STT ABDIELSTT ABDIEL
Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik GerejaJurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik GerejaTulisan ini mendalami persoalan mengenai apakah gangguan roh jahat. Khususnya peristiwa kerasukan merupakan hal yang sama dengan gangguan kejiwaan ataukah sesuatu hal yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan itu maka penulis mencoba menguraikan terlebih dahulu perspektif psikologis dalam memandang kerasukan. Selanjutnya juga penulis mendalami perspektif Alkitab, tradisi gereja dan pengalaman di lapangan terkait dengan peristiwa kerasukan. Unsur-unsur tersebut didialogkan satu dengan yang lain dan menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa gangguan roh jahat khususnya kerasukan roh jahat adalah sesuatu yang berbeda dengan ganguan kejiwaan meskipun mempunyai gejala yang mirip dan kadang-kadang keduanya saling berkaitan. Sehingga baik gangguan roh jahat maupun gangguan kejiwaan membutuhkan penanganan yang berbeda pula sesuai dengan kasusnya.
Kesaksian kitab suci, tradisi gereja, dan pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa roh jahat benar-benar ada.Roh jahat sangat mungkin memasuki dan menguasai seseorang, meskipun kejadian seperti ini sangat langka.Fenomena ini kemudian disebut sebagai gangguan iblis.Namun gangguan kejiwaan terjadi karena peristiwa traumatis yang menyebabkan kehancuran kepribadian.Gangguan kejiwaan dipicu oleh lingkungan yang tidak nyaman atau represif.Orang yang terkena roh jahat, dihantui iblis, memiliki manifestasi yang mirip dengan penderita gangguan kejiwaan.Namun gangguan kejiwaan dan gangguan iblis adalah dua hal yang berbeda.Manifestasi gangguan kejiwaan berupa teriakan kemarahan, sedangkan gangguan iblis tidak selalu muncul dalam bentuk kemarahan.Seseorang dengan gangguan kejiwaan biasanya tidak ingat apa yang terjadi.Sementara seseorang yang dihantui iblis sering menyadari apa yang terjadi, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk memahami bagaimana pengaruh budaya dan keyakinan lokal terhadap diagnosis gangguan kejiwaan versus kasus kerasukan. Kedua, studi lanjutan dapat mengkaji efektivitas pendekatan spiritual versus psikologis dalam menangani kasus kerasukan, dengan fokus pada hasil jangka panjang dan mekanisme pencegahan. Ketiga, penelitian tentang peran pendidikan agama dalam membangun ketahanan mental dan mencegah kecenderungan masyarakat untuk mengaitkan gejala psikologis dengan pengaruh roh jahat, terutama di wilayah dengan tradisi spiritual kuat.
| File size | 763.27 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STT ABDIELSTT ABDIEL Klenteng Sam Poo Kong menghadirkan dialog sosial antar umat beragama, pariwisata, pengobatan gratis, kegiatan budaya, dan bakti sosial. Dialog ini didasariKlenteng Sam Poo Kong menghadirkan dialog sosial antar umat beragama, pariwisata, pengobatan gratis, kegiatan budaya, dan bakti sosial. Dialog ini didasari
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X di SMA Negeri 1 LewolemaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X di SMA Negeri 1 Lewolema
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik entrepreneurship yang dilaksanakan oleh para santri di Pondok Pesantren Al Mardliyyah Kota Madiun dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik entrepreneurship yang dilaksanakan oleh para santri di Pondok Pesantren Al Mardliyyah Kota Madiun dalam
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pendidikan karakter dalam membentuk generasi yang berintegritas di tengah tantangan. MelaluiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pendidikan karakter dalam membentuk generasi yang berintegritas di tengah tantangan. Melalui
OJSOJS Penelitian menunjukkan bahwa perumpamaan Orang Samaria mengajarkan bahwa kasih harus melampaui batas ras, etnis, agama, dan budaya, menjadikan setiap orangPenelitian menunjukkan bahwa perumpamaan Orang Samaria mengajarkan bahwa kasih harus melampaui batas ras, etnis, agama, dan budaya, menjadikan setiap orang
OJSOJS 444 > 1. 671 dengan tarif 5% nilai probabilitas 0. 05. Dengan demikian sangat diperlukan minat belajar dan disiplin terhadap hasil belajar sehingga mempunyai444 > 1. 671 dengan tarif 5% nilai probabilitas 0. 05. Dengan demikian sangat diperlukan minat belajar dan disiplin terhadap hasil belajar sehingga mempunyai
OJSOJS Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses pembelajaran yang disusun untuk menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam diriPendidikan Agama Islam adalah suatu proses pembelajaran yang disusun untuk menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam diri
OJSOJS Dengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, khususnya pada mataDengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, khususnya pada mata
Useful /
STIKKUSTIKKU Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi istitaah untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran calon jemaah haji sebelum keberangkatanKesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi istitaah untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran calon jemaah haji sebelum keberangkatan
OJSOJS Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakanPopulasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
OJSOJS Perubahan teknologi memberikan pengaruh besar dalam ranah pendidikan, khususnya pada aspek proses pembelajaran. Saat ini, media audio visual, teknologi,Perubahan teknologi memberikan pengaruh besar dalam ranah pendidikan, khususnya pada aspek proses pembelajaran. Saat ini, media audio visual, teknologi,
OJSOJS Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIPMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIP