IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat manusia merupakan dari makhluk Monodualisme dimana terdiri dari dua unsur namun didalamnya satu kesatuan. Nasr dengan pendekatan tradisionalnya berusaha menjelaskan hakikat manusia dengan memberikan kritik terhadap ideologi dunia modern yang sekarang sedang melingkupi kehidupan umat manusia. Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya yang menurut Nasr adalah spiritualitas, sehingga manusia semakin jauh dari esensinya serta melupakan kedudukan dan fungsinya di muka bumi.

Secara tidak langsung konsep hakikat manusia dalam relevansinya moralitas Kepemimpinan Bangsa yakni sejatinya manusia memiliki keterkaitan dengan sifat ketuhanan dan memberikan pengarahan kepada moralitas dengan intuisinya mampu menerima pesan illahi karena itulah akan timbul wujud bersikap kemanusiaan dan beradab sesuai pengamalan pancasila sebagai ideologi Bangsa sehingga terwujud pelaksanaan dalam penyelenggaraan negara berasas negara hukum bukan berdasarkan negara kuasa.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemikiran Seyyed Huseen Nasr terhadap pemahaman hakikat manusia dan relevansinya dengan moralitas kepemimpinan bangsa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara spiritualitas dan moralitas dalam konteks kepemimpinan bangsa, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pemerintahan dan kebijakan publik.

Read online
File size516.31 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test