NURISNURIS
Journal of Action Research in EducationJournal of Action Research in EducationPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pelajaran matematika pada Kelas 1 SDN Tanjung Jati 2 selama tahun ajaran 2023/2024 melalui penggunaan media pembelajaran. Subjek penelitian adalah 12 siswa dari Kelas 1 SDN Tanjung Jati 2. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus 1, keterlibatan siswa mencapai 70%, sedangkan pada Siklus 2 meningkat menjadi 85%. Peningkatan keterlibatan tersebut tercermin dalam beberapa indikator, termasuk perhatian siswa terhadap penjelasan materi, kesediaan untuk bertanya, partisipasi dalam mendengarkan penjelasan materi, dan kesiapan untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dalam pelajaran matematika pada Kelas 1 SDN Tanjung Jati 2.
Penerapan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa kelas I SDN Tanjung Jati 2 pada mata pelajaran Matematika.Keaktifan siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II setelah menerapkan media pembelajaran.Dengan demikian, media pembelajaran dapat dijadikan sebagai alternatif variasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pembelajaran yang berbeda, seperti permainan digital atau simulasi interaktif, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari kelas yang lebih tinggi untuk mengeksplorasi bagaimana media pembelajaran yang disesuaikan dapat mendukung pemahaman konsep matematika yang lebih kompleks. Terakhir, penting untuk meneliti bagaimana guru dapat dilatih untuk merancang dan mengintegrasikan media pembelajaran secara efektif ke dalam rencana pembelajaran mereka, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.
| File size | 248.44 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPARTNEREDUPARTNER Kesimpulannya, peran guru BK sangat krusial dalam mengarahkan minat dan bakat siswa sehingga selaras dengan jalur pendidikan dan karier yang sesuai denganKesimpulannya, peran guru BK sangat krusial dalam mengarahkan minat dan bakat siswa sehingga selaras dengan jalur pendidikan dan karier yang sesuai dengan
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini terlihat dari hasil penghitungan data, dimana nilai mean pre-test dari kelas kontrol eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (39,13 dan 38,5).Hal ini terlihat dari hasil penghitungan data, dimana nilai mean pre-test dari kelas kontrol eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (39,13 dan 38,5).
ABULYATAMAABULYATAMA Selain itu, kinerja guru dalam penyusunan silabus dan RPP yang lengkap dan sistematis pada siklus kedua lebih baik dibandingkan pada siklus pertama. DenganSelain itu, kinerja guru dalam penyusunan silabus dan RPP yang lengkap dan sistematis pada siklus kedua lebih baik dibandingkan pada siklus pertama. Dengan
YPSMYPSM Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwaSedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa
STITMUBOSTITMUBO Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas dengan analisis deskriptif kuantitatif. Adapun tahapan penelitiannya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan,Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas dengan analisis deskriptif kuantitatif. Adapun tahapan penelitiannya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan,
ISDIKKIERAHAISDIKKIERAHA Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan instrumen berupa tes. Teknik analisis yang dipakai untuk mengukur hasil kerja siswa adalah rubrik penilaianPenelitian menggunakan desain kuantitatif dengan instrumen berupa tes. Teknik analisis yang dipakai untuk mengukur hasil kerja siswa adalah rubrik penilaian
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Dengan studi pustaka dan analisis isi, ditemukan empat metode utama: langsung, al-samiyah al-syafawiyah (audiolingual), qiroah, dan guru diam. KeempatnyaDengan studi pustaka dan analisis isi, ditemukan empat metode utama: langsung, al-samiyah al-syafawiyah (audiolingual), qiroah, dan guru diam. Keempatnya
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Teori humanistik Carl Rogers menekankan kemanusiaan yang mendalam, tidak mengandung unsur egois, individualistik, maupun otoriter; teori ini berpusat padaTeori humanistik Carl Rogers menekankan kemanusiaan yang mendalam, tidak mengandung unsur egois, individualistik, maupun otoriter; teori ini berpusat pada
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep elastisitas di kelas XI MAN Darussalam Kabupaten Aceh Besar terbukti meningkatkan keterampilanPenggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep elastisitas di kelas XI MAN Darussalam Kabupaten Aceh Besar terbukti meningkatkan keterampilan
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Selain itu, Peer Coaching juga meningkatkan kompetensi guru PenjasorkesHal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Selain itu, Peer Coaching juga meningkatkan kompetensi guru Penjasorkes
PENCERAHPENCERAH Lokasi penelitian adalah SMA Negeri 1 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Subjek penelitian adalah anggota Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK)Lokasi penelitian adalah SMA Negeri 1 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Subjek penelitian adalah anggota Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK)
PENCERAHPENCERAH Polisi tentu mencari solusi terbaik, terutama dalam kasus sosial yang ada di masyarakat. Setidaknya ada tiga fokus keadilan restoratif. Pertama, memperbaikiPolisi tentu mencari solusi terbaik, terutama dalam kasus sosial yang ada di masyarakat. Setidaknya ada tiga fokus keadilan restoratif. Pertama, memperbaiki