ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS

JAS (Jurnal Akuntansi Syariah)JAS (Jurnal Akuntansi Syariah)

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor individu yang mempengaruhi generasi Z dalam melakukan pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital yang dimediasi oleh literasi keuangan syariah. Responden penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah dan Aisiyah (PTMA) di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual tidak memiliki efek signifikan terhadap pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital. Sementara itu, teknologi keuangan (Fintech) dan religiositas memiliki efek positif signifikan terhadap pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital. Selain itu, kecerdasan intelektual, teknologi keuangan (Fintech), dan religiositas memiliki efek positif signifikan terhadap literasi keuangan syariah. Literasi keuangan syariah berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kecerdasan intelektual, teknologi keuangan (fintech), dan religiositas terhadap keputusan pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) melalui platform digital. Literasi keuangan syariah adalah mekanisme kognitif yang menjembatani pengaruh faktor-faktor individu dan teknologi terhadap perilaku pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS). Kecerdasan intelektual meningkatkan kemampuan individu untuk memahami konsep dan mekanisme keuangan Islam, yang selanjutnya mendorong keputusan pembayaran ZIS secara digital. Penggunaan fintech juga memiliki dampak langsung pada kemudahan transaksi, tetapi juga meningkatkan pemahaman syariah yang memperkuat keputusan pembayaran. Demikian pula, religiositas mendorong individu untuk mendalami pengetahuan terkait ketentuan ZIS sehingga mereka lebih percaya diri dalam memenuhi kewajiban tersebut melalui platform digital. Literasi keuangan syariah adalah faktor kunci yang mengubah potensi kognitif, teknologi, dan spiritual menjadi perilaku pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) berbasis digital secara nyata dan terarah.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor individu yang mempengaruhi generasi Z dalam melakukan pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital yang dimediasi oleh literasi keuangan syariah.Responden penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah dan Aisiyah (PTMA) di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual tidak memiliki efek signifikan terhadap pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital.Sementara itu, teknologi keuangan (Fintech) dan religiositas memiliki efek positif signifikan terhadap pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) dengan platform digital.Selain itu, kecerdasan intelektual, teknologi keuangan (Fintech), dan religiositas memiliki efek positif signifikan terhadap literasi keuangan syariah.Literasi keuangan syariah berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kecerdasan intelektual, teknologi keuangan (fintech), dan religiositas terhadap keputusan pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) melalui platform digital.Literasi keuangan syariah adalah mekanisme kognitif yang menjembatani pengaruh faktor-faktor individu dan teknologi terhadap perilaku pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS).Penelitian ini memberikan implikasi bagi penyedia layanan pembayaran zakat online untuk meningkatkan citra dan kredibilitas perusahaan dalam menjaga reputasi, mengembangkan kualitas layanan, berinovasi, dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, serta merancang strategi untuk meningkatkan partisipasi generasi Z dalam membayar zakat.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan menggabungkan aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi perilaku pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) generasi Z, seperti faktor sosial, budaya, dan ekonomi.. . 2. Melakukan penelitian dengan sampel yang lebih beragam, termasuk generasi Z dari berbagai latar belakang pendidikan dan sosial, untuk meningkatkan validitas eksternal dan kedalaman analisis.. . 3. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method) yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembayaran ZIS generasi Z.. . 4. Menganalisis dampak literasi keuangan syariah pada perilaku pembayaran ZIS generasi Z dalam jangka panjang, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi Z.. . 5. Meneliti lebih lanjut tentang peran teknologi keuangan (fintech) dalam meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendorong partisipasi generasi Z dalam pembayaran ZIS secara digital.. . 6. Menganalisis pengaruh religiositas pada perilaku pembayaran ZIS generasi Z, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat memperkuat nilai-nilai religiositas dan mendorong partisipasi generasi Z dalam pembayaran ZIS.. . 7. Mengkaji dampak literasi keuangan syariah pada perilaku pembayaran ZIS generasi Z di berbagai wilayah Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan-tantangan dan peluang-peluang yang ada.. . 8. Mempelajari lebih lanjut tentang peran lembaga-lembaga zakat dalam meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendorong partisipasi generasi Z dalam pembayaran ZIS.. . 9. Mengembangkan strategi-strategi komunikasi dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendorong partisipasi generasi Z dalam pembayaran ZIS.. . 10. Menganalisis dampak kebijakan pemerintah dan regulasi terkait pembayaran zakat, infak, dan shodaqoh (ZIS) pada perilaku generasi Z, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan partisipasi generasi Z dalam pembayaran ZIS.

Read online
File size693.04 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test