STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK
Mentari : Journal of Islamic Primary SchoolMentari : Journal of Islamic Primary SchoolArtikel ini mengulas penerapan media permainan edukatif ular tangga sebagai strategi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas I MI Nurul Hidayah Sidoarjo. Permainan ular tangga dinilai efektif dalam menyampaikan konsep-konsep abstrak kepada siswa usia dini karena mampu membangun suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan masing-masing siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai yang meningkat dari 63,08 pada siklus I menjadi 78,08 pada siklus II, serta peningkatan ketuntasan belajar dari 30,7% menjadi 92,3%. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam bentuk permainan tematik yang disertai kegiatan reflektif. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media permainan edukatif sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah dasar.
Media permainan ular tangga terbukti efektif meningkatkan pemahaman nilai Pancasila pada siswa kelas I MI Nurul Hidayah, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 63,08 menjadi 78,08 dan tingkat ketuntasan belajar naik menjadi 92,3%.Permainan tersebut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendorong partisipasi aktif, memudahkan siswa memahami konsep abstrak nilai Pancasila.Oleh karena itu, media permainan edukatif dapat dijadikan strategi inovatif untuk mengajarkan Pendidikan Pancasila di tingkat dasar.
Sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi penggunaan versi digital permainan ular tangga berbasis aplikasi mobile untuk melihat apakah interaktivitas tambahan dapat meningkatkan pemahaman nilai Pancasila secara lebih signifikan dibandingkan versi konvensional. Penelitian berikutnya dapat membandingkan efektivitas berbagai media permainan edukatif, seperti ular tangga, papan catur nilai, dan simulasi berbasis komputer, dalam mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa kelas I, sehingga dapat diidentifikasi media mana yang paling cocok dengan karakteristik belajar anak usia dini. Selanjutnya, studi longitudinal selama satu tahun dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan permainan edukatif terhadap retensi nilai Pancasila dan perkembangan karakter siswa, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pembelajaran. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke beberapa sekolah dasar di daerah berbeda untuk menguji generalisasi temuan dan mengidentifikasi pengaruh konteks sosial‑budaya terhadap efektivitas media permainan. Akhirnya, peneliti dapat menyelidiki integrasi pendekatan pembelajaran kolaboratif dan reflektif dalam permainan, misalnya dengan menambahkan sesi diskusi kelompok setelah tiap putaran, untuk menilai kontribusinya terhadap pemahaman kritis dan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari‑hari.
| File size | 310.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ICJAMBIICJAMBI Implementasi metode pembelajaran yang menuntut siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar yaitu pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembarImplementasi metode pembelajaran yang menuntut siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar yaitu pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar
STTBISTTBI Seorang pemimpin harus memiliki dan menjaga kredibilitas pribadinya. Peningkatan kredibilitas seorang pemimpin harus diimbangi dengan pengembangan organisasiSeorang pemimpin harus memiliki dan menjaga kredibilitas pribadinya. Peningkatan kredibilitas seorang pemimpin harus diimbangi dengan pengembangan organisasi
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Guru dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks dalam mempertahankan profesionalismenya, terutama terkait perubahan kurikulum yang dinamis, tuntutan penguasaanGuru dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks dalam mempertahankan profesionalismenya, terutama terkait perubahan kurikulum yang dinamis, tuntutan penguasaan
PAPANDAPAPANDA Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematis siswa dengan model pembelajaran Discovery Learning pada kelas VIIIA SMP Negeri 2 LubukHal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematis siswa dengan model pembelajaran Discovery Learning pada kelas VIIIA SMP Negeri 2 Lubuk
UNPABUNPAB Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah *Nonprobability Sampling*. Teknik analisisInstrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah *Nonprobability Sampling*. Teknik analisis
UAJYUAJY Metodologi yang digunakan meliputi survei awal untuk menilai pengetahuan siswa, riset berdasarkan literatur, dan konsultasi dengan tenaga pendidik. VideoMetodologi yang digunakan meliputi survei awal untuk menilai pengetahuan siswa, riset berdasarkan literatur, dan konsultasi dengan tenaga pendidik. Video
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPA di SD NegeriDapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPA di SD Negeri
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dan dilakukan di madrasah aliyah swasta di kabupaten Lombok Tengah. Jumlah pesertaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dan dilakukan di madrasah aliyah swasta di kabupaten Lombok Tengah. Jumlah peserta
Useful /
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivasi belajar siswa. Dengan metode belajar menggunakan metode diskusi kelompok. Berdasarkan hasil analisisPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivasi belajar siswa. Dengan metode belajar menggunakan metode diskusi kelompok. Berdasarkan hasil analisis
UAJYUAJY Namun, terdapat keterbatasan pada durasi pelatihan yang melebihi batas waktu yang ditentukan, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk pengembanganNamun, terdapat keterbatasan pada durasi pelatihan yang melebihi batas waktu yang ditentukan, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk pengembangan
UNHASUNHAS Negara kesatuan dalam bentuk Republik dengan kondisi sosial, masyarakat multikultural, dan kondisi geografis dengan ribuan pulau merupakan tantangan dalamNegara kesatuan dalam bentuk Republik dengan kondisi sosial, masyarakat multikultural, dan kondisi geografis dengan ribuan pulau merupakan tantangan dalam
UNHASUNHAS Artikel ini mengadopsi pendekatan kualitatif untuk menganalisis status hukum mata uang kripto di yurisdiksi terpilih. Temuan penelitian menunjukkan bahwaArtikel ini mengadopsi pendekatan kualitatif untuk menganalisis status hukum mata uang kripto di yurisdiksi terpilih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa