OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Pemahaman, Kesiapan, dan Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun. Program MBKM merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan hak belajar di luar program studi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIP Universitas PGRI Madiun yang telah mengikuti MBKM Kampus Mengajar angkatan 6 dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka angkatan 6 pada tahun 2023, dengan pengambilan sampel secara purposive proporsional sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pemahaman mahasiswa terhadap MBKM, tidak ada pengaruh antara kesiapan mahasiswa terhadap MBKM, dan ada pengaruh pelaksanaan mahasiswa terhadap program MBKM. Dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan yaitu dengan pemahaman yang baik tentang MBKM mahasiswa dapat memanfaatkan program ini secara optimal, baik dalam hal kegiatan pembelajaran maupun pengembangan diri.
Penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap MBKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pelaksanaan program, sedangkan kesiapan mahasiswa tidak memiliki pengaruh signifikan.Pelaksanaan MBKM oleh mahasiswa juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan program.Secara simultan, variabel pemahaman, kesiapan, dan pelaksanaan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara lebih mendalam faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mahasiswa dalam mengikuti MBKM dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) yang mengkaji berbagai dimensi seperti infrastruktur teknologi, dukungan dosen pembimbing, kesadaran normatif, dan sikap mahasiswa melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, serta survei kuantitatif terstruktur. Penelitian berikutnya juga dapat membandingkan pemahaman dan pelaksanaan MBKM antar berbagai fakultas ataupun jenis program seperti magang industri, penelitian laboratorium, proyek kewirausahaan, serta pertukaran budaya untuk menilai model implementasi, hambatan yang muncul, dan strategi adaptasi terbaik sehingga diperoleh kerangka kerja yang dapat direplikasi. Selain itu, sebuah studi longitudinal multisitus yang memantau partisipasi mahasiswa dalam program MBKM dari awal pendaftaran hingga pasca-kelulusan sangat penting untuk mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan soft skill seperti kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kolaborasi, serta kesiapan karir dan tingkat penyerapan kerja alumni di dunia profesional, sehingga dapat diketahui keberlanjutan manfaat dan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
- IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DALAM MEWUJUDKAN SDM UNGGUL DAN KOMPETITIF... doi.org/10.24853/al-qisth.6.1.1-21IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA MBKM DALAM MEWUJUDKAN SDM UNGGUL DAN KOMPETITIF doi 10 24853 al qisth 6 1 1 21
- KENDALA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI PERGURUAN TINGGI | Bhakti | Research... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/12865KENDALA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA MBKM DI PERGURUAN TINGGI Bhakti Research journal lppmunindra ac index php RDJE article view 12865
| File size | 203.45 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Namun, implementasi MBKM juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti perluasan komunikasi, perbaikan fasilitas, dan penyesuaian kebijakan di tingkat universitas.Namun, implementasi MBKM juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti perluasan komunikasi, perbaikan fasilitas, dan penyesuaian kebijakan di tingkat universitas.
OJSOJS Tantangan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, manajemen keuangan, dan kurangnya pengalaman. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukunganTantangan utama yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, manajemen keuangan, dan kurangnya pengalaman. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan
OJSOJS Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan teologis-biblika dan refleksi praktis, yang bertumpu pada eksegesis teks Lukas 10:30–37 sertaMetode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan teologis-biblika dan refleksi praktis, yang bertumpu pada eksegesis teks Lukas 10:30–37 serta
OJSOJS Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses pembelajaran yang disusun untuk menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam diriPendidikan Agama Islam adalah suatu proses pembelajaran yang disusun untuk menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam diri
OJSOJS Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas III dan melibatkan 15 responden. Instrumen utama berupa tes hasil belajar,Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas III dan melibatkan 15 responden. Instrumen utama berupa tes hasil belajar,
OJSOJS Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa secara holistik, dengan penekanan pada aspek spiritual,Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa secara holistik, dengan penekanan pada aspek spiritual,
UNRUNR dan (d) adanya objek dan area yang tidak pernah dimasuki oleh para narasumber. Pada akhirnya tim pelaksana program telah berhasil menyelesaikan kegiatandan (d) adanya objek dan area yang tidak pernah dimasuki oleh para narasumber. Pada akhirnya tim pelaksana program telah berhasil menyelesaikan kegiatan
UNNESUNNES Di Indonesia, terdapat tren peningkatan jumlah homeschooler. Homeschooler menghargai fleksibilitas dalam struktur dan konten yang tidak biasanya tersediaDi Indonesia, terdapat tren peningkatan jumlah homeschooler. Homeschooler menghargai fleksibilitas dalam struktur dan konten yang tidak biasanya tersedia
Useful /
UNRUNR Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sampel terdiri dari 60 siswa kelas V yang dipilih secaraMetode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sampel terdiri dari 60 siswa kelas V yang dipilih secara
SEMINAR IDSEMINAR ID Dalam aplikasi pencarian pada musisi legendaris, pada aplikasi Musisi Legendaris yang akan dicari tidaklah dicari secara naïve (mencari huruf per huruf).Dalam aplikasi pencarian pada musisi legendaris, pada aplikasi Musisi Legendaris yang akan dicari tidaklah dicari secara naïve (mencari huruf per huruf).
SEMINAR IDSEMINAR ID Persediaan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kegiatan proses produksi. Akan tetapi, kuantitas persediaan ituPersediaan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kegiatan proses produksi. Akan tetapi, kuantitas persediaan itu
UNMUNM 200 orang, dengan sampel sebanyak 92 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan200 orang, dengan sampel sebanyak 92 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan