UNISMUHUNISMUH
Jurnal Pendidikan FisikaJurnal Pendidikan FisikaPenelitian ini merupakan penelitian ex-post facto bersifat analisis korelasional dengan tujuan untuk mendeskripsikan tingkat gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dan hasil belajar fisika yang dicapai peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 2 Takalar serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIA SMA Negeri 2 Takalar, dengan sampel penentuan jumlah sampel penelitian berdasarkan teknik random sampling dan perhitungan sampel minimum menggunakan nomogram Harry King sebanyak 50 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji korelasi product moment. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat gaya belajar peserta didik didominasi oleh gaya belajar visual, kemudian auditorial dan kinestetik, tingkat hasil belajar fisika peserta didik berada pada kategori rendah, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 2 Takalar.
Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 2 Takalar.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti secara lebih mendetail pengaruh masing‑masing dimensi gaya belajar (visual, auditorial, kinestetik) terhadap pencapaian hasil belajar pada sub‑topik fisika tertentu, sehingga dapat diketahui mana dimensi yang paling efektif untuk materi spesifik. Selanjutnya, diperlukan studi yang menguji penerapan strategi pembelajaran multimodal yang disesuaikan dengan gaya belajar dominan siswa, untuk melihat apakah pendekatan tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar fisika secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Terakhir, penting juga mengeksplorasi peran variabel perantara atau moderator seperti motivasi belajar, pengetahuan awal, dan faktor sosio‑ekonomi dalam memperkuat atau melemahkan hubungan antara gaya belajar dan hasil belajar fisika, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang faktor‑faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran fisika.
| File size | 386.21 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Peneliti menambahkan variabel kompleksitas tugas sebagai variabel moderasi karena ingin mengetahui apakah kompleksitas tugas ini dapat memperkuat hubunganPeneliti menambahkan variabel kompleksitas tugas sebagai variabel moderasi karena ingin mengetahui apakah kompleksitas tugas ini dapat memperkuat hubungan
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Studi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan 150 responden, yang merupakan mahasiswa tingkat akhir dari program Sarjana ManajemenStudi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan 150 responden, yang merupakan mahasiswa tingkat akhir dari program Sarjana Manajemen
IRSCIRSC Yuasafood Berkah Makmur berlokasi di Jalan Dieng km. 3,5, Desa Krasak, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Studi ini bertujuan untukYuasafood Berkah Makmur berlokasi di Jalan Dieng km. 3,5, Desa Krasak, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Studi ini bertujuan untuk
EKASAKTIEKASAKTI 6 sebesar 12,59 atau dengan kata lain bahwa nilai x^2 hitung > x^2 tabel yaitu 26,23 > 12,59 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga korelasi antara tingkat6 sebesar 12,59 atau dengan kata lain bahwa nilai x^2 hitung > x^2 tabel yaitu 26,23 > 12,59 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga korelasi antara tingkat
JQWHJQWH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kesadaran orang tua terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia 1-3 tahun. Metode:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kesadaran orang tua terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia 1-3 tahun. Metode:
JQWHJQWH Hasil analisa uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,010 < α (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada hubungan tata laksana induksiHasil analisa uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,010 < α (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada hubungan tata laksana induksi
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan antara konseling KB dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada akseptor KB (p value = 0,031), OR sebesar 1,9 artinyaKesimpulan penelitian yaitu ada hubungan antara konseling KB dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada akseptor KB (p value = 0,031), OR sebesar 1,9 artinya
AKPERAKPER Seseorang yang memiliki resiko hiperlipidemia, mereka harus melakukan pemeriksaan kesehatan darahnya secara berkala, agar kolesterol dalam darah dapatSeseorang yang memiliki resiko hiperlipidemia, mereka harus melakukan pemeriksaan kesehatan darahnya secara berkala, agar kolesterol dalam darah dapat
Useful /
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini bertujuan untuk menguji Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru. Pendekatan kuantitatif digunakan denganPenelitian ini bertujuan untuk menguji Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Keterbatasan/implikasi penelitian – Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga dataKeterbatasan/implikasi penelitian – Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga data
INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE Rata-rata kadar glukosa darah tinggi pada pasien diabetes mellitus adalah 181,8 mg/dl dan rata-rata kadar HDL rendah pada pasien diabetes mellitus adalahRata-rata kadar glukosa darah tinggi pada pasien diabetes mellitus adalah 181,8 mg/dl dan rata-rata kadar HDL rendah pada pasien diabetes mellitus adalah
EKASAKTIEKASAKTI Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa pendidikan membaca di SD Inpres Kaburbur dipengaruhi oleh ketiga faktor utama yaitu. kurangnya motivasi dan minatKesimpulan penelitian menyatakan bahwa pendidikan membaca di SD Inpres Kaburbur dipengaruhi oleh ketiga faktor utama yaitu. kurangnya motivasi dan minat