STIABENGKULUSTIABENGKULU

Jurnal Semarak MengabdiJurnal Semarak Mengabdi

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik di Pekon Sidorejo, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Latar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Pelaksanaan yang digunakan yaitu melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik dengan dibentuknya wadah formal seperti musyawarah pekon dan Lembaga Himpun Pekon (LHP). Aktivitas pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran warga serta membuka ruang dialog antara masyarakat dan aparatur pekon. Keberhasilan pengabdian didukung oleh kekuatan internal seperti komitmen pelaksana dan dukungan tokoh lokal, serta kesempatan eksternal berupa regulasi nasional dan keterbukaan informasi. Namun demikian, masih terdapat kelemahan internal seperti keterbatasan sumber daya dan hambatan eksternal berupa rendahnya literasi masyarakat dan budaya sungkan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengawasan pelayanan publik yang lebih partisipatif dan efektif.

Partisipasi masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pengawasan pelayanan publik di tingkat pekon.Di Pekon Sidorejo, meskipun struktur pemerintahan telah berjalan sesuai prosedur dan tersedia lembaga formal seperti LHP dan forum musyawarah, fungsi pengawasan masih perlu ditingkatkan.Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan dialogis dan partisipatif mampu mendorong kesadaran warga untuk lebih aktif menyampaikan aspirasi dan melakukan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan pekon.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada (1) Analisis dampak digitalisasi layanan (seperti sistem pengaduan daring) terhadap partisipasi masyarakat dalam pengawasan, dengan membandingkan kinerja desa yang menerapkan teknologi versus yang belum. (2) Studi komparatif antar wilayah agraris untuk mengeksplorasi faktor demografis dan budaya yang memengaruhi partisipasi masyarakat, terutama perbedaan antara desa dengan mayoritas petani vs. sektor informal. (3) Evaluasi kuantitatif efektivitas forum LHP dan musyawarah pekon dalam menciptakan transparansi anggaran desa, dengan mengukur frekuensi penyesuaian anggaran berdasarkan masukan warga sebagai indikator keberhasilan.

  1. #program pengabdian masyarakat#program pengabdian masyarakat
  2. #anak usia#anak usia
Read online
File size791.53 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3hZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test