STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI

Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan HaditsAl-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits

Al-Quran, sebagai sumber kebenaran dan kebahagiaan sejati, menyimpan misteri dalam pengulangan kalimat dan ayat-ayatnya. Makna dari at-tikrar, pengulangan dalam Al-Quran, membuka ruang untuk penelitian yang mendalam terhadap signifikansi teks suci ini. Metode penelitian kepustakaan digunakan untuk menjelajahi makna dan tujuan dari pengulangan dalam Al-Quran. Analisis terperinci terhadap ayat-ayat yang berulang memungkinkan penafsiran lebih luas dengan membandingkan komentar, tafsir, dan riset sebelumnya. Selain itu, penelitian juga menyoroti konteks sejarah, budaya, dan linguistik Al-Quran. Pendekatan ini mengungkap bagaimana pengulangan kata-kata atau ayat-ayat tertentu menjadi bagian integral dalam teks suci. Hasil penelitian menggambarkan bahwa at-tikrar fil-Quran, pengulangan kalimat atau ayat, terbagi menjadi dua jenis: tikrar al-lafdz (pengulangan redaksi) dan tikrar al-manawi (pengulangan makna). Dalam Al-Quran, tujuh kaidah yang berkaitan dengan at-tikrar dapat diidentifikasi, masing-masing dengan aplikasi khusus yang memberikan penegasan, pengagungan, atau pembaruan terhadap makna sebelumnya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa at-tikrar dalam Al-Quran memiliki fungsi sebagai alat penetapan, pengagungan, penegasan, dan pembaruan terhadap makna sebelumnya. Dengan demikian, penggunaan metode penelitian kepustakaan berhasil mengungkap rahasia pengulangan dalam Al-Quran, memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pengulangan tersebut dalam pesan yang disampaikan kepada umat Muslim.

At-tikrar dalam Al-Quran merupakan pengulangan redaksi atau makna ayat yang memiliki fungsi sebagai penetapan, pengagungan, penegasan, dan pembaruan.Penelitian ini mengidentifikasi dua jenis tikrar, yaitu tikrar al-lafdz dan tikrar al-manawi, serta tujuh kaidah yang mengatur pengulangan tersebut.Hasil menunjukkan bahwa pengulangan dalam Al-Quran tidak hanya sebagai bentuk repetisi, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam menyampaikan pesan agama.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan pengulangan dalam Al-Quran dengan teks suci agama lain untuk memahami karakteristik uniknya. Selain itu, analisis psikologis dampak pengulangan pada pemahaman dan pengingatan umat Muslim bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, penelitian tentang peran pengulangan dalam konteks pendidikan agama modern dapat memberikan wawasan tentang efektivitas metode penyampaian pesan religius.

  1. #linguistik al quran#linguistik al quran
Read online
File size380.64 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1Wx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test