UIGMUIGM
Journal Of Plano StudiesJournal Of Plano StudiesPertumbuhan kota sebagai pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya telah secara signifikan mengubah lanskap alam yang berdampak pada iklim dan lingkungan. Peningkatan populasi perkotaan mendorong konsumsi energi untuk rumah tangga, industri, serta transportasi, serta menggeser penggunaan lahan dari pertanian ke perumahan. Hal ini dapat mendorong terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI), di mana suhu di area perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perubahan penggunaan lahan. Kota Tangerang mengalami pertumbuhan yang cepat akibat urbanisasi yang juga mempengaruhi iklim perkotaan. Studi UHI di Kota Tangerang penting dilakukan karena urbanisasi yang tinggi membuat pertumbuhan kota semakin tinggi sehingga dapat berdampak pada naiknya suhu permukaan yang dapat menyebabkan terjadinya fenomena UHI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data citra Landsat 8 (OLI/TIRS) dan Sistem Informasi Geografis. Analisis dilakukan dengan mencari nilai Land Surface Temperature (LST), Land Surface Emissivity (LSE) dan Normalize Difference Vegetation Index (NDVI). LST dan LSE digunakan sebagai parameter utama untuk melihat suhu permukaan tanah dengan memanfaatkan band thermal pada citra Landsat 8 serta mengevaluasi proses fisik, kimia, dan biologis di permukaan bumi, sedangkan NDVI digunakan untuk melihat kerapatan vegetasi dengan memanfaatkan band NIR dan Red pada citra Landsat 8. Berdasarkan nilai LST, LSE dan NDVI maka dapat dilakukan analisis UHI. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran UHI yang terjadi di Kota Tangerang. Hasil dari penelitian ini adalah persebaran secara spasial fenomena UHI di Kota Tangerang dengan tingkatan Non UHI, UHI 1, UHI 2, dan UHI 3. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah Kota Tangerang dan perencana kota dalam langkah mitigasi efektif, seperti penghijauan perkotaan, perbaikan tata ruang, dan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, serta mendukung penciptaan kota yang lebih nyaman dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penelitian yang dilakukan terkait fenomena UHI di Tangerang menyoroti kompleksitas di daerah perkotaan yang berkembang pesat.Berdasarkan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Tangerang mengalami fenomena UHI dengan tingkat UHI tertinggi di UHI 1.Analisis UHI tidak hanya memperlihatkan perbedaan suhu permukaan antara area perkotaan dan pedesaan, tetapi juga mengungkap hubungan yang kompleks antara faktor-faktor fisik perkotaan seperti tutupan lahan, kepadatan bangunan, dan pola jaringan jalan.Pemanfaatan teknologi citra satelit, khususnya Landsat 8, memberikan keunggulan dalam pemetaan dan analisis UHI yang akurat, memungkinkan identifikasi daerah-daerah di Tangerang yang mengalami peningkatan suhu secara signifikan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman tentang fenomena UHI di Kota Tangerang. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak UHI terhadap kesehatan masyarakat, dengan mengkorelasikan data suhu permukaan dengan data kesehatan penduduk untuk mengidentifikasi kelompok rentan dan wilayah yang paling terdampak. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi mitigasi UHI, seperti implementasi sistem drainase hijau, penggunaan material bangunan reflektif, dan pengembangan ruang terbuka hijau, dengan membandingkan perubahan suhu permukaan sebelum dan sesudah implementasi. Ketiga, penelitian dapat memanfaatkan data iklim mikro yang lebih detail, seperti kelembapan relatif dan kecepatan angin, untuk memahami mekanisme kompleks yang mempengaruhi pembentukan dan intensitas UHI di berbagai zona perkotaan.
- The Geographical Journal - Wiley Online Library. geographical journal wiley library skip article content... doi.org/10.1111/j.1475-4959.2007.232_3.xThe Geographical Journal Wiley Online Library geographical journal wiley library skip article content doi 10 1111 j 1475 4959 2007 232 3 x
- Land Surface Emissivity Retrieval From Different VNIR and TIR Sensors | IEEE Journals & Magazine... ieeexplore.ieee.org/document/4358831Land Surface Emissivity Retrieval From Different VNIR and TIR Sensors IEEE Journals Magazine ieeexplore ieee document 4358831
| File size | 1012.78 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil penelitian ini dengan menggunakan metode adalah sebagai berikut: meningkatkan kemampuan diri tiap individu, saling menerima kekurangan terhadap perbedaanHasil penelitian ini dengan menggunakan metode adalah sebagai berikut: meningkatkan kemampuan diri tiap individu, saling menerima kekurangan terhadap perbedaan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kadar klorofil a, klorofil b, dan karotenoid lebih tinggi pada daun tua dibandingkan dengan daun muda, sementara kadar antosianin lebih tinggi pada daunKadar klorofil a, klorofil b, dan karotenoid lebih tinggi pada daun tua dibandingkan dengan daun muda, sementara kadar antosianin lebih tinggi pada daun
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan analisis yang telah dilakukan serta hasil pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi simpan‑pinjam dana Gapoktan mempermudahBerdasarkan analisis yang telah dilakukan serta hasil pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi simpan‑pinjam dana Gapoktan mempermudah
UNIKOMUNIKOM Penetapan tingkatan suatu kerawanan banjir dengan menguunakan skoring dan pembobotan untuk masing-masing variabel yang mana hasil perkalian dari skor tiapPenetapan tingkatan suatu kerawanan banjir dengan menguunakan skoring dan pembobotan untuk masing-masing variabel yang mana hasil perkalian dari skor tiap
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Akurasi dihasilkan dengan menggunakan matriks konfusi dengan akurasi keseluruhan sebesar 85,82% dan nilai kappa sebesar 71,19%. Pemetaan menghasilkan 5Akurasi dihasilkan dengan menggunakan matriks konfusi dengan akurasi keseluruhan sebesar 85,82% dan nilai kappa sebesar 71,19%. Pemetaan menghasilkan 5
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Klasifikasi menghasilkan delapan kelas, yaitu lahan terbangun (BU), lahan pertanian heterogen (HAL), tanah gundul (BS), sawah (PF), perairan terbuka (OW),Klasifikasi menghasilkan delapan kelas, yaitu lahan terbangun (BU), lahan pertanian heterogen (HAL), tanah gundul (BS), sawah (PF), perairan terbuka (OW),
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Saat diperiksa dari distribusi perkiraan nilai evapotranspirasi berdasarkan data tutupan lahan, Citra Landsat 9 dapat mengekstraksi parameter SEBS denganSaat diperiksa dari distribusi perkiraan nilai evapotranspirasi berdasarkan data tutupan lahan, Citra Landsat 9 dapat mengekstraksi parameter SEBS dengan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Metode penelitian ini meliputi digitalisasi lahan, pencatatan hasil panen 2 periode pada tanggal 30 Mei 2023 dan 17 September 2023, pengambilan citra SentinelMetode penelitian ini meliputi digitalisasi lahan, pencatatan hasil panen 2 periode pada tanggal 30 Mei 2023 dan 17 September 2023, pengambilan citra Sentinel
Useful /
UNIKOMUNIKOM Berdasarkan analisis, moda transportasi udara memberikan aksesibilitas terbaik secara keseluruhan, meskipun memiliki jarak dan biaya perjalanan yang lebihBerdasarkan analisis, moda transportasi udara memberikan aksesibilitas terbaik secara keseluruhan, meskipun memiliki jarak dan biaya perjalanan yang lebih
UWKSUWKS Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis potensi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor basis/potensial, Menganalisis apakah sektorTujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis potensi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor basis/potensial, Menganalisis apakah sektor
UWKSUWKS Berdasarkan hasil kajian, faktor yang mempengaruhi produksi tanaman jagung adalah lahan jagung dan tenaga kerja, yang berarti peningkatan lahan jagungBerdasarkan hasil kajian, faktor yang mempengaruhi produksi tanaman jagung adalah lahan jagung dan tenaga kerja, yang berarti peningkatan lahan jagung
UWKSUWKS Secara parsial aktivitas pemasaran yang berpengaruh signifikan terhadap keuntungan pemasaran adalah biaya sewa stand dan biaya transportasi. BerdasarkanSecara parsial aktivitas pemasaran yang berpengaruh signifikan terhadap keuntungan pemasaran adalah biaya sewa stand dan biaya transportasi. Berdasarkan