STT ABDIELSTT ABDIEL

Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik GerejaJurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja

Latar belakang penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dialog sosial antar umat beragama yang terjadi di lingkungan klenteng Sam Poo Kong Semarang. Penulis menjelaskan dialog sosial sebagai dialog kehidupan yang menghubungkan orang-orang atau kelompok dari suku, ras, budaya, agama bahkan pandangan politik yang berbeda untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya. Dialog sosial merupakan pintu masuk untuk membangun relasi, komunikasi, persahabatan, bahkan kerjasama untuk semua pihak. Klenteng Sam Poo Kong merupakan ikon istimewa di kota Semarang yang menjadi ruang bersama untuk mengadakan kegiatan sosial, adat, budaya, seni, dan menjadi salah satu destinasi religius wisata kota Semarang. Metode yang dipakai untuk mengeksplorasi tulisan ini adalah pengkajian keberadaan klenteng secara historis dan sosiologis serta menyoroti realitas dialog sosial yang terjadi dari persepektif pneumatologi religionum melalui pendekatan teologi religionum Amos Yong dan Stanley J. Samartha. Hasil dari penelitian ini adalah penulis meletakkan landasan pemikiran bahwa Roh Kudus berkarya melalui dialog sosial dari berbagai kelompok yang berinteraksi di klenteng Sam Poo Kong.

Klenteng Sam Poo Kong menghadirkan dialog sosial antar umat beragama, pariwisata, pengobatan gratis, kegiatan budaya, dan bakti sosial.Dialog ini didasari oleh sejarah dan budaya yang menyatukan etnis Tionghoa dan Jawa, serta peran penting Laksamana Cheng Ho.Dari perspektif pneumatologi religionum, karya Roh Kudus terlihat dalam kerukunan dan keharmonisan yang terwujud di klenteng ini, menunjukkan kehadiran dan karya-Nya dalam berbagai aspek kehidupan dan iman.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam dampak dialog sosial di Klenteng Sam Poo Kong terhadap perubahan sikap dan perilaku keagamaan masyarakat Semarang. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan model dialog sosial di Klenteng Sam Poo Kong dengan tempat-tempat ibadah lainnya di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada peran perempuan dalam memfasilitasi dialog sosial antar umat beragama di Klenteng Sam Poo Kong, mengingat peran penting perempuan dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika dialog sosial di Indonesia dan kontribusinya terhadap terciptanya masyarakat yang harmonis dan inklusif. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang dialog antar iman dan memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan program-program kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Read online
File size423.2 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test