STKIP MELAWISTKIP MELAWI

AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan MatematikaAL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis kesalahan serta faktor penyebab kesalahan yang siswa lakukan dalam menyelesaikan soal literasi matematis berdasarkan teori Kastolan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 5 SMAN 1 Ciruas. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrumen tes literasi matematis yang berjumlah 6 butir soal dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian melakukan 3 jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal literasi matematis, yaitu kesalahan konseptual sebesar 42,53%, kesalahan prosedural sebesar 31,61%, dan kesalahan teknik sebesar 25,86%. Kesalahan konseptual terjadi karena subjek penelitian terbiasa mengerjakan soal secara langsung ke prosedur penyelesaiannya tanpa menuliskan rumusnya terlebih dahulu. Penyebab terjadinya kesalahan prosedural antara lain tidak mengetahui langkah penyelesaian yang harus dilakukan selanjutnya, kurangnya kemampuan dalam memanipulasi langkah penyelesaian, kurangnya kemampuan dalam menerapkan operasi perpangkatan pada suatu bilangan, dan kurang terbiasanya mengerjakan jenis soal seperti yang diberikan. Penyebab terjadinya kesalahan teknik antara lain kurangnya kemampuan dalam melakukan operasi aljabar bentuk akar, belum selesainya prosedur penyelesaian yang dilakukan sehingga berdampak pada tidak adanya hasil, serta tidak menerapkan prosedur penyelesaian soal dengan tepat sehingga berdampak pada salahnya perhitungan.

Siswa melakukan tiga jenis kesalahan dalam soal literasi matematis.konseptual (42,53%), prosedural (31,61%), dan teknik (25,86%).Kebiasaan mengerjakan tanpa menuliskan rumus, ketidaktahuan langkah berikutnya, serta lemahnya operasi aljabar menjadi penyebab utama.Upaya sistematis menulis informasi, latihan variatif, dan penguatan konsep aljabar diperlukan untuk meminimalkan kesalahan.

Bagaimana jika peneliti berikutnya merancang pembelajaran berbasis digital yang menuntut siswa menulis langkah dan rumus secara tertulis otomatis sebelum melakukan perhitungan, sehingga kesalahan konseptual dapat terdeteksi sejak awal? Apakah penerapan peer tutoring dengan teman sebaya yang sudah terlatih memecahkan soal change and relationship bisa menekan kesalahan prosedural akibat langkah hilang atau tidak sistematis? Selanjutnya, mungkinkah pengembangan bank soal adaptif yang memberikan feedforward berjenjang—misalnya petunjuk visual bentuk akar dan pangkat—sekaligus memonitor kebiasaanteknik perhitungan siswa secara real-time untuk menurunkan kesalahan teknik berulang pada materi aljabar?.

  1. Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Kecepatan Menggunakan Teori... doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1581Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Kecepatan Menggunakan Teori doi 10 31004 cendekia v6i3 1581
  2. Analisis Berpikir Aljabar dan Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah pada... jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/JFi/article/view/21901Analisis Berpikir Aljabar dan Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah pada jurnal unimed ac 2012 index php JFi article view 21901
  3. Exploring Madrasah Students Mathematics Literacy Ability | International Journal Of Humanities Education... ijhess.com/index.php/ijhess/article/view/84Exploring Madrasah Students Mathematics Literacy Ability International Journal Of Humanities Education ijhess index php ijhess article view 84
  1. #pemahaman konseptual#pemahaman konseptual
  2. #akademik siswa sma#akademik siswa sma
Read online
File size404.72 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1Rk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test