BIMABERILMUBIMABERILMU

DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan SosialDIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematika dan self confidence siswa melalui model pembelajaran kontekstual. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. Dari hasil penyelesaian tes uraian siswa, diperoleh bahwa tingkat kemampuan koneksi matematika melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa SMP Negeri 2 Ntonggu masih tergolong rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya siswa kurang memahami materi serta siswa tidak mampu mentransformasikan persoalan yang diajukan ke dalam pengetahuan yang dimilikinya. Meskipun hasil tes uraian koneksi matematika masih rendah, namun skala sikap self confidence siswa sudah cukup baik yaitu 72,15%.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas VII A di SMP Negeri 2 Ntonggu tahun ajaran 2024/2025 didapati bahwa indikator mengkoneksikan matematika dengan kehidupan sehari-hari mempunyai presentasi paling tinggi yaitu 47,3%.Hal ini membuktikan bahwa indikator tersebut sudah dipahami oleh sebagian besar siswa.Namun, untuk soal ketiga dengan indikator mengkoneksikan matematika dengan kehidupan sehari-hari mengalami penurunan yang cukup besar.Kemampuan koneksi matematika melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VII A di SMP Negeri 2 Ntonggu masih rendah.Untuk skala sikap self confidence menunjukkan presentase yang cukup yaitu 72,15%.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan rendahnya kemampuan koneksi matematika siswa, misalnya dengan menggali lebih dalam pemahaman siswa tentang materi matematika dan bagaimana mereka menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa, misalnya dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek atau studi kasus yang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana model pembelajaran kontekstual dapat diintegrasikan dengan pendekatan lain, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih komprehensif dan bermakna bagi siswa, sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif mereka secara bersamaan.

  1. #konsep matematika siswa#konsep matematika siswa
  2. #siswa kelas viiia#siswa kelas viiia
Read online
File size271.47 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1U5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test