JURNALBKJURNALBK
EDUCATUM: Scientific Journal of EducationEDUCATUM: Scientific Journal of EducationPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis efektivitas metode pembagian prestasi tim siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini dilakukan di MI Terpadu Ar Roihan Lawang, dengan menggunakan metode pembagian prestasi tim siswa dalam mempelajari sejarah kebudayaan Islam, diharapkan dapat mengatasi penurunan motivasi yang besar karena perspektif bahwa sejarah kebudayaan Islam adalah pelajaran yang rumit dan membosankan, terutama pada materi tentang Walisongo. Penelitian ini dimotivasi oleh jumlah siswa yang kurang antusias dalam mengikuti kegiatan belajar untuk mengenal Sunan Drajat. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI Gaza. Selama pelaksanaan penelitian dilakukan tiga kali. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada siklus pertama sebesar 20%, meningkat pada siklus kedua sebesar 73,3%, dan terus meningkat sesuai harapan, hingga mencapai 86,7% pada siklus ketiga, di mana 13 dari 15 siswa yang hadir di kelas telah memiliki motivasi belajar yang sangat baik dan baik. Karena peningkatan motivasi belajar telah mencapai lebih dari 75%, maka dianggap efektif dan berhasil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Student Team Achievement Division (STAD) pada pembelajaran sejarah kebudayaan Islam dilakukan melalui tiga siklus.Penerapan metode pada siklus pertama belum menunjukkan hasil yang diharapkan.Pada siklus kedua, diberikan inovasi pada kegiatan belajar melalui proses penilaian antar kelompok, yang mampu memunculkan semangat kompetisi, karena siswa dengan kelompok berusaha semaksimal mungkin untuk unggul dari kelompok lain, sehingga terjadi peningkatan sebesar 73%.Siklus ketiga terus memantapkan hasil peningkatan motivasi belajar pada 13 dari 15 siswa yang hadir di kelas, atau sekitar 86,7%, yang menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa telah berkembang sesuai harapan.Dengan demikian, metode STAD dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh penerapan metode STAD terhadap pemahaman konsep sejarah kebudayaan Islam, dengan fokus pada kemampuan siswa dalam menganalisis peristiwa dan tokoh-tokoh penting. Hal ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan motivasi belajar tidak hanya berdampak pada keterlibatan siswa, tetapi juga pada hasil belajar yang lebih mendalam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode STAD dengan metode pembelajaran lain yang inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran berbasis masalah, untuk mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam penerapan metode STAD, dengan fokus pada strategi guru dalam memfasilitasi interaksi kelompok, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan memastikan bahwa semua siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana metode STAD dapat dioptimalkan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam.
- Social Skills : learning cycle model and student team achievement divisions (STAD) | Jurnal EDUCATIO:... jurnal.iicet.org/index.php/j-edu/article/view/723Social Skills learning cycle model and student team achievement divisions STAD Jurnal EDUCATIO jurnal iicet index php j edu article view 723
- Applying Student Team Achievement Divisions (STAD) Model on Material of Basic Programme Branch Control... iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/336/1/012027Applying Student Team Achievement Divisions STAD Model on Material of Basic Programme Branch Control iopscience iop article 10 1088 1757 899X 336 1 012027
- Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/440Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 440
| File size | 267.11 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data SMKN 1 Padang menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi vokasional masih belum optimal dengan aspek pengetahuan sebesar 65%, keterampilan 70%, keselamatanData SMKN 1 Padang menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi vokasional masih belum optimal dengan aspek pengetahuan sebesar 65%, keterampilan 70%, keselamatan
IAINPTKIAINPTK Model Problem Based Learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa SMA. PBL mendorong siswa aktif menyelesaikanModel Problem Based Learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa SMA. PBL mendorong siswa aktif menyelesaikan
ETDCIETDCI Bentuk instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara yang sudah diuji validitasnya. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji pairedBentuk instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara yang sudah diuji validitasnya. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji paired
ETDCIETDCI Dengan demikian proses ini melatih siswa dalam bernalar, sehingga dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematisnya. Model pembelajaran ini sangat cocokDengan demikian proses ini melatih siswa dalam bernalar, sehingga dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematisnya. Model pembelajaran ini sangat cocok
EDUPEDEDUPED (3) Penggunaan model Discovery Learning dalam pembelajaran Matematika dalam setiap pertemuan materi pelajaran Matematika sangat bagus dilaksanakan terutama(3) Penggunaan model Discovery Learning dalam pembelajaran Matematika dalam setiap pertemuan materi pelajaran Matematika sangat bagus dilaksanakan terutama
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data aktivitas belajar siswaPenelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data aktivitas belajar siswa
MAHADEWAMAHADEWA Kondisi ini ingin diubah melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkatKondisi ini ingin diubah melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat
UNIBUNIB Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain konvergen paralel. Sampel terdiri dari 28 siswa aktif, 4 alumni, 2 guru bahasa Inggris, 2 kepala jurusan,Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain konvergen paralel. Sampel terdiri dari 28 siswa aktif, 4 alumni, 2 guru bahasa Inggris, 2 kepala jurusan,
Useful /
APTKLHIAPTKLHI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest nonequivalent control group.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest nonequivalent control group.
EJOURNALYARSIEJOURNALYARSI Oleh karena itu perlu dikaji apakah metode buzz group saat melakukan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan. Tujuan: MendapatkanOleh karena itu perlu dikaji apakah metode buzz group saat melakukan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan. Tujuan: Mendapatkan
JURNALBKJURNALBK Metode yang digunakan adalah metode observasi, di mana observasi dilakukan dengan mengamati langsung proses belajar di sekolah dasar setelah siswa kembaliMetode yang digunakan adalah metode observasi, di mana observasi dilakukan dengan mengamati langsung proses belajar di sekolah dasar setelah siswa kembali
UNUSAUNUSA Sebanyak 5 mL darah diambil dan dibagi ke dalam tiga tabung masing-masing berisi 1 mL darah. Tabung pertama dan kedua dikocok delapan kali; tabung pertamaSebanyak 5 mL darah diambil dan dibagi ke dalam tiga tabung masing-masing berisi 1 mL darah. Tabung pertama dan kedua dikocok delapan kali; tabung pertama