UNNESUNNES

Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKNHarmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN

Hasil observasi di SDN 1 Wangkelang menunjukkan bahwa masih minimnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn sehingga Hal ini berdampak terhadap hasil belajar siswa yang tergolong masih rendah. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Metode penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 3 siklus dan masing-masing siklus dilaksanakan dengan 1 pertemuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model gallery walk dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn, dibuktikan dengan adanya perubahan pada aktivitas guru dan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung setiap siklusnya yang selalu meningkat. Persentase aktivitas guru pada siklus I yaitu 78%, siklus II 88,33%, dan selanjutnya lebih meningkat lagi pada siklus III yaitu 93,33%. Persentase aktivitas siswa pada pada siklus I yaitu 75%, siklus II menjadi 87,5%, dan selanjutnya lebih meningkat lagi pada siklus III yaitu 90,27%. Persentase ketuntasan siswa dalam hasil belajar pada saat pra siklus yaitu 28%, siklus I meningkat menjadi 56%, siklus II 74% dan pada siklus III lebih meningkat dengan kategori sangat baik dengan persentase sebesar 86%.

Penerapan model gallery walk dalam pembelajaran PPKn di kelas V SDN Wangkelang berjalan dengan baik.Hal ini dapat dilihat dari aktivitas guru yang dilakukan selama proses pembelajaran mengalami peningkatan.Pada siklus I memperoleh persentase sebesar 78% dalam kategori baik, kemudian pada siklus II sebesar 88,33% dalam kategori sangat baik dan pada siklus III lebih meningkat sebesar 93,33% dalam kategori sangat baik.Kemudian pada aktivitas siswa yang dilakukan selama proses juga mengalami peningkatan, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 75% dalam kategori baik, kemudian pada siklus II sebesar 87,5% dalam kategori sangat baik, dan lebih meningkat lagi pada siklus III yang memperoleh persentase sebesar 90,27% dalam kategori sangat baik.Ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas V SDN 1 Wangkelang juga mengalami peningkatan setelah menerapkan model pembelajaran gallery walk, hal ini dapat dilihat dari hasil tindadakan pada siklus I memperoleh nilai ketuntasan sebesar 56% dalam kategori cukup baik, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 74% dalam kategori baik, dan selanjutnya pada siklus ke III lebih meningkat menjadi 86% dalam kategori sangat baik.

1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang model Gallery Walk terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran lain. 2) Studi banding antara model Gallery Walk dengan metode pembelajaran aktif lainnya (misalnya Think Pair Share) untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar. 3) Penelitian dapat fokus pada adaptasi model Gallery Walk untuk tingkat pendidikan yang lebih tinggi (SMP/SMK) dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik peserta didik. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang potensi pengembangan model pembelajaran berbasis aktivitas dalam berbagai konteks pendidikan formal.

Read online
File size316.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test