MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu

Abstrak- Merupakan sebuah fenomena besar penyelenggaraan Pemilu di negara-negara maju dan berkembang, Pemilu merupakan sebuah sarana kedaulatan rakyat dalam memilih dan juga memfasilitasi pergantian kekuasaan dengan cara damai, namun demikian proses Pemilu dilaksanakan dengan cara yang beragam, dari yang dilaksanakan dengan cara jujur dan adil, hingga dilakasanakan dengan cara yang penuh dengan pelanggaran dan kecurangan, dalam praktiknya pada tahun penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang biasa disebut tahun-tahun politik, tidak jarang terjadi pertentangan diantara masyarakat yang bahkan berakibat terjadinya perseteruan ditengah masyarakat yang diakibatkan karena munculnya kasus berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech). Penegakan hukum seyogyanya mampu mengkontrol situasi politik dan dengan tegas memberikan hukuman kepada pelanggarnya. Kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pemilu seharusnya dijaga oleh seluruh pihak yang memiliki kepentingan dengan dasar-dasar moral dan etika yang sudah lama ditanam dari generasi ke generasi, sehingga dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang mandiri, jujur dan adil seperti yang telah diamanatkan oleh undang-undang Pemilu. Melalui kajian pendekatan kepustakaan (library research) merupakan Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini, dengan menelaah dan mengekplorasi beberapa jurnal, buku dan dokumen-dokumen merupakan cara yang dilakukan dalam pengumpulan data, sumber-sumber data atau informasi baik yang berbentuk cetak ataupun dalam bentuk elektronik serta lainnya yang dianggap relevan dengan penelitian.

Kasus berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) sangat memperparah ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem pemilu.Penyebaran informasi palsu dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan kesalahpahaman terhadap kebebasan berpendapat.Solusi jangka panjang memerlukan penguatan nilai Pancasila dan kearifan lokal untuk mengurangi dampak berita palsu serta memperkuat regulasi hukum yang tegas terhadap pelaku penyebar hoax.

1. Penelitian tentang efektivitas regulasi hukum dalam menindak penyebar berita bohong di media sosial. 2. Analisis peran pendidikan literasi digital dalam meningkatkan kritis masyarakat terhadap informasi politik. 3. Studi komparatif antara kebijakan penanganan hoax di negara demokrasi lain untuk mengadaptasi solusi lokal.

  1. Implementasi Pancasila di Tahun Politik | Jurnal Adhyasta Pemilu. implementasi pancasila politik jurnal... journal.bawaslu.go.id/index.php/JAP/article/view/206Implementasi Pancasila di Tahun Politik Jurnal Adhyasta Pemilu implementasi pancasila politik jurnal journal bawaslu go index php JAP article view 206
  2. PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PENYEBAR UJARAN KEBENCIAN (HATE SPEECH) MELALUI MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI... doi.org/10.35796/les.v8i4.30925PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PENYEBAR UJARAN KEBENCIAN HATE SPEECH MELALUI MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI doi 10 35796 les v8i4 30925
  3. POLITIK IDENTITAS DI INDONESIA: ANTARA NASIONALISME DAN AGAMA | Journal of Politics and Policy. politik... jppol.ub.ac.id/index.php/jppol/article/view/4POLITIK IDENTITAS DI INDONESIA ANTARA NASIONALISME DAN AGAMA Journal of Politics and Policy politik jppol ub ac index php jppol article view 4
  4. Mengembangkan Model Literasi Media yang Berkebhinnekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu (Hoax)... journal.ugm.ac.id/jps/article/view/28586Mengembangkan Model Literasi Media yang Berkebhinnekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu Hoax journal ugm ac jps article view 28586
Read online
File size221.25 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test