ELTAORGANIZATIONELTAORGANIZATION
Journal of Applied LinguisticsJournal of Applied LinguisticsPenelitian ini menggunakan desain campuran penjelas untuk menyelidiki pengaruh perbedaan budaya terhadap pola komunikasi lintas budaya (CR). Enam puluh penutur asli Persia dan Arab yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dibagi menjadi dua kelompok masing‑masing tiga puluh peserta, dengan homogenitas kemampuan bahasa diuji melalui Oxford Placement Test. Selanjutnya, dua belas tugas WDCT digunakan untuk menilai kompetensi pragmatik interbahasa (ILP) awal peserta, yang menjawab secara individu. Data dikodekan oleh tiga penilai—dua profesor linguistik terapan berbahasa Persia dan Arab, serta peneliti—menggunakan klasifikasi Holmes (1986) yang mencakup Accept, Reject, dan Evade. Hasil kuantitatif menunjukkan penutur Arab cenderung mengakui pujian secara langsung, sedangkan penutur Persia menurunkan pujian atau merespons secara tidak langsung, mencerminkan norma budaya terkait kerendahan hati dan penyelamatan muka. Analisis kualitatif mengungkap bahwa tindakan bicara CR dipengaruhi oleh kepercayaan dan nilai bersama komunitas pembicara serta dibatasi konteks komunikatif. Kedua kelompok melaporkan kesulitan menyesuaikan diri dengan norma pragmatik bahasa Inggris, seperti membuat permintaan, meminta maaf, atau menolak tawaran. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan sosial‑kultural yang melekat serta strategi yang diterapkan memerlukan pembelajaran norma budaya target untuk merespons pujian dalam bahasa kedua.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pola respons pujian berbeda secara signifikan antara penutur asli Persia dan Arab, mencerminkan norma budaya masing‑masing yang menekankan kesopanan dan harmonisasi sosial.Kedua kelompok mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan norma pragmatik bahasa Inggris, sehingga diperlukan pembelajaran eksplisit tentang norma budaya target untuk meningkatkan kompetensi pragmatik mereka.Karena penelitian ini terbatas pada dua kelompok bahasa dan menggunakan hanya WDCT, penelitian lanjutan sebaiknya memperluas populasi, menguji instrumen lain, serta mengeksplorasi faktor gender dan konteks digital.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan bahasa dengan membandingkan strategi respons pujian pada pembelajar EFL dari latar belakang bahasa lain, seperti Turki atau Korea, untuk menguji apakah pola budaya serupa muncul. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perkembangan kompetensi pragmatik respons pujian selama beberapa semester akademik, sekaligus menerapkan intervensi pengajaran eksplisit, dapat mengidentifikasi perubahan perilaku dan efektivitas metode pengajaran. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh platform digital seperti media sosial dan aplikasi pesan singkat terhadap penggunaan strategi respons pujian pada pembelajar Persia dan Arab, serta analisis perbedaan gender dalam konteks tersebut, akan memberikan wawasan tentang adaptasi pragmatik dalam komunikasi modern.
- Apologies and Compliment Responses: A Case of Pre-service EFL Teachers | Turhan | IJELTAL (Indonesian... ijeltal.org/index.php/ijeltal/article/view/1182Apologies and Compliment Responses A Case of Pre service EFL Teachers Turhan IJELTAL Indonesian ijeltal index php ijeltal article view 1182
- 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof 1v ss8 po 6c9 dg qu d4 lk 9x ksb6 et ai mk hz prrl cr 2c... academypublication.com/issues/past/jltr/vol04/02/15.pdf0 pdf obj endobj xref trailer startxref eof 1v ss8 po 6c9 dg qu d4 lk 9x ksb6 et ai mk hz prrl cr 2c academypublication issues past jltr vol04 02 15 pdf
- A Comparative Study on the Use of Compliment Response Strategies by Persian and English Native Speakers... journals.aiac.org.au/index.php/alls/article/view/1713/1613A Comparative Study on the Use of Compliment Response Strategies by Persian and English Native Speakers journals aiac au index php alls article view 1713 1613
- "Pragmatic Competence of Complimenting among Female Omani EFL College S" by Rahma Al-Mahrooqi,... jass.squ.edu.om/journal/vol13/iss2/13Pragmatic Competence of Complimenting among Female Omani EFL College S by Rahma Al Mahrooqi jass squ edu om journal vol13 iss2 13
