IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO

Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)

Artikel ini bertujuan untuk mengamati bagaimana anak-anak memperoleh dan mengembangkan bahasa pertama mereka. Sebagian besar teori setuju bahwa anak-anak memperoleh bahasa mereka melalui beberapa tahap. Tahap-tahap tersebut adalah tahap pralinguistik, tahap ngelantur, tahap satu kata, tahap dua kata, tahap telegrafik, dan tahap multi kata. Penelitian ini menggunakan analisis tinjauan pustaka untuk menjelajahi penjelasan mendetail tentang perkembangan bahasa pertama pada anak. Penelitian ini didasarkan pada teori behavioris, nativis, dan interaksionis. Behavioris menjelaskan bahwa bahasa dipelajari melalui pengkondisian lingkungan dan imitasi model orang dewasa. Nativis mengatakan bahwa bahasa adalah sesuatu yang bawaan, alami, dan bawaan bagi manusia. Setiap anak lahir dengan perangkat bawaan untuk memperoleh bahasa yang merupakan hasil dari faktor genetik dan lingkungan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang perkembangan bahasa pertama dan kedua pada anak. Hal ini dapat digunakan untuk melihat sekilas pembelajaran bahasa kedua.

Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa adalah serangkaian proses yang terjadi di dalam otak anak saat mereka memperoleh bahasa ibu.Perkembangan bahasa anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga di sekitarnya.Nilai-nilai budaya dan sosial yang berkaitan dengan bahasa diinternalisasi ke dalam alam bawah sadar manusia.Selanjutnya, seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan anak, mereka akan memperoleh bahasa selain yang diajarkan oleh ibunya, termasuk bahasa kedua, ketiga, atau bahasa selanjutnya, tergantung pada lingkungan sosial dan tingkat kognitif yang dimiliki anak melalui proses belajar.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara teori-teori perkembangan bahasa yang telah ada dengan teori-teori baru yang muncul. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lingkungan dan sosial yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak, serta bagaimana interaksi antara faktor-faktor tersebut dengan kemampuan bawaan anak dalam memperoleh bahasa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana perkembangan bahasa pertama mempengaruhi kemampuan anak dalam belajar bahasa kedua dan bagaimana bahasa pertama dan kedua saling berinteraksi dalam otak anak.

  1. PROBLEMS AND APPROACHES IN CHILDREN FIRST LANGUAGE ACQUISITION AT AGE 1-3 YEARS OLD IN YEMEN | Al-Hamzi... doi.org/10.20961/prasasti.v6i1.43703PROBLEMS AND APPROACHES IN CHILDREN FIRST LANGUAGE ACQUISITION AT AGE 1 3 YEARS OLD IN YEMEN Al Hamzi doi 10 20961 prasasti v6i1 43703
  2. Installation Of Language In Communicating Early Children Age 5-6 Years | Setyaningsih | Early Childhood... doi.org/10.23917/ecrj.v4i2.11879Installation Of Language In Communicating Early Children Age 5 6 Years Setyaningsih Early Childhood doi 10 23917 ecrj v4i2 11879
  3. Teori Pemerolehan Bahasa Nativisme LAD | Hidayah | BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan... jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/BB/article/view/5539Teori Pemerolehan Bahasa Nativisme LAD Hidayah BELAJAR BAHASA Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan jurnal unmuhjember ac index php BB article view 5539
Read online
File size452.23 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test