STIEPARISTIEPARI
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan HumanioraJISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan HumanioraPenelitian ini membahas dan kendala yang dihadapi guru PAI di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan dengan menelaah data dari berbagai sumber dan membuat abstraksi. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa komunikasi verbal guru di SD N 02 Magek kurang optimal, disebabkan oleh penggunaan bahasa kasar akibat kesulitan mengelola siswa dan kurangnya penyelesaian tugas oleh siswa, yang dapat memengaruhi kepribadian siswa dengan mental lemah.
Penelitian di SD N 02 Magek menyimpulkan bahwa guru telah menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami dalam pembelajaran, sehingga materi ajar dapat dimengerti dengan baik oleh siswa.Komunikasi verbal yang efektif ditunjukkan melalui kemampuan guru dalam menyampaikan pesan dengan nada suara yang bervariasi dan memperhatikan kondisi siswa.Namun, penelitian juga menemukan adanya penggunaan bahasa kasar oleh sebagian guru akibat faktor pengelolaan kelas dan penyelesaian tugas siswa, yang berpotensi memengaruhi perkembangan kepribadian siswa.
Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk studi lebih lanjut mengenai pengembangan model pelatihan komunikasi verbal yang efektif bagi guru PAI, khususnya yang berfokus pada teknik pengelolaan emosi dan penggunaan bahasa yang positif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai pengaruh komunikasi verbal guru terhadap motivasi belajar dan perkembangan karakter siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti latar belakang keluarga dan lingkungan sosial. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi kolaboratif antara guru PAI, pihak sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang kondusif untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal dan pembentukan karakter siswa yang positif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
| File size | 1.03 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 siswa, terdiri dari 3 validator, 3 siswa untuk uji coba satu-on-one, 10 siswa untuk uji coba kelompokResponden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 siswa, terdiri dari 3 validator, 3 siswa untuk uji coba satu-on-one, 10 siswa untuk uji coba kelompok
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa a) RPP, b) lembar penilaian, c) materi pembelajaran, dan d) LKS dan LPS yang disusun peneliti dan guruBerdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa a) RPP, b) lembar penilaian, c) materi pembelajaran, dan d) LKS dan LPS yang disusun peneliti dan guru
JBASICJBASIC Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif studi kasus. Tempat penelitian di SMP Muhammadiyah kota Madiun. Subjek penelitianMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif studi kasus. Tempat penelitian di SMP Muhammadiyah kota Madiun. Subjek penelitian
LAP4BANGSALAP4BANGSA Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 63 pegawai. PengumpulanMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 63 pegawai. Pengumpulan
IAIDAIAIDA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputiPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) masih banyak guru yang belum membuat multimedia media pembelajaran interaktif, (2) masih banyak guru yang belumHasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) masih banyak guru yang belum membuat multimedia media pembelajaran interaktif, (2) masih banyak guru yang belum
STKIP JBSTKIP JB Internalisasi setiap dimensi, elemen dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila masih dapat dikatakan belum maksimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikanInternalisasi setiap dimensi, elemen dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila masih dapat dikatakan belum maksimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan
UCYUCY Model pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 5 dan 6 Yogyakarta, masih kurang maksimal. Pengembangan model pembelajaranModel pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 5 dan 6 Yogyakarta, masih kurang maksimal. Pengembangan model pembelajaran
Useful /
TAMANLITERATAMANLITERA Melihat besarnya kebutuhan masyarakat untuk memperoleh manfaat suatu barang/jasa melalui pihak lain maka Dewan Syariah Nasional memutuskan Fatwa tentangMelihat besarnya kebutuhan masyarakat untuk memperoleh manfaat suatu barang/jasa melalui pihak lain maka Dewan Syariah Nasional memutuskan Fatwa tentang
TAMANLITERATAMANLITERA Perbedaan ini berakar pada interpretasi hadis terkait rukyat, khususnya mengenai makna dari lafadz هل اوردقاف.meskipun terdapat perbedaan, baikPerbedaan ini berakar pada interpretasi hadis terkait rukyat, khususnya mengenai makna dari lafadz هل اوردقاف.meskipun terdapat perbedaan, baik
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Peningkatan ini didukung dengan hasil angket bahwa pada siklus kedua terjadi peningkatan jumlah prosentase siswa yang menyatakan setuju dan sangat setujuPeningkatan ini didukung dengan hasil angket bahwa pada siklus kedua terjadi peningkatan jumlah prosentase siswa yang menyatakan setuju dan sangat setuju
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Perlakuan ini ternyata belum dapat mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, sehingga dilakukan siklus kedua. Pada siklus kedua di samping memberikanPerlakuan ini ternyata belum dapat mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, sehingga dilakukan siklus kedua. Pada siklus kedua di samping memberikan