- An Analysis of Compliment Responses by Kuwaiti EFL Learners: A Pragmatic Approach | European Scientific... eujournal.org/index.php/esj/article/view/7312An Analysis of Compliment Responses by Kuwaiti EFL Learners A Pragmatic Approach European Scientific eujournal index php esj article view 7312
| File size | 433.88 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IPHORRIPHORR Conclusion: Laughter therapy is one of the non-pharmacological therapies to reduce anger, especially in patients at risk of violent behaviour. Keywords:Conclusion: Laughter therapy is one of the non-pharmacological therapies to reduce anger, especially in patients at risk of violent behaviour. Keywords:
LARISMALARISMA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, serta fungsi derivasi dan infleksi dalam sistem morfologi bahasa Arab. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, serta fungsi derivasi dan infleksi dalam sistem morfologi bahasa Arab. Metode yang digunakan
PPJBSIPPPJBSIP Faktor-faktor seperti perbedaan tata bahasa, leksikal, serta keterbatasan padanan budaya tetap menjadi tantangan utama yang menghambat pencapaian kesetaraanFaktor-faktor seperti perbedaan tata bahasa, leksikal, serta keterbatasan padanan budaya tetap menjadi tantangan utama yang menghambat pencapaian kesetaraan
UMMUBAUMMUBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks berbasis PjBL efektif meningkatkan karakter kontrol diri sekolah dasar. Penelitian ini mengkonfirmasi efektivitasHasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks berbasis PjBL efektif meningkatkan karakter kontrol diri sekolah dasar. Penelitian ini mengkonfirmasi efektivitas
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Namun, mayoritas pembelajar bahasa Arab menghadapi kesulitan dalam mempelajari kaidah-kaidah tata bahasa (nahwu). Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaranNamun, mayoritas pembelajar bahasa Arab menghadapi kesulitan dalam mempelajari kaidah-kaidah tata bahasa (nahwu). Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran
AMNUS BJMAMNUS BJM Pengalaman belajar yang dirasakan oleh taruna juga menunjukkan adanya kesenjangan antara metode pengajaran yang diterapkan dan kebutuhan nyata di lapangan.meskipunPengalaman belajar yang dirasakan oleh taruna juga menunjukkan adanya kesenjangan antara metode pengajaran yang diterapkan dan kebutuhan nyata di lapangan.meskipun
IDEBAHASAIDEBAHASA Pengaruh pengucapan bahasa pertama membuat pengucapan Inggris tidak baku. Ada beberapa faktor yang membuat berbicara dalam bahasa Inggris tidak sesuaiPengaruh pengucapan bahasa pertama membuat pengucapan Inggris tidak baku. Ada beberapa faktor yang membuat berbicara dalam bahasa Inggris tidak sesuai
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Sebaliknya, masa Reformasi membawa upaya rekonstruksi dan revisi historiografi yang keliru tersebut, menegaskan bahwa penulisan buku teks sejarah akanSebaliknya, masa Reformasi membawa upaya rekonstruksi dan revisi historiografi yang keliru tersebut, menegaskan bahwa penulisan buku teks sejarah akan
Useful /
UMMUBAUMMUBA Pembelajaran PPKn menggunakan platform MOOCs di SMPN 6 Makassar menunjukkan hasil yang positif dengan modul pembelajaran yang diterapkan. Antusiasme siswaPembelajaran PPKn menggunakan platform MOOCs di SMPN 6 Makassar menunjukkan hasil yang positif dengan modul pembelajaran yang diterapkan. Antusiasme siswa
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Nelayan, sebagai kelompok rentan, juga terkena dampak. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi berkelanjutan, meningkatkan risiko berbagai penyakitNelayan, sebagai kelompok rentan, juga terkena dampak. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi berkelanjutan, meningkatkan risiko berbagai penyakit
STIKESHT TPISTIKESHT TPI 729, (4) tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita p value=0. 330, (5) ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita p value=0.729, (4) tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita p value=0. 330, (5) ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita p value=0.
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Pengetahuan baik ibu (40,0%) berhubungan dengan sikap positif (60%) terhadap imunisasi, sementara hanya 5,7% memiliki pengetahuan kurang terkait imunisasiPengetahuan baik ibu (40,0%) berhubungan dengan sikap positif (60%) terhadap imunisasi, sementara hanya 5,7% memiliki pengetahuan kurang terkait imunisasi