USIUSI

Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penggunaan permainan Scattergories dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa kelas VII‑1 pada SMP Yayasan Perguruan Keluarga Pematang Siantar. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain true experimental, melibatkan populasi 61 siswa dan sampel sebesar 30 siswa yang diperlakukan dengan permainan Scattergories, sementara kelompok kontrol tidak menggunakannya. Data dikumpulkan melalui pre‑test dan post‑test, dan analisis statistik menunjukkan rata‑rata skor meningkat sebesar 14 poin, standar deviasi 71, nilai t‑test 9,10 dengan perbedaan signifikan 0,19, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, menyimpulkan bahwa permainan Scattergories efektif meningkatkan kemampuan kosakata siswa.

Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan perbedaan signifikan antara post‑test I dan post‑test II, dengan selisih rata‑rata skor sebesar 14, nilai t‑test 9,10, dan nilai signifikansi 0,19.Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan Scattergories efektif untuk pembelajaran kosakata pada siswa kelas VII SMP Yayasan Perguruan Keluarga Pematang Siantar.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Scattergories memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan kosakata siswa.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efektivitas permainan Scattergories dalam meningkatkan kosakata siswa pada tingkat kelas yang lebih tinggi maupun lebih rendah, misalnya pada kelas VI dan VIII, serta pada berbagai sekolah di wilayah yang berbeda, untuk menguji generalisasi temuan. Selanjutnya, perbandingan antara Scattergories dan metode pembelajaran berbasis permainan lain, seperti Scrabble atau permainan digital interaktif, dapat dilakukan untuk menentukan strategi mana yang paling efisien dalam mempercepat perolehan kosakata. Akhirnya, studi longitudinal yang meneliti retensi kosakata selama enam bulan hingga satu tahun setelah penerapan Scattergories dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dampak permainan terhadap memori leksikal siswa. Dengan mengkaji variabel-variabel tersebut, penelitian selanjutnya dapat memperkaya pemahaman tentang peran permainan edukatif dalam pembelajaran bahasa. Selain itu, peneliti dapat memasukkan faktor motivasi siswa dengan mengukur perubahan sikap belajar sebelum dan sesudah intervensi, sehingga dapat memahami hubungan antara keterlibatan emosional dan peningkatan kosakata. Penelitian juga dapat mengevaluasi peran guru sebagai fasilitator dalam mengintegrasikan Scattergories ke dalam kurikulum, dengan menguji efektivitas pelatihan guru dalam mengelola permainan.

  1. #reading comprehension#reading comprehension
  2. #speaking ability#speaking ability
Read online
File size695.94 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1X3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test