UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Jurnal Kolaboratif SainsJurnal Kolaboratif SainsPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar Akidah Akhlak pada siswa kelas XI C MAN 2 Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar Akidah Akhlak melalui penggunaan model Kooperatif tipe Inside Outside Circle. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI C MAN 2 Kota Palu yang berjumlah 35 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen lembar observasi aktivitas belajar Akidah Akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Kooperatif tipe Inside Outside Circle secara signifikan dapat meningkatkan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa. Hal ini dibuktikan adanya aktivitas siswa menjadi lebih efektif dan menarik terdapat kenaikan persentase ketuntasan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa dari Pra Siklus ada 11 siswa mendapatkan kategori Cukup atau 31,43% dari 35 siswa dengan kategori kurang, dengan nilai rata-rata aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa 57,43 dengan kategori cukup, meningkat pada Siklus I menjadi 18 siswa mendapatkan kategori Baik atau 45,71% dari 35 siswa dengan kategori cukup dengan nilai rata-rata aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa 64,82 dengan kategori cukup dan mencapai menjadi 31 siswa mendapatkan kategori Baik hingga Sangat Baik atau 88,57% dari 35 siswa dengan kategori Sangat Baik dengan nilai rata-rata aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa 77,32 dengan kategori baik pada Siklus II. Penggunaan model Kooperatif tipe Inside Outside Circle efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar Akidah Akhlak pada siswa kelas XI C MAN 2 Kota Palu.
Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle terbukti dapat meningkatkan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa kelas XI C MAN 2 Kota Palu.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar dari 64,82 dengan persentase 45,71% pada siklus I menjadi 77,32 dengan persentase 88,57% pada siklus II.Dengan demikian, penerapan model Inside Outside Circle dinyatakan berhasil meningkatkan aktivitas belajar siswa dan layak diterapkan dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Kota Palu.
Penelitian ini secara jelas menunjukkan bahwa model Inside Outside Circle sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar Akidah Akhlak siswa pada kelas yang diteliti. Namun, untuk memperkaya temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti lebih jauh apakah peningkatan aktivitas belajar ini juga berdampak signifikan pada peningkatan pemahaman konseptual, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter spiritual dan moral siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak. Pertanyaan yang muncul adalah seberapa jauh model ini dapat menginternalisasi nilai-nilai Akidah Akhlak beyond sekadar partisipasi aktif di kelas, dan apakah ada korelasi langsung antara aktivitas yang meningkat dengan hasil belajar kognitif dan afektif yang lebih mendalam. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan di satu kelas, penting untuk melakukan studi serupa di berbagai tingkatan kelas atau institusi pendidikan lain, bahkan dengan latar belakang siswa yang lebih beragam, untuk menguji generalisasi dan adaptasi model ini. Dengan demikian, kita dapat memahami faktor-faktor kontekstual apa saja, seperti budaya sekolah, karakteristik siswa, atau sumber daya yang tersedia, yang mungkin memengaruhi keberhasilan implementasi Inside Outside Circle. Ketiga, untuk lebih mengoptimalkan strategi pembelajaran, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif. Penelitian bisa membandingkan efektivitas model Inside Outside Circle dengan model pembelajaran kooperatif lainnya atau pendekatan tradisional dalam mencapai tujuan pembelajaran Akidah Akhlak. Melalui perbandingan ini, dapat diidentifikasi elemen-elemen kunci dari Inside Outside Circle yang paling efektif, sehingga dapat dikembangkan rekomendasi yang lebih spesifik bagi para pendidik. Penelitian lanjutan seperti ini akan memberikan wawasan yang lebih holistik dan praktis bagi pengembangan metode pengajaran Akidah Akhlak yang inovatif dan relevan.
| File size | 660.65 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Guru mampu memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan menerapkan sumber belajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Program ini juga memperkuatGuru mampu memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan menerapkan sumber belajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Program ini juga memperkuat
UNISMUHUNISMUH Brain Gym secara signifikan meningkatkan kualitas tidur lansia penghuni PSTW Ina Kaka Ambon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi Brain GymBrain Gym secara signifikan meningkatkan kualitas tidur lansia penghuni PSTW Ina Kaka Ambon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi Brain Gym
AMIKOMAMIKOM Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini yang diteliti adalah 209 sampel UKM Batik diJenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini yang diteliti adalah 209 sampel UKM Batik di
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penguatan literasi digital dan budaya memungkinkan pemuda pesisir mengenali bahwa mereka memiliki identitas kolektif kuat yang diwakili melalui tradisi,Penguatan literasi digital dan budaya memungkinkan pemuda pesisir mengenali bahwa mereka memiliki identitas kolektif kuat yang diwakili melalui tradisi,
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan penguatan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh responsif, pemenuhan gizi, dan pemantauan pertumbuhan anakBerdasarkan temuan tersebut, diperlukan penguatan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh responsif, pemenuhan gizi, dan pemantauan pertumbuhan anak
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Responden sejumlah 80 ibu pascasalin yang dipilih dengan teknik purposive sampling di RSUD Kabupaten Klungkung selama periode Maret-April 2025. InstrumenResponden sejumlah 80 ibu pascasalin yang dipilih dengan teknik purposive sampling di RSUD Kabupaten Klungkung selama periode Maret-April 2025. Instrumen
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Upaya memberikan dukungan dalam pembuatan buku cerita tentang kisah teladan para nabi, yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi, dimaksudkan sebagaiUpaya memberikan dukungan dalam pembuatan buku cerita tentang kisah teladan para nabi, yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi, dimaksudkan sebagai
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK b) Membaca asmaul husna dan Juz Amma serta membaca doa saat mulai pelajaran dan akhir pelajaran di dalam kelas. c) Melaksanakan sholat dluha dan dhuhurb) Membaca asmaul husna dan Juz Amma serta membaca doa saat mulai pelajaran dan akhir pelajaran di dalam kelas. c) Melaksanakan sholat dluha dan dhuhur
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting pada anak usia dini. Ibu dengan literasi kesehatan yang baikTerdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting pada anak usia dini. Ibu dengan literasi kesehatan yang baik
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis praktik efektif memperkuat kesadaran publik. Kemampuan peserta mengawasi aktivitas digital meningkatTemuan ini menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis praktik efektif memperkuat kesadaran publik. Kemampuan peserta mengawasi aktivitas digital meningkat
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Yang lebih penting lagi, program ini menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para siswa sendiri: siswa tuna netra menjadi mampu membaca Al-QuranYang lebih penting lagi, program ini menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para siswa sendiri: siswa tuna netra menjadi mampu membaca Al-Quran
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Program ini menggunakan model pemberdayaan keluarga partisipatif, dengan kombinasi asesmen online, workshop offline, dan mentoring serta evaluasi hibrida.Program ini menggunakan model pemberdayaan keluarga partisipatif, dengan kombinasi asesmen online, workshop offline, dan mentoring serta evaluasi hibrida.