WIDYAAGAPEWIDYAAGAPE
QUAERENS: Journal of Theology and Christianity StudiesQUAERENS: Journal of Theology and Christianity StudiesGereja perlu menantang dirinya sendiri mengenai identitas, konstitusi, dan misinya, karena secara inheren hal ini melibatkan dunia dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalamnya. Dengan demikian, isu sosiologis, politik, dan ekonomi memiliki komponen dan konsekuensi ekleasiologis yang bersifat hampir tautologis, termasuk gerakan Occupy Wall Street (OWS). Pertanyaannya bukan lagi apakah Gereja dipanggil untuk merefleksikan secara kritis terhadap OWS, melainkan bagaimana refleksi kritis tersebut seharusnya dilakukan. Tujuan artikel ini adalah menunjukkan praktik spesifik gerakan OWS—sebagai tanda—yang perlu dipertimbangkan melalui lensa ekleasiologis. Metode yang digunakan adalah analisis ekleasiologis dalam dialog dengan gerakan new monastik. Hasil penelitian menunjukkan pertama, Gereja harus secara aktif dan bertanggung jawab menerapkan praktik non-kekerasan, ekonomi komunitarian, dan menghadirkan ruang serta tempat, sambil bergabung dengan organisasi-organisasi non-eklesial yang mendukung praktik semacam itu. Kedua, Gereja—sebagai polis yang sangat berbeda—harus senantiasa menunjuk melampaui dirinya sendiri kepada fondasi dan pemenuhannya. Selama Gereja setia merespons panggilan ini, Kerajaan Allah akan hadir di tengah-tengah kita.
Gerakan Occupy Wall Street menyerukan Gereja untuk secara aktif dan bertanggung jawab menghayati praktik non-kekerasan, ekonomi komunitarian, dan penghadiran ruang serta tempat, sambil menjalin kemitraan dengan organisasi non-eklesial yang memiliki nilai serupa.Gereja, sebagai komunitas yang berbeda secara radikal, harus senantiasa merujuk pada fondasi dan pemenuhan identitasnya, yaitu Kerajaan Allah.Selama Gereja setia merespons panggilan ini, Kerajaan Allah akan hadir di tengah-tengah umat manusia.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana komunitas Gereja lokal dapat menerapkan bentuk ekonomi komunitarian ala gerakan Occupy Wall Street, seperti dana bersama dan pembagian sumber daya, dalam konteks kehidupan sehari-hari jemaat, untuk melihat dampaknya terhadap solidaritas internal dan keberlanjutan ekonomi jangka panjang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi secara empiris bagaimana praktik non-kekerasan yang konsisten dalam protes sosial dapat dibina melalui pembentukan karakter liturgis dalam jemaat, sehingga menjadi refleksi nyata dari etos Kerajaan Allah dalam dunia yang penuh konflik. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pemanfaatan ruang fisik secara strategis—seperti pendudukan area publik atau repurposing bangunan kosong oleh jemaat—dapat menciptakan ruang teologis yang mendorong keterlibatan sosial, memperkuat identitas komunitas, dan menjadi simbol kerajaan Allah yang hadir di tengah ketidakadilan struktural, khususnya di tengah generasi muda yang merasa terasing dari institusi keagamaan konvensional.
| File size | 641 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Dengan pendidikan berkualitas baik akan mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi, kesejahteraan yang layak, martabat yang dihormati, dan mampu bersaingDengan pendidikan berkualitas baik akan mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi, kesejahteraan yang layak, martabat yang dihormati, dan mampu bersaing
STTBISTTBI Terdapat beberapa definisi yang digunakan untuk menggambarkan pengertian sebuah kelompok sel. Pengertian atau berbagai definisi kelompok sel dibahas secaraTerdapat beberapa definisi yang digunakan untuk menggambarkan pengertian sebuah kelompok sel. Pengertian atau berbagai definisi kelompok sel dibahas secara
STTBISTTBI Kredibilitas pribadi seorang gembala yang mumpuni seharusnya akan mampu mengembangkan organisasi gereja yang dipimpinnya. Untuk dapat mengatakan bahwaKredibilitas pribadi seorang gembala yang mumpuni seharusnya akan mampu mengembangkan organisasi gereja yang dipimpinnya. Untuk dapat mengatakan bahwa
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode ini dengan mengeksplorasi penggunaan alat peraga edukatif berbasis stik es krim dan origami untuk mengajarkanPenelitian lanjutan dapat mengembangkan metode ini dengan mengeksplorasi penggunaan alat peraga edukatif berbasis stik es krim dan origami untuk mengajarkan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Sayyid Muhammad, kemudian dianalisis mengenai transliterasi dan keterkaitan pendidikan moral agama terhadap anak usia dini. Pendidikan moral agama adalahSayyid Muhammad, kemudian dianalisis mengenai transliterasi dan keterkaitan pendidikan moral agama terhadap anak usia dini. Pendidikan moral agama adalah
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Islam merupakan agama kaffah yang mengatur seluruh aspek kehidupan termasuk ekonomi dan bisnis. Dalam bisnis, Islam menekankan prinsip halal, kejujuran,Islam merupakan agama kaffah yang mengatur seluruh aspek kehidupan termasuk ekonomi dan bisnis. Dalam bisnis, Islam menekankan prinsip halal, kejujuran,
STTSIMPSONSTTSIMPSON Khususnya bagi orang Kristen, toleransi sangatlah penting untuk membangun komunikasi yang sehat antar sesama umat yang tidak seiman. Konflik agama di IndonesiaKhususnya bagi orang Kristen, toleransi sangatlah penting untuk membangun komunikasi yang sehat antar sesama umat yang tidak seiman. Konflik agama di Indonesia
STTAASTTAA Doktrin ini bukan warisan budaya Barat atau dogma skolastik, melainkan pengakuan iman yang didasarkan pada kesaksian Alkitab sendiri dan pekerjaan RohDoktrin ini bukan warisan budaya Barat atau dogma skolastik, melainkan pengakuan iman yang didasarkan pada kesaksian Alkitab sendiri dan pekerjaan Roh
Useful /
INKADHAINKADHA Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan agar saling mengenal. Perbedaan suku, budaya, dan agama merupakan sunnatullah yang tak terhindarkan.Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan agar saling mengenal. Perbedaan suku, budaya, dan agama merupakan sunnatullah yang tak terhindarkan.
STAISAMSTAISAM Responden penelitian adalah mahasiswa dan dosen Bahasa Arab di STAI Sabilul Muttaqin. Hasil penelitian menunjukkan beberapa problematika, termasuk kurangnyaResponden penelitian adalah mahasiswa dan dosen Bahasa Arab di STAI Sabilul Muttaqin. Hasil penelitian menunjukkan beberapa problematika, termasuk kurangnya
WIDYAAGAPEWIDYAAGAPE Teologi kontekstual menekankan pentingnya dialog antara Alkitab dan keyakinan lokal untuk menghasilkan makna yang relevan. Kekuatan penebusan Alkitab terletakTeologi kontekstual menekankan pentingnya dialog antara Alkitab dan keyakinan lokal untuk menghasilkan makna yang relevan. Kekuatan penebusan Alkitab terletak
INKADHAINKADHA 4) Pemberian kewenangan (otonomi) oleh pemerintah untuk dapat memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan. Adapun beberapa faktor penghambat penerapan4) Pemberian kewenangan (otonomi) oleh pemerintah untuk dapat memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan. Adapun beberapa faktor penghambat penerapan