STIKESHT TPISTIKESHT TPI

Jurnal KeperawatanJurnal Keperawatan

Imunisasi adalah salah satu jenis usaha memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh guna membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang digunakan untuk merangsang pembentukan zat anti, yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan (misalnya, vaksin Bacille Calmette‑Guerin (BCG), Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) dan Campak) dan melalui mulut (contohnya vaksin polio). Dampak dari tidak memberikan imunisasi pada anak adalah anak tidak mempunyai kekebalan spesifik; jika anak tidak mempunyai kekebalan spesifik anak akan mudah terserang penyakit berbahaya, sistem imun anak akan menjadi lemah, anak akan mudah sakit bahkan kematian atau kecacatan. Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor penentu keberhasilan imunisasi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap terpenuhinya imunisasi dasar lengkap bagi anak usia 12‑23 bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan 2023. Desain penelitian ini adalah Kuantitatif Deskriptif Korelasi dengan pendekatan cross‑sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 37 anak usia 12‑23 bulan. Teknik sampling menggunakan teknik Sampling Purposive. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap terpenuhinya imunisasi dasar lengkap bagi anak usia 12‑23 bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Tahun 2023 dengan nilai p‑value (0,001 < 0,05).

Sebagian besar responden adalah IRT (42,9%) dan 62,9% anak telah menerima imunisasi lengkap.Pengetahuan baik ibu (40,0%) berhubungan dengan sikap positif (60%) terhadap imunisasi, sementara hanya 5,7% memiliki pengetahuan kurang terkait imunisasi tidak lengkap.Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan terpenuhinya imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12‑23 bulan (p = 0,001).

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program edukasi interaktif berbasis digital yang diberikan kepada ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif terhadap imunisasi, serta meningkatkan tingkat ketercapaian imunisasi lengkap, dengan desain uji coba terkontrol acak. Selanjutnya, studi kualitatif mendalam dapat menggali persepsi, kepercayaan budaya, serta rumor yang berpengaruh terhadap keputusan imunisasi, khususnya pada komunitas dengan tingkat cakupan rendah, untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikososial yang belum terjangkau oleh intervensi sebelumnya. Selain itu, penelitian longitudinal yang melibatkan pasangan suami‑istri serta anggota keluarga lain dapat menilai peran dukungan keluarga dalam mempengaruhi sikap ibu dan kepatuhan terhadap jadwal imunisasi, serta melihat perubahan perilaku selama periode dua tahun. Analisis faktor ekonomi rumah tangga, seperti pendapatan dan biaya transportasi, juga dapat dimasukkan dalam model multivariat untuk menilai kontribusinya terhadap keterlambatan atau ketidakterpenuhinya imunisasi. Penelitian-penelitian tersebut sebaiknya memperluas sampel ke beberapa desa dan kecamatan guna meningkatkan generalisasi temuan, serta menggunakan teknik sampling probabilistik untuk mengurangi bias seleksi. Hasil dari studi ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan kesehatan daerah dalam merancang program imunisasi yang lebih terintegrasi dan berbasis bukti.

  1. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12-23... jurnal.stikesht-tpi.ac.id/index.php/jurkep/article/view/182Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12 23 jurnal stikesht tpi ac index php jurkep article view 182
Read online
File size288.48 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test