PANCABHAKTIPANCABHAKTI
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti LampungJurnal Kesehatan Panca Bhakti LampungIntra uterine device (IUD) merupakan metode kontrasepsi yang digunakan dalam jangka waktu lama, sehingga efektif dalam mencegah kehamilan, kenyataan yang terjadi penggunaan metode kontrasepsi IUD cenderung menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui . Penelitian ini bersifat analitik menggunakan rancangan case control, terhadap 200 responden yang terbagi menjadi 100 orang kelompok sampel akseptor IUD dan 100 orang kelompok kontrol tidak menggunakan KB IUD dengan menggunakan Probability Statistick Random Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data dengan uji Chi-sqare. Hasil penelitian menyimpulkan lebih dari separuh responden tidak diberikan konseling KB yaitu 51 responden (51 %) sebagian responden menggunakan IUD yaitu sebanyak 100 responden dan sebagian responden (50%). Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan antara konseling KB dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada akseptor KB (p value = 0,031), OR sebesar 1,9 artinya ada kemungkinan berpeluang 1,9 kali lebih besar untuk memilih alat kontrasepsi IUD bila di berikan konseling. Petugas kesehatan agar terus meningkatkan pelayanan kesehatan, memberikan konseling dalam mementukan penggunaan alat kontrasepsi , memberikan informasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan keuntungannya.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan antara konseling KB dan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada akseptor KB di Puskesmas Sidomulyo.Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,031 dan Odds Ratio (OR) sebesar 1,9, yang mengindikasikan bahwa akseptor KB yang menerima konseling memiliki peluang 1,9 kali lebih besar untuk memilih IUD dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima konseling.Oleh karena itu, penting bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan konseling yang komprehensif kepada masyarakat.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan metode kontrasepsi IUD, seperti tingkat pengetahuan, dukungan sosial, dan faktor budaya. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi akseptor KB. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas intervensi konseling KB yang lebih terstruktur dan komprehensif, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik individu akseptor KB. Intervensi ini dapat melibatkan penggunaan media visual, simulasi, atau role-playing untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan akseptor dalam membuat keputusan yang tepat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak pemberian konseling KB terhadap kepuasan akseptor KB terhadap metode kontrasepsi yang dipilih, serta tingkat keberlanjutan penggunaan metode tersebut. Penelitian ini dapat menggunakan desain longitudinal untuk mengamati perubahan perilaku dan sikap akseptor KB dari waktu ke waktu. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi perumusan kebijakan dan program KB yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
| File size | 118 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Distribusi frekuensi berdasarkan penilaian dari aspek jaminan, dari 98 responden yang diteliti terdiri dari Baik 53 responden (55,2%). Distribusi frekuensiDistribusi frekuensi berdasarkan penilaian dari aspek jaminan, dari 98 responden yang diteliti terdiri dari Baik 53 responden (55,2%). Distribusi frekuensi
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Studi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan KurikulumStudi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan Kurikulum
UMITRAUMITRA Pengetahuan yang baik dapat menjadi salah satu factor yang penting dalam terjadinya perubahan peerilaku. Hasil ini menunjukkan peningkatan pengetahuanPengetahuan yang baik dapat menjadi salah satu factor yang penting dalam terjadinya perubahan peerilaku. Hasil ini menunjukkan peningkatan pengetahuan
UMITRAUMITRA Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat tentang Lingkungan dimana dalam sosialisasi ini dijelaskan gambaran umum tentang sampahKegiatan diawali dengan sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat tentang Lingkungan dimana dalam sosialisasi ini dijelaskan gambaran umum tentang sampah
UMITRAUMITRA Pemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan karena kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. CakupanPemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan karena kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. Cakupan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Faktor lingkungan, terutama pengaruh keluarga dan teman sebaya, memiliki peran dominan dalam mempertahankan kebiasaan merokok di kalangan mahasiswa. HasilFaktor lingkungan, terutama pengaruh keluarga dan teman sebaya, memiliki peran dominan dalam mempertahankan kebiasaan merokok di kalangan mahasiswa. Hasil
IKHAFIIKHAFI Dari penelitian sebelumnya sistem pengangkatan tetap ini sudah memudahkan perusahaan dalam melakukan penilaian karyawan kontrak yang menjadi karyawan tetap.Dari penelitian sebelumnya sistem pengangkatan tetap ini sudah memudahkan perusahaan dalam melakukan penilaian karyawan kontrak yang menjadi karyawan tetap.
UMPRUMPR Volume lalu lintas pada bagian jalinan bundaran besar Palangka Raya pada segmen jalan Yos Soedarso-Kinibalu mencapai 2776,13 smp/jam pada jam puncak siang,Volume lalu lintas pada bagian jalinan bundaran besar Palangka Raya pada segmen jalan Yos Soedarso-Kinibalu mencapai 2776,13 smp/jam pada jam puncak siang,
Useful /
BSIBSI Berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh empat klaster: klaster 1 (sangat tidak mampu) dengan 114 data (36,8% dari total data), klaster 0 (sangat mampu) denganBerdasarkan hasil evaluasi, diperoleh empat klaster: klaster 1 (sangat tidak mampu) dengan 114 data (36,8% dari total data), klaster 0 (sangat mampu) dengan
BSIBSI Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kelayakan dilakukan melalui pengumpulan data survei, observasi, dan studi pustaka. Hasil analisisMetode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kelayakan dilakukan melalui pengumpulan data survei, observasi, dan studi pustaka. Hasil analisis
BSIBSI Pro kontra kebijakan kendaraan Listrik di Indonesia telah merambah ke berbagai ruang diskusi publik termasuk media social X (Twitter). Berdasarkan halPro kontra kebijakan kendaraan Listrik di Indonesia telah merambah ke berbagai ruang diskusi publik termasuk media social X (Twitter). Berdasarkan hal
UNIGRESUNIGRES Kontrak kerja pemain sepakbola profesional tunduk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, yang merupakan Lex SpecialisKontrak kerja pemain sepakbola profesional tunduk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, yang merupakan Lex Specialis