UGUG

Jurnal Ilmiah Desain & KonstruksiJurnal Ilmiah Desain & Konstruksi

Kelurahan Kalibaru menghadapi kerentanan sosial dan ekonomi yang kompleks, termasuk tingkat kemiskinan yang tinggi, kepadatan penduduk yang tinggi, kualitas permukiman yang buruk, dan akses yang tidak memadai terhadap air, sanitasi, dan sistem pengelolaan sampah. Masalah ini dapat menimbulkan risiko banjir, potensi kebakaran, dan masalah kesehatan. Penelitian ini mengidentifikasi backlog perumahan di Kelurahan Kalibaru dan potensi pengembangan perumahan dan permukiman berdasarkan kondisi kelayakan rumah dan lingkungan. Data yang digunakan adalah data sekunder dari penelitian perumahan by name by address yang dikumpulkan oleh dinas terkait. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 29/PRT/M/2018.

Berdasarkan penelitian, backlog perumahan di Kelurahan Kalibaru adalah 5.059 KK dengan backlog kepenghunian sebanyak 2.614 KK berdasarkan luasan perkapita < 9 m2.Backlog kepemilikan berdasarkan status kepemilikan hunian adalah 2.Hasil penelitian segmentasi ketahanan konstruksi menunjukkan 5.144 bangunan dalam kondisi layak dan 7.Potensi pengembangan wilayah berdasarkan segmentasi ketahanan konstruksi dapat dilakukan dengan penanganan melalui Program Peremajaan berupa kampung deret dan kampung susun, serta Program Pemugaran untuk kondisi rumah tidak layak huni.Pada segmentasi sanitasi, program yang dapat dilakukan adalah penyediaan MCK Komunal dan Sistem Pengolahan Air Limbah.Pada segmentasi akses air minum, mayoritas sumber air minum masyarakat berasal dari air leding/pipa yang berpotensi mencemari air minum.Untuk menangani ini, perlu disediakan air bersih dari sumber lain dengan program pengadaan atau perbaikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).Potensi pengembangan berdasarkan segmentasi lingkungan dapat dilakukan perbaikan jalan dan drainase dengan titik lokasi yang telah dipetakan.

Untuk mengatasi backlog perumahan dan meningkatkan kualitas permukiman di Kelurahan Kalibaru, perlu dilakukan pendekatan komprehensif yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi backlog perumahan di Kelurahan Kalibaru, seperti tingkat pendapatan, akses terhadap layanan keuangan, dan partisipasi masyarakat dalam program perumahan. (2) Mengevaluasi efektivitas program-program perumahan yang telah ada, seperti Program Pemugaran dan Peremajaan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang untuk meningkatkan implementasinya. (3) Menganalisis dampak lingkungan dari pengembangan perumahan dan permukiman, termasuk pengelolaan air, sanitasi, dan pengelolaan sampah, serta mengembangkan strategi mitigasi dan adaptasi yang berkelanjutan.

  1. ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH PERUMAHAN DI KELURAHAN KALIBARU | Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi.... ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/dekons/en/article/view/504ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH PERUMAHAN DI KELURAHAN KALIBARU Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi ejournal gunadarma ac index php dekons en article view 504
Read online
File size4.48 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test