme tidak hanya berakar
IAIKHOZINIAIKHOZIN Oleh karena itu, setiap guru dan tenaga kependidikan lain harus mampu memahami kurikulum dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka bisa merancang, melaksanakan,Oleh karena itu, setiap guru dan tenaga kependidikan lain harus mampu memahami kurikulum dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka bisa merancang, melaksanakan,