UNSAPUNSAP
Repository FKIP UNSAPRepository FKIP UNSAPPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan untuk menganalisis nilai didaktis dan budaya yang terdapat dalam novel Islammu Adalah Maharku karya Ario Muhammad, karena nilai-nilai tersebut perlu diajarkan lebih dalam lagi untuk perkembangan remaja saat ini yang kurang memperhatikan aturan dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur pembangun, nilai didaktis dan dan skenario pembelajaran nilai didaktis novel Islammu Adalah Maharku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data dan analisis data.
Novel Islammu Adalah Maharku karya Ario Muhammad mengisahkan dua insan yang saling mencintai namun terhalang perbedaan iman, serta menyoroti tantangan pendidikan dan pencarian agama dalam konteks cinta.Analisis menunjukkan novel ini mengandung 40 nilai didaktis, termasuk nilai religius, moral, etika, motivasi, dan intelektual, dengan motivasi sebagai nilai paling dominan.Selain itu, terdapat 28 nilai budaya yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama, dan Tuhan, menegaskan pentingnya pengembangan karakter dan budaya dalam pendidikan.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) berbasis novel Islammu Adalah Maharku terhadap perkembangan nilai moral dan motivasi siswa SMA melalui desain eksperimen terkontrol. Selain itu, studi komparatif antara nilai didaktis yang terkandung dalam novel Islammu Adalah Maharku dengan novel Islam kontemporer lainnya dapat mengidentifikasi variasi tema nilai dan implikasinya bagi kurikulum literasi sastra. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti retensi nilai budaya pada siswa setelah mengikuti program pembelajaran berbasis sastra selama satu tahun, guna menentukan efektivitas jangka panjang dalam membentuk sikap religius, etika, dan kepedulian sosial.
| File size | 327.52 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Salah satu manfaat pengajaran sastra adalah menanamkan nilai pendidikan karakter pada peserta didik. Nilai-nilai karakter tersebut menurut KemendiknasSalah satu manfaat pengajaran sastra adalah menanamkan nilai pendidikan karakter pada peserta didik. Nilai-nilai karakter tersebut menurut Kemendiknas
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran metakognitif dengan kemampuan memahami nilai-nilai dalam teks hikayat siswa kelas XPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran metakognitif dengan kemampuan memahami nilai-nilai dalam teks hikayat siswa kelas X
ARIPAFIARIPAFI Program pembiasaan 0 jam berada pada kategori sedang dengan mayoritas siswa, dan pembentukan karakter Islami siswa juga berada pada kategori sedang. OlehProgram pembiasaan 0 jam berada pada kategori sedang dengan mayoritas siswa, dan pembentukan karakter Islami siswa juga berada pada kategori sedang. Oleh
IDEBAHASAIDEBAHASA Dengan demikian, Azab dan Sengsara menjadi bukti bagaimana sastra dapat berfungsi sebagai medium advokasi dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan menggugahDengan demikian, Azab dan Sengsara menjadi bukti bagaimana sastra dapat berfungsi sebagai medium advokasi dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan menggugah
YAZRIYAZRI Selain itu, korupsi, rendahnya partisipasi publik, dan akuntabilitas yang minim menjadi tantangan tata kelola daerah. Penelitian ini menyimpulkan perlunyaSelain itu, korupsi, rendahnya partisipasi publik, dan akuntabilitas yang minim menjadi tantangan tata kelola daerah. Penelitian ini menyimpulkan perlunya
ALFARABIALFARABI Hal ini membawa pesan moral bahwa guru tidak hanya mendidik siswa dengan mentransfer ilmunya, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter mereka. PendidikanHal ini membawa pesan moral bahwa guru tidak hanya mendidik siswa dengan mentransfer ilmunya, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter mereka. Pendidikan
UINKHASUINKHAS Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, menggunakan sumber data dari berbagai jurnal, artikel, dan bukuPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, menggunakan sumber data dari berbagai jurnal, artikel, dan buku
JOMPUJOMPU Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tentang di SMP Negeri 2 Woja Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifPenelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tentang di SMP Negeri 2 Woja Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
Useful /
UMBJMUMBJM Sumber data dalam penelitian ini adalah Buku Guru Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA/SMK/MA Edisi Revisi 2017 Kurikulum 2013 yang diterbitkan olehSumber data dalam penelitian ini adalah Buku Guru Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA/SMK/MA Edisi Revisi 2017 Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh
UINKHASUINKHAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan literasi membaca yang diinisiasi oleh guru mampu meningkatkan keterampilan membaca dan memperkaya kosakata pesertaHasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan literasi membaca yang diinisiasi oleh guru mampu meningkatkan keterampilan membaca dan memperkaya kosakata peserta
UINKHASUINKHAS Guru bertindak sebagai panutan bagi siswa, baik di dalam maupun luar kelas. Upaya yang telah dijelaskan, seperti keteladanan, pembiasaan, penciptaan suasanaGuru bertindak sebagai panutan bagi siswa, baik di dalam maupun luar kelas. Upaya yang telah dijelaskan, seperti keteladanan, pembiasaan, penciptaan suasana
UINKHASUINKHAS Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama: proses pengembangan media Roda Berputar, kelayakan media tersebut, dan uji respon peserta didik terhadapPenelitian ini berfokus pada tiga aspek utama: proses pengembangan media Roda Berputar, kelayakan media tersebut, dan uji respon peserta didik terhadap