JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY

Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat

Latar belakang: Tekanan darah tinggi pada lansia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya stres. Stres dapat memicu munculnya hipertensi melalui aktivasi sistem saraf simpatik yang menyebabkan peningkatan tekanan darah secara tiba‑tiba. Pasien hipertensi perlu dibantu mengurangi stres agar tekanan darah tidak meningkat. Salah satu terapi non‑farmakologis untuk mengurangi stres adalah terapi SEFT. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi dan kesadaran mengontrol tekanan darah serta menurunkan tekanan darah dengan terapi SEFT. Metode: Studi ini menggunakan pengukuran tekanan darah, pendidikan kesehatan, dan terapi SEFT. Hasil: Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam mengontrol tekanan darah, sementara terapi SEFT dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kesimpulan: Terapi SEFT dapat menjadi alternatif intervensi untuk menurunkan tekanan darah.

Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan kader kesehatan serta lansia hipertensi mengenai penyakit hipertensi meningkat menjadi 80%.Peserta dapat melakukan terapi SEFT untuk menurunkan tekanan darah sebanyak 80%.

Penelitian lanjutan harus meneliti efek jangka panjang SEFT pada kestabilan tekanan darah lansia, dengan durasi 6–12 bulan. Penelitian tersebut dapat dilaksanakan secara longitudinal dengan pengukuran tekanan darah periodik sebelum dan sesudah terapi, termasuk perubahan gaya hidup. Selanjutnya, perbandingan randomized controlled trials antara SEFT, yoga ringan, dan meditasi dapat menentukan metode non‑farmakologi mana yang paling efektif selama 3 bulan penelitian. Studi perbandingan dapat menggunakan kelompok kontrol dan intervensi dengan penyesuaian intensitas dan frekuensi ketukan. Selain itu, integrasi pemantauan digital memfasilitasi pelacakan kepatuhan lansia terhadap SEFT di rumah. Aplikasi mobile atau wearable dapat mencatat tekanan darah post‑tangisan serta menampilkan reminder harian. Data real‑time dapat dikirim ke tenaga kep. kesehatan untuk memberi feedback dan rekomendasi. Terakhir, evaluasi kinerja kardiovaskular lansia dengan data bio‑respon seperti HRV setelah SEFT dapat menambah pemahaman. Metode ini juga mengidentifikasi faktor moderasi seperti tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi. Hasilnya diharapkan dapat membentuk pedoman praktik komplementer untuk pengelolaan hipertensi pada populasi lansia.

  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #darah lansia#darah lansia
Read online
File size379.99 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1JL
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test