HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS

Bulletin of Computer Science ResearchBulletin of Computer Science Research

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dua metode pengambilan keputusan multi-kriteria, yaitu Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dalam menentukan tempat pelatihan kursus komputer terbaik. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk memilih tempat pelatihan yang sesuai dengan berbagai kriteria penting seperti kualitas pengajar, fasilitas, biaya, dan reputasi lembaga, yang seringkali menimbulkan kesulitan dalam pengambilan keputusan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana memilih metode yang paling efektif dan efisien dalam memberikan hasil yang akurat sesuai dengan preferensi pengguna. Untuk itu, dua metode tersebut dibandingkan berdasarkan kemampuan mereka dalam memproses data multi-kriteria dengan mempertimbangkan bobot dan utilitas masing-masing alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari beberapa tempat kursus komputer di wilayah tertentu dan mengaplikasikan kedua metode tersebut untuk menilai performa masing-masing tempat.Dengan demikian, hasil peringkat akhir menunjukkan konsistensi dalam memilih alternatif terbaik. alternatif Multiicom (AT5) menempati peringkat pertama pada kedua metode, dengan nilai 0,940 pada Metode MAUT dan 0,962 pada WASPAS.

Berdasarkan analisis perbandingan, metode MAUT dan WASPAS terbukti efektif dalam mendukung keputusan multi-kriteria untuk pemilihan tempat kursus komputer terbaik.Meskipun berbeda pendekatan, keduanya konsisten menempatkan alternatif Multiicom (AT5) di peringkat pertama dengan nilai tinggi.Perbedaan penilaian pada alternatif lain menunjukkan sensitivitas metode yang bervariasi, sehingga MAUT dan WASPAS dapat saling melengkapi untuk keputusan yang lebih objektif dan terukur sesuai prioritas.

Penelitian ini telah menunjukkan efektivitas metode MAUT dan WASPAS dalam membantu pemilihan tempat kursus komputer. Untuk pengembangan selanjutnya, ada beberapa arah penelitian menarik yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi yang lebih mendalam dengan memperluas jumlah kriteria yang dipertimbangkan, seperti menambahkan aspek kurikulum yang lebih spesifik, ketersediaan dukungan teknis berkelanjutan, atau bahkan tingkat keberhasilan alumni dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari kursus. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih holistik tentang kualitas tempat pelatihan dan bagaimana kriteria tambahan tersebut memengaruhi peringkat akhir. . . Kedua, mengingat adanya perbedaan sensitivitas antara metode MAUT dan WASPAS terhadap kriteria, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis sensitivitas yang lebih komprehensif. Ini bisa dilakukan dengan memvariasikan bobot kriteria menggunakan metode pembobotan yang berbeda, misalnya melibatkan metode AHP untuk perbandingan berpasangan atau menggunakan pendekatan survei langsung untuk menangkap preferensi pengguna secara lebih detail. Tujuannya adalah untuk memahami seberapa stabil hasil peringkat jika ada perubahan kecil pada bobot kriteria, serta untuk mengidentifikasi metode pembobotan mana yang paling representatif untuk konteks pengambilan keputusan ini. . . Ketiga, sebuah studi perbandingan yang melibatkan lebih banyak metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) selain MAUT dan WASPAS, seperti TOPSIS, SAW, atau MOORA, dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai kinerja dan karakteristik masing-masing metode. Lebih lanjut, pengembangan model hibrida yang menggabungkan kekuatan dari dua atau lebih metode SPK bisa menjadi area penelitian yang menjanjikan. Model hibrida semacam itu berpotensi menghasilkan rekomendasi yang lebih kuat dan akurat, serta dapat mengatasi keterbatasan yang mungkin dimiliki oleh metode tunggal, sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih optimal dan dapat diandalkan bagi calon peserta kursus.

  1. Analisa Perbandingan Metode MAUT dan WASPAS Dalam Menentuan Tempat Pelatihan Kursus Computer Terbaik... hostjournals.com/bulletincsr/article/view/379Analisa Perbandingan Metode MAUT dan WASPAS Dalam Menentuan Tempat Pelatihan Kursus Computer Terbaik hostjournals bulletincsr article view 379
  2. Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan... jurnal.atmaluhur.ac.id/index.php/sisfokom/article/view/00014Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory MAUT Pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan jurnal atmaluhur ac index php sisfokom article view 00014
  1. #penilaian kinerja#penilaian kinerja
  2. #promosi produk#promosi produk
Read online
File size517.86 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-11q
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test