EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH
Maslahah: Jurnal Pengabdian MasyarakatMaslahah: Jurnal Pengabdian MasyarakatTujuan kegiatan ini adalah membangun kebun TOGA secara bersama‑sama, menanam berbagai tanaman obat yang mudah dirawat, dan memanfaatkan hasilnya untuk pengobatan ringan sehari‑hari. Metode yang diterapkan mencakup persiapan bibit dan media tanam, penanaman simultan di area percontohan serta pekarangan rumah, serta pemantauan perawatan hingga panen. Tanaman yang ditanam antara lain jahe, kunyit, serai, daun sirih, kencur, dan temulawak. Hasil menunjukkan bahwa 25 keluarga peserta berhasil menanam TOGA dan dapat memanen tanaman untuk mengatasi penyakit ringan seperti batuk, masuk angin, dan sakit perut. Selain itu, kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara alami dan mandiri.
Program kebun TOGA di Desa Purwodadi berhasil meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat dengan memungkinkan penanganan penyakit ringan secara mandiri menggunakan tanaman obat yang ditanam di pekarangan.Kegiatan tersebut juga memanfaatkan secara produktif lahan pekarangan, melestarikan pengetahuan tradisional, serta memperkuat solidaritas sosial melalui pendekatan partisipatif dan gotong‑royong.Selain memberikan manfaat kesehatan, kebun TOGA membuka peluang pengembangan produk herbal kreatif dan dapat dijadikan model pemberdayaan berkelanjutan bagi desa lain.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara klinis efektivitas spesifik masing‑masing tanaman TOGA, seperti jahe dan kunyit, dalam mengobati penyakit ringan dengan mengukur dosis optimal, keamanan, dan mekanisme kerja biologisnya. Selanjutnya, studi komprehensif tentang dampak sosial‑ekonomi skala besar implementasi kebun TOGA terhadap pendapatan rumah tangga, ketahanan pangan, dan kohesi komunitas dapat memberikan wawasan tentang kontribusi kebun ini terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Terakhir, pengembangan serta penilaian alat bantu digital, misalnya aplikasi seluler berbasis komunitas, untuk penyuluhan, pencatatan pertumbuhan tanaman, dan pertukaran pengetahuan tradisional dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program TOGA serta memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda.
| File size | 1.36 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Informasi tentang TOGA sebagian diperoleh dari media sosial 41%, dan warisan keluarga secara turun temurun sebanyak 39%. Bagian TOGA yang paling umum digunakanInformasi tentang TOGA sebagian diperoleh dari media sosial 41%, dan warisan keluarga secara turun temurun sebanyak 39%. Bagian TOGA yang paling umum digunakan
POLTEKMUPOLTEKMU Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan tentang persiapan lingkungan rumah sakit dalam menyongsong AkreditasiPengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan tentang persiapan lingkungan rumah sakit dalam menyongsong Akreditasi
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Dengan demikian, penerapan teknologi edukasi digital menjadi salah satu strategi inovatif dalam mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagiDengan demikian, penerapan teknologi edukasi digital menjadi salah satu strategi inovatif dalam mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi
POLTEKMUPOLTEKMU Asam urat merupakan penyakit yang disebabkan dengan adanya penumpukan kristal urat pada jaringan, terutama pada persendian. Pemeriksaan asam urat dapatAsam urat merupakan penyakit yang disebabkan dengan adanya penumpukan kristal urat pada jaringan, terutama pada persendian. Pemeriksaan asam urat dapat
POLTEKMUPOLTEKMU Untuk mewujudkan UHC di Indonesia, pemerintah mempunyai target pada tahun 2019 sekitar 95% penduduk Indonesia sudah menjadi peserta JKN. Data BPJS KesehatanUntuk mewujudkan UHC di Indonesia, pemerintah mempunyai target pada tahun 2019 sekitar 95% penduduk Indonesia sudah menjadi peserta JKN. Data BPJS Kesehatan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen S1 Farmasi Klinis dan Komunitas Intitut Tekonolgi dan Kesehatan Bintang Persada dilatarKesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen S1 Farmasi Klinis dan Komunitas Intitut Tekonolgi dan Kesehatan Bintang Persada dilatar
UBTUBT Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara blended (online dan offline) yang diikuti oleh 55 guru dengan rincian: 11 orang guruPelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara blended (online dan offline) yang diikuti oleh 55 guru dengan rincian: 11 orang guru
UBTUBT Sektor Pertanian memiliki beragam kekayaan hayati berupa tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga imun dan mencegah COVID-19. Beberapa tanaman yangSektor Pertanian memiliki beragam kekayaan hayati berupa tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga imun dan mencegah COVID-19. Beberapa tanaman yang
Useful /
AINARAPRESSAINARAPRESS Keterbatasan penelitian ini adalah tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi motivasi pegawai, yang dapat menjadi area penelitianKeterbatasan penelitian ini adalah tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi motivasi pegawai, yang dapat menjadi area penelitian
POLTEKMUPOLTEKMU Penduduk di Indonesia telah lama menggunakan tanaman sebagai obat tradisional. Masyarakat di desa Bontomarannu telah lama mengenal dan memanfaatkan berbagaiPenduduk di Indonesia telah lama menggunakan tanaman sebagai obat tradisional. Masyarakat di desa Bontomarannu telah lama mengenal dan memanfaatkan berbagai
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat dan pihak rumah sakit. Kegiatan yang dilakukan secara umum tidak menghadapiKegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat dan pihak rumah sakit. Kegiatan yang dilakukan secara umum tidak menghadapi
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan ini diikuti sejumlah 100 orang masyarakat yang tinggal di Kelurahan Renon Denpasar (100%), pemberian edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuanKegiatan ini diikuti sejumlah 100 orang masyarakat yang tinggal di Kelurahan Renon Denpasar (100%), pemberian edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan