UNANDUNAND
Jurnal ArbitrerJurnal ArbitrerPenelitian ini bertujuan untuk mengisi celah dalam studi perbandingan antara pembelajar bahasa Jepang dan penutur asli Jepang, dengan fokus pada formula semantik tindakan penolakan. Subjek penelitian terdiri dari enam belas penutur asli Jepang dan dua puluh dua pembelajar Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner atau Discourse Completion Test (DCT), dan analisis dilakukan dengan menggunakan formula semantik oleh Ito dan Ikeda. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajar bahasa Jepang dari Indonesia cenderung tidak menyadari tingkatan status sosial yang berbeda serta menggunakan formula semantik yang berbeda dalam bahasa Jepang. Kurangnya pengetahuan tentang kompetensi pragmatis dalam penggunaan tindakan berbahasa menjadi masalah utama dalam pendidikan bahasa Jepang.
Penelitian ini menunjukkan perbedaan dalam penggunaan ekspresi penolakan antara pembelajar bahasa Jepang asal Indonesia dan penutur asli Jepang.Pembelajar Indonesia cenderung menggunakan permintaan maaf dalam penolakan tidak langsung, terlepas dari lawan bicara mereka.Sementara itu, penutur asli Jepang menggunakan strategi kesantunan negatif dan menyesuaikan strategi penolakan sesuai dengan tingkat kedekatan dengan lawan bicara.Hasil ini menunjukkan perlunya pengenalan kompetensi pragmatis dalam pembelajaran bahasa Jepang agar komunikasi antarbudaya dapat berjalan lebih lancar.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh latar belakang budaya Jawa atau suku lain di Indonesia terhadap strategi penolakan pembelajar bahasa Jepang, mengingat budaya lokal memiliki hierarki sosial yang kuat dan mungkin memengaruhi transfer pragmatik. Kedua, penting untuk mengembangkan studi longitudinal yang mengamati perkembangan strategi penolakan selama proses pembelajaran bahasa Jepang, agar dapat diketahui kapan dan bagaimana pembelajar mulai menyerap pola komunikasi penutur asli. Ketiga, perlu dilakukan penelitian eksperimen untuk menguji efektivitas pelatihan kompetensi pragmatis berbasis skenario budaya Jepang dalam kelas bahasa, termasuk penggunaan video interaksi nyata atau simulasi percakapan, guna melihat peningkatan kemampuan menolak secara budaya tepat oleh pembelajar Indonesia.
| File size | 1.37 MB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-28o |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IDEBAHASAIDEBAHASA Berdasarkan hasilnya, dapat disimpulkan bahwa beberapa kesalahan yang dibuat siswa disebabkan oleh ketidakmampuan mereka untuk memahami pola tenses bahasaBerdasarkan hasilnya, dapat disimpulkan bahwa beberapa kesalahan yang dibuat siswa disebabkan oleh ketidakmampuan mereka untuk memahami pola tenses bahasa
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dan penelitian lapangan. Sedangkan data penelitian diperoleh melalui metode angket dan wawancara. MahasiswaPenelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dan penelitian lapangan. Sedangkan data penelitian diperoleh melalui metode angket dan wawancara. Mahasiswa
UNSUDAUNSUDA Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitianMetode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian
UNDIKSHAUNDIKSHA Data dikumpulkan melalui analisis isi buku teks bahasa Inggris yang disesuaikan untuk siswa tunarungu, serta wawancara tematik dengan guru berpengalaman,Data dikumpulkan melalui analisis isi buku teks bahasa Inggris yang disesuaikan untuk siswa tunarungu, serta wawancara tematik dengan guru berpengalaman,
STAISAMSTAISAM Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional berfungsi mempersatukan suku bangsa dan menjadi sarana komunikasi antardaerah. Oleh karena itu, pembelajaran bahasaBahasa Indonesia sebagai bahasa nasional berfungsi mempersatukan suku bangsa dan menjadi sarana komunikasi antardaerah. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris sederhana di sektor hospitality selama tiga bulan kegiatan. Selama tiga bulan, kegiatanHasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris sederhana di sektor hospitality selama tiga bulan kegiatan. Selama tiga bulan, kegiatan
USDUSD Sebagai upaya untuk memperkenalkan kembali dan melestarikan warisan budaya leluhur, integrasi budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris dianggap penting.Sebagai upaya untuk memperkenalkan kembali dan melestarikan warisan budaya leluhur, integrasi budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris dianggap penting.
UNUDUNUD Dekade-dekade terakhir telah menyaksikan perubahan dalam sensitivitas masyarakat Bali terhadap penggunaan aksara tradisional pulau itu dan teks-teks yangDekade-dekade terakhir telah menyaksikan perubahan dalam sensitivitas masyarakat Bali terhadap penggunaan aksara tradisional pulau itu dan teks-teks yang
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Simpulan penelitian menunjukkan hubungan antara dukungan sosial, beban belajar, kecerdasan emosional, kejenuhan, dan prestasi belajar matematika salingSimpulan penelitian menunjukkan hubungan antara dukungan sosial, beban belajar, kecerdasan emosional, kejenuhan, dan prestasi belajar matematika saling
NEOLECTURANEOLECTURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait dengan ketentuan hukum rehabilitasi bagi pecandu narkotika dituangkan dalam Pasal 54 dan pasal 127 Undang-UndangHasil penelitian menunjukkan bahwa terkait dengan ketentuan hukum rehabilitasi bagi pecandu narkotika dituangkan dalam Pasal 54 dan pasal 127 Undang-Undang
UNPAMUNPAM Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku pembuatan kertas alternatif. Metode yang digunakan adalah metode kraftPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku pembuatan kertas alternatif. Metode yang digunakan adalah metode kraft
UNMUNM kedaliannya tidak memengaruhi perbedaan signifikan antara metode entity dan process. Di samping itu, kedua metode entity dan process, baik dengan maupunkedaliannya tidak memengaruhi perbedaan signifikan antara metode entity dan process. Di samping itu, kedua metode entity dan process, baik dengan maupun