AMNUS BJMAMNUS BJM
Pena JangkarPena JangkarPenelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi penguasaan Bahasa Inggris dalam mempersiapkan taruna untuk berkarir di industri maritim. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), penelitian ini mengintegrasikan data kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi kelas, serta data kuantitatif dari survei yang melibatkan 100 taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72% taruna memiliki penguasaan dasar Bahasa Inggris yang cukup baik, terutama dalam aspek membaca dan menulis. Namun, keterampilan berbicara dan mendengarkan masih menjadi tantangan utama, dimana lebih dari separuh responden mengaku kesulitan memahami istilah teknis maritim dalam percakapan nyata. Observasi juga memperhatikan keterbatasan praktik komunikasi interaktif di kelas. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan kurikulum Bahasa Inggris yang lebih aplikatif, berbasis konteks maritim, serta berfokus pada peningkatan keterampilan komunikasi lisan. Dengan demikian, taruna diharapkan lebih siap menghadapi tuntutan industri pelayaran yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris aktif dalam lingkungan kerja global.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris di kalangan taruna D-III Manajemen Pelabuhan di AMNUS Banjarmasin masih perlu ditingkatkan.Meskipun 45% responden berada pada tingkat intermediate, angka ini masih jauh dari ideal, mengingat tuntutan industry maritime yang semakin tinggi.Penguasaan Bahasa Inggris yang baik sangat penting untuk memahami dokumen teknis, berkomunikasi dengan kapal asing, dan menjalankan prosedur keselamatan yang memerlukan pemahaman Bahasa Inggris.Pengalaman belajar yang dirasakan oleh taruna juga menunjukkan adanya kesenjangan antara metode pengajaran yang diterapkan dan kebutuhan nyata di lapangan.Meskipun sebagian besar responden merasa bahwa metode pengajaran cukup efektif, masih ada 35% yang merasa kurang puas.Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi dan pengembangan kurikulum Bahasa Inggris yang lebih relevan dengan konteks maritime.Metode pengajaran yang lebih interaktif dan berbasis praktik, seperti simulasi situasi nyata di pelabuhan, dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan mendengarkan taruna.
Untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di AMNUS Banjarmasin, disarankan untuk mengembangkan kurikulum yang lebih aplikatif dan berbasis konteks maritim. Metode pengajaran yang lebih interaktif dan berbasis praktik, seperti simulasi situasi nyata di pelabuhan, dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan mendengarkan taruna. Selain itu, perlu ada evaluasi dan pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan demikian, taruna dapat lebih siap menghadapi tuntutan industri pelayaran yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris aktif dalam lingkungan kerja global.
| File size | 398.14 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-3nM |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JOMPUJOMPU Tahap Disseminate dilakukan melalui pelatihan guru dan uji coba lapangan skala besar. Hasil menunjukkan bahwa bahan ajar berada pada kategori valid (82,3%)Tahap Disseminate dilakukan melalui pelatihan guru dan uji coba lapangan skala besar. Hasil menunjukkan bahwa bahan ajar berada pada kategori valid (82,3%)
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Fenomena brain rot atau penurunan fungsi otak akibat paparan informasi digital yang tidak terkontrol menjadi tantangan serius bagi kesehatan mental remajaFenomena brain rot atau penurunan fungsi otak akibat paparan informasi digital yang tidak terkontrol menjadi tantangan serius bagi kesehatan mental remaja
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Hasil penelitian menunjukkan presentase ketuntasan siswa meningkat dari 60% pada kegiatan pembelajaran siklus 1 menjadi 93,3% pada kegiatan pembelajaranHasil penelitian menunjukkan presentase ketuntasan siswa meningkat dari 60% pada kegiatan pembelajaran siklus 1 menjadi 93,3% pada kegiatan pembelajaran
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkanPengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan
ARRAAYAHARRAAYAH Pendekatan interaktif dan kolaboratif ini tidak hanya membentuk kemampuan komunikasi yang lebih mendalam, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, menjanjikanPendekatan interaktif dan kolaboratif ini tidak hanya membentuk kemampuan komunikasi yang lebih mendalam, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, menjanjikan
STIEPARISTIEPARI Hasil uji validitas oleh ahli menunjukkan nilai rata-rata 0,87 (valid), uji kepraktisan memperoleh nilai 1,00 (sangat praktis), dan uji efektivitas memperolehHasil uji validitas oleh ahli menunjukkan nilai rata-rata 0,87 (valid), uji kepraktisan memperoleh nilai 1,00 (sangat praktis), dan uji efektivitas memperoleh
STIEPARISTIEPARI Hal ini tidak sesuai dengan teori yang menyatakan bahwasannya semakin kondusif lingkungan sekolah maka semakin tinggi motivasi belajar siswa. PenelitianHal ini tidak sesuai dengan teori yang menyatakan bahwasannya semakin kondusif lingkungan sekolah maka semakin tinggi motivasi belajar siswa. Penelitian
STIEPARISTIEPARI Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan dengan menelaah data dari berbagai sumberInforman kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan dengan menelaah data dari berbagai sumber
Useful /
AMNUS BJMAMNUS BJM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perhitungan matematis initial dan final draft survey tongkang batubara di PT. Taruna Bentang LaboratoriumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perhitungan matematis initial dan final draft survey tongkang batubara di PT. Taruna Bentang Laboratorium
AMNUS BJMAMNUS BJM Sistem Inapornet (Indonesia National Single Window For Port) adalah platform yang dikembangkan untuk memfasilitasi dan menyederhanakan proses administrasiSistem Inapornet (Indonesia National Single Window For Port) adalah platform yang dikembangkan untuk memfasilitasi dan menyederhanakan proses administrasi
AMNUS BJMAMNUS BJM Mengingat kompleksitas kegiatan yang terlibat, dibutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi pelabuhan, logistik maritim, serta keterampilan koordinasiMengingat kompleksitas kegiatan yang terlibat, dibutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi pelabuhan, logistik maritim, serta keterampilan koordinasi
STIEPARISTIEPARI Selain itu, analisis juga memperlihatkan bagaimana pedagang kaki lima yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi ini cenderung meraih keuntungan yang lebihSelain itu, analisis juga memperlihatkan bagaimana pedagang kaki lima yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi ini cenderung meraih keuntungan yang lebih