UIN MATARAMUIN MATARAM
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIASPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran problem-solving Gallet memengaruhi kemampuan kolaboratif dan kemampuan memecahkan masalah siswa pada topik hidrolisis garam. Model Gallet belum banyak diujikan pada hidrolisis garam, sehingga keefektifannya belum pasti. Studi ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain non-equivalent control group. Sampel terdiri dari 35 siswa kelas XII SAINKES 2 sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa kelas XII SAINKES 4 sebagai kelas kontrol di sebuah sekolah menengah negeri di Kabupaten Bogor. Kemampuan memecahkan masalah diukur dengan soal esai, sedangkan keterampilan kolaboratif diukur dengan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan bahwa model problem-solving Gallet secara signifikan meningkatkan kemampuan kolaboratif dan memecahkan masalah siswa (p < 0,05; p = 0,000). Kelas eksperimen memiliki skor kolaboratif lebih tinggi (21,24 dari 35) daripada kelompok kontrol (12,68 dari 35). Skor postes rata-rata kelas eksperimen untuk kemampuan memecahkan masalah (84,00) juga lebih tinggi daripada kelas kontrol (65,00). Kelas eksperimen memiliki skor N-Gain lebih tinggi (0,54, kategori sedang) daripada kelas kontrol (0,25, kategori rendah). Hasil menunjukkan bahwa model problem-solving Gallet efektif untuk pembelajaran hidrolisis garam.
Model pembelajaran Gallet secara signifikan meningkatkan kemampuan kolaboratif dan pemecahan masalah siswa dalam topik hidrolisis garam.Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol.Namun, siswa masih perlu meningkatkan keterampilan evaluasi dalam proses pemecahan masalah.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh model Gallet terhadap kemampuan evaluasi siswa dalam proses pemecahan masalah. 2. Perbandingan model Gallet dengan pendekatan pembelajaran kolaboratif lainnya dalam konteks pendidikan yang berbeda dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya. 3. Studi jangka panjang tentang dampak model Gallet terhadap perkembangan keterampilan kolaboratif dan prestasi akademik siswa dapat menjadi arah penelitian baru.
- ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN KIMIA | rohayah | Jurnal Wahana Pendidikan. analisis... jurnal.unigal.ac.id/index.php/jwp/article/view/8243ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN KIMIA rohayah Jurnal Wahana Pendidikan analisis jurnal unigal ac index php jwp article view 8243
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI... journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5260PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI journal uinmataram ac index php spin article view 5260
| File size | 435.06 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Hal ini dibuktikan adanya aktivitas siswa menjadi lebih efektif dan menarik terdapat kenaikan persentase ketuntasan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswaHal ini dibuktikan adanya aktivitas siswa menjadi lebih efektif dan menarik terdapat kenaikan persentase ketuntasan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa
UKITORAJAUKITORAJA Perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dimasukkan dalam setiap siklus. Dokumentasi pembelajaran, lembar observasi aktivitas guru danPerencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dimasukkan dalam setiap siklus. Dokumentasi pembelajaran, lembar observasi aktivitas guru dan
IPIP Analisis N-Gain dan uji-t membuktikan peningkatan kemampuan CT kelompok eksperimen signifikan (N-Gain=0,695; kategori sedang) dibanding kelompok kontrolAnalisis N-Gain dan uji-t membuktikan peningkatan kemampuan CT kelompok eksperimen signifikan (N-Gain=0,695; kategori sedang) dibanding kelompok kontrol
ALMAARIFALMAARIF Dengan demikian, CTL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk mengoptimalkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Studi ini menunjukkanDengan demikian, CTL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk mengoptimalkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Studi ini menunjukkan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Data dikumpulkan melalui tes pemahaman, lembar observasi, dan refleksi guru. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 67,8 menjadi 78,1 dan peningkatanData dikumpulkan melalui tes pemahaman, lembar observasi, dan refleksi guru. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 67,8 menjadi 78,1 dan peningkatan
UNISMUHUNISMUH Hasil tes kognitif melalui tes hasil belajar pada tahap observasi dan evaluasi siklus I dan siklus II ditinjau dari persentase dimana pada siklus I siswaHasil tes kognitif melalui tes hasil belajar pada tahap observasi dan evaluasi siklus I dan siklus II ditinjau dari persentase dimana pada siklus I siswa
UNMUNM Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh capaian ketuntasan klasikal motivasi belajar mencapai 100% dan hasil belajar mencapai 94,44% pada siklus kedua. OlehPeningkatan tersebut ditunjukkan oleh capaian ketuntasan klasikal motivasi belajar mencapai 100% dan hasil belajar mencapai 94,44% pada siklus kedua. Oleh
UNMUNM Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XII IPA5 di SMAN I Bontonompo, (2) mengetahui peningkatan hasilPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XII IPA5 di SMAN I Bontonompo, (2) mengetahui peningkatan hasil
Useful /
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Strategi mereka untuk membidik generasi milenial juga berbeda, dengan Ustadz Adi Hidayat menggunakan pendekatan ilmiah-rasional dan bahasa formal-komunikatif,Strategi mereka untuk membidik generasi milenial juga berbeda, dengan Ustadz Adi Hidayat menggunakan pendekatan ilmiah-rasional dan bahasa formal-komunikatif,
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Ritual ini menjadi contoh nyata bagaimana praktik keagamaan dapat berkontribusi pada moderasi beragama, pemahaman lintas iman, dan pluralisme damai dalamRitual ini menjadi contoh nyata bagaimana praktik keagamaan dapat berkontribusi pada moderasi beragama, pemahaman lintas iman, dan pluralisme damai dalam
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Penelitian ini menunjukkan bahwa toleransi beragama bukan hanya sikap pasif tetapi bentuk perilaku sosial aktif yang terbentuk dari faktor internal danPenelitian ini menunjukkan bahwa toleransi beragama bukan hanya sikap pasif tetapi bentuk perilaku sosial aktif yang terbentuk dari faktor internal dan
PENERBITPENERBIT Hal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampinganHal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampingan