GLOBALECONEDUGLOBALECONEDU

Journal of Health, Nursing and SocietyJournal of Health, Nursing and Society

Self-compassion sangat dibutuhkan oleh remaja awal untuk dapat menjalani masa transisi yang penuh dengan tekanan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena remaja perempuan yang tidak puas keyakinan diri, mengalami kegagalan dalam prestasi akademik, serta mengkritik diri secara berlebihan terhadap prestasi belajar yang didapat. Sedangkan fenomena yang ditemukan pada remaja laki-laki merasa sedikit tidak puas terhadap fisik yang dimiliki serta adanya tekanan akademik sehingga menjadi pemicu stress dan putus asa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self compassion remaja perempuan dan remaja laki-laki, serta untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan mengenai self compassion remaja ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII dan VIII UPTD SMP N 1 Kec. Lareh Sago Halaban berjumlah 485 siswa dengan sampel sebanyak 254 siswa yang dipilih dengan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan angket self-compassion dengan model skala Likert. Data dianalisis menggunakan Uji beda t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan besar nilai sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,00 (0,00 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai tingkat self compassion remaja ditinjau dari jenis kelamin, dimana self compassion remaja laki-laki lebih tinggi dari pada self compassion remaja perempuan.

Tingkat self-compassion remaja perempuan di UPTD SMP N 1 Kec.Lareh Sago Halaban berada pada kategori sedang dengan persentase 51,2%, sedangkan remaja laki-laki pada kategori tinggi dengan persentase 77,52%.Terjadi perbedaan signifikan mengenai tingkat self-compassion remaja berdasarkan jenis kelamin, dengan nilai signifikan kurang dari 0,05.

Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak program kebijakan sekolah terhadap self-compassion remaja, seperti penerapan keterampilan sosial dan kemandirian dalam lingkungan sekolah. Selanjutnya, diperlukan penelitian yang mempelajari bagaimana perubahan konseling di sekolah dapat meningkatkan self-compassion remaja. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara self-compassion remaja dengan keberhasilan akademik mereka, seperti nilai rapor dan prestasi dalam bidang ekstrakurikuler. Hal ini untuk mengetahui apakah tingkat self-compassion dapat mempengaruhi kinerja akademik remaja, dan apakah terdapat peningkatan dalam prestasi akademik setelah mengikuti program pengembangan self-compassion.

  1. Self-compassion of adolescent based of gender | Henny | Journal of Health, Nursing and Society. self... jurnal.globaleconedu.org/index.php/jhns/article/view/191Self compassion of adolescent based of gender Henny Journal of Health Nursing and Society self jurnal globaleconedu index php jhns article view 191
  1. #minat remaja laki#minat remaja laki
Read online
File size432 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2co
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